Tiga Bulan Gaji Pasilitator Program BSPS di Maluku Belum Dibayar PUPR
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar

Secara simbolis Gubernur Maluku menyerahkan kunci rumah bagi salah penerima manfaat Program BSPS. (Dok.Humas)
AMBON.-DEMAL; Hampir selesai masa tugas, gaji ratusan tenaga pendamping yang direkrut secara profesional oleh Kementrian Pekerjaan Umum untuk mendampingi masyarakat penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum dibayar.
“Tiga bulan ini kami belum menerima gaji,sesuai kontrak,” kata salah satu sumber dalam pesan pendek kepada media. Rabu 10 Juni 2026.
Sumber yang juga salah satu tenaga pendamping menjelaskan, bahwa bukan hanya dirinya yang belum menerima gaji,tapi hampir seluruh tenaga pendamping di Maluku, baik yang di desa-desa maupun yang ada di tingkat wilayah.
“Saat ditanyakan, mereka bilang harus ada progres dulu baru bisa dibayar,” ungkapnya.
Progres dimaksud adalah berupa laporan kinerja dari para pendamping di lapangan atau di tiap desa.
Sumber itu menilai semua progres sudah disampaikan dan selalu terkoneksi dengan baik dengan sistem, progres pencapaian program pun terupdate sesuai dengan rencana kerja.
“Kalau soal laporan progres di lapangan selalu kami update terperinci, tahap demi tahap, tapi kenapa sudah tiga bulan gaji kami ditahan, ada apa? Dong yang tahan gaji-gaji dengan alasan harus progres. Sementara katong upload data di samua link dong perintahkan uploud ulang-ulang lae. Baru dong seng tindaklanjuti,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui,saat ini banyak penerima manfaat telah merasakan langsung dampak program ini. Program ini juga menjadi prioritas pemerintahan Prabowo, dalam berbagai kesempatan Gubernur Maluku turun langsung tinjau kondisi penerima,Saadiyah Uluputty Anggota DPR-RI dari Maluku juga intens mendatangi para penerima manfaat.(*)

Saat ini belum ada komentar