Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Rapat di Bappeda, Senator Bisri Bahas Hilirisasi Rempah Hingga Data Base SDA Maluku

  • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
  • visibility 562
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Sudah waktunya Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsepkan hilirisasi rempah-rempat Maluku, baik itu kopra, cengkih, pala maupun komuditas  alam lainnya.

Hal ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan juga memicu pertumbuhan ekonomi. 

“PAD Maluku sangat kecil, parahnya banyak regulasi membatasi kewenangan daerah untuk mengelolah  Sumber Daya Alam yang ada,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina disela pertemuannya dengan Bappeda Maluku di kantor Gubernur Maluku.Selasa,17 Juni 2025.

Terpenting dari itu juga, dengan hilirisasi maka Pemerintah Provinsi Maluku akan sangat mudah mengedalikan harga jual komoditi rempah lokal Maluku. 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina menjelaskan, rempah-rempah Maluku, seperti pala, cengkih, kopra, dan komuditas lainnya berkualitas tinggi. 

Berdasarkan hasil penilitian,tingkatan kemurnian rempah-rempah asli Maluku juga sangat tinggi dibanding rempah daerah lainnya. Bahkan dalam kondisi rusak pun rempah Maluku masih punya nilai jual karena kemurniannya. 

Tapi selama ini, secara ekonomi kekayaan alam Maluku itu  belum membawa kesejahteraan bagi petani. 

Bisri mengatakan itu  disebabkan, beberapa hal yakni, harga jual remlah Maluku seperti pala dan cengkih diserahkan kepada pasar termasuk kopra dan coklat. Pemerintah selama ini tidak mengendalikan harga jual. Sehingga yang untung lebih adalah para tengkulak. 

Kemudian, produk yang dijual ke luar Maluku hanya dalam bentuk biji atau bahan baku mentah. Sementara jika ada hilirisasi rempah-rempah hasil yang keluar adalah produk siap pakai, dengan sendirinya dimasa akan datang program ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah maupun petani.

“ Sejarah telah membuktikan bahwa rempah-rempah kita Pala dan Cengkih menjadi buruan dunia itu ratusan tahun lalu, tapi sekarang harga rempah kita tidak menguntungkan para petani,” nilainya.

Hilirisasi ini penting, utamnya buah pala maupun cengkih yang mengandung usnur-unsur kimia dan sering digunakan untuk ragam produk ekonomi, bukan hanya industri makanan tapi juga dalam bidang medis obat-obatan dan fasion farpum dan lain-lainnya. 

Jika kemudian, hilirasi rempah-rempah ini dikonsepkan dan menjadi yang prioritas, sudah pasti dikemudian hari ketergantungan anggaran pembangunan dari pusat akan berkurang. 

Sebagai catatan, selama berada di Maluku, Bisri akan mengujungi beberapa instansi pemerintah daerah, pertemuan-pertemuan  ini tidak terlepas dari agenda reses masa sidang IV tahun 2025.

Dalam pertemuan dengan Kepala Bappeda Maluku, Bisri juga menyoroti Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Maluku yang dinilainya tidak proporsional. 

Banyak sekali sumber daya alam yang dikeruk dan diambil Pemerintah Pusat dari Maluku tapi hasil yang didapat Provinsi Maluku belum adil. Misalnya Perikanan, perairan  Maluku menyumbang sekitar 26 hingga 30 persen dari total stok ikan nasional. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran Maluku dalam menjaga ketersediaan ikan bagi seluruh wilayah Indonesia. 

“ DBH yang kita dapat belum adil, harusnya pembagian DBH  proforsional, tidak bisa sumber dayanya milik kita namun DBHnya dibagi sama untuk seluruh Indonesia, masukan-masukan dari Bappeda juga sudah kami catat, dan akan kami suarakan pada rapat-rapat di Jakarta,” ungkap Bisri.

Selain itu, Bisri juga menyarankan supaya Pemerintah Provinsi Maluku harus segera menyusun data base potensi Sumber Daya Alam (SDA) Maluku secara mandiri, tidak bisa bergantung pada data base  milik pemerintah pusat.

Tujuannya supaya, pemerintah provinsi Maluku termasuk Pemerintah Kabupaten/Kota punya data pembanding yang bisa digunakan untuk meningkatkan posisi tawar masyarakat Maluku kepada pusat.

“ Sejauh ini, peta sumber daya alam kita di Maluku, ditentukan Jakarta (Pempus) kita tidak punya data base sendiri. Ini problem saat ini dan masa depan bagi kita,” singgungnya.(*)

Editor : Abd Karim 

Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Golkar Usul Marasabessy, Suratnya Tak Kunjung Tiba di DPRD dan KPU Maluku

    Golkar Usul Marasabessy, Suratnya Tak Kunjung Tiba di DPRD dan KPU Maluku

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • visibility 314
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Sudah delapan bulan berlalu, kursi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku yang ditinggalkan alm Rasyid Efendi Latuconsina masih kosong. Partai Golkar rupanya belum solid siapa yang layak untuk mengisi kursi ini, walaupun Azis Mahulette sebagai pemenang nomor urut dua telah dipecat keanggotaannya dari Partai Golkar. Sebagaimana informasi yang beredar, […]

  • Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • visibility 488
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sangat muda dihentikan, jika kemudian jalur pasok B3 baik itu mercury maupun sianida diputus, para pelakunya ditangkap dan diadili. “ B3 yang kendalikan aktifitas penambangan, tanpa B3 material emas yang dikeruk penambang tak bernilai, ini diberantas lebih dulu baru bicara pengosongan atau penertiban dan lain sebagainya,” demikian […]

  • Hasil Audit BPK, Banyak Paket Proyek di BPJN Maluku Kelebihan Bayar

    Hasil Audit BPK, Banyak Paket Proyek di BPJN Maluku Kelebihan Bayar

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • visibility 607
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku kembali menjadi sorotan, aktivis anti korupsi mencium ada aroma korupsi yang selama ini tersembunyi. Dugaan memperkaya diri dan kelompok ini tercium setelah adanya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atas sejumlah pekerjaan dilingkup BPJN Maluku. Dalam laporan itu, ditemukan banyak sekali proses pencairan anggaran proyek yang mengabaikan […]

  • Isi Tahapan Non Pemilu, KPU Educasi Pemilih Disabilitas Kota Ambon

    Isi Tahapan Non Pemilu, KPU Educasi Pemilih Disabilitas Kota Ambon

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • visibility 411
    • 0Komentar

    AMBON.-DM – Komisi Pemilihan Umum Kota Ambon menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, dengan segmentasi pemilih disabilitas jumat, 26 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pemilih yang cerdas, kritis, dan berdaya dalam menyongsong pemilu yang berkualitas. Saat membuka sosialisasi yang mengangkat tema “Aksesibilitas dan partisipasi pemilih disabilitas dalam proses demokrasi (Refleksi Pemilu 2024),” […]

  • Ada Kelebihan Bayar 21 Proyek di BPJN Maluku Capai Rp14 M

    Ada Kelebihan Bayar 21 Proyek di BPJN Maluku Capai Rp14 M

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • visibility 441
    • 0Komentar

    AMBON.-DM-: Koalisi Aktivis Anti Korupsi (KAAKI) Maluku mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelidiki dugaan korupsi proyek jalan dan jembatan yang dikelolah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Tahun anggaran 2022-2023. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), KAAKI menemukan ada unsur kesengajaan sehingga terjadi kelebihan bayar, yang mana jika diakomulasikan mencapai Rp14 miliar lebih. “Dari […]

  • Tiga Bulan Gaji Pasilitator Program BSPS di Maluku Belum Dibayar PUPR

    Tiga Bulan Gaji Pasilitator Program BSPS di Maluku Belum Dibayar PUPR

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • visibility 104
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL; Hampir selesai masa tugas, gaji ratusan tenaga pendamping yang direkrut secara profesional oleh Kementrian Pekerjaan Umum untuk mendampingi masyarakat penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum dibayar. “Tiga bulan ini kami belum menerima gaji,sesuai kontrak,” kata salah satu sumber dalam pesan pendek kepada media. Rabu 10 Juni 2026. Sumber yang juga […]

expand_less