Rovik di Jambore Maluku: Jaga Alam atau Siap Terima Bencana
- calendar_month Kam, 14 Agu 2025
- visibility 546
- comment 0 komentar

AMBON-DM : Anggota DPRD Provinsi Maluku Rovik Akbar Afifudin, mengapresiasi dan beri dukungan penuh terhadap pelaksanaan Jambore Pencinta Alam ke-27 se-Maluku yang digelar di Kampus Universitas Darussalam (Unidar) Ambon.
Kampus tersebut memiliki makna khusus bagi Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku itu karena pernah menjadi tempatnya menimba ilmu.
Rovik menyebut Jambore ini sebagai momentum penting untuk mempererat solidaritas antarkomunitas pencinta alam sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
“Kami berbangga karena Maluku menjadi tuan rumah Jambore ke-27 ini, dan lebih spesifik lagi Kampus Unidar dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan. Ini bentuk kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujar Rovik dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis 14 Agustus 2025.
Rovik juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk ikut menjaga keberadaan Unidar sebagai aset pendidikan umat dan daerah. Menurutnya, kampus ini menjadi harapan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
“Dalam segala keterbatasan, mari kita dukung agar Unidar terus maju,” tuturnya.
Sebagai legislator yang dikenal peduli lingkungan, Rovik menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pelestarian alam Maluku.
Ia menyoroti maraknya penebangan hutan ilegal yang kerap memicu bencana ekologis seperti banjir dan longsor.
“Saya tegaskan, hentikan penebangan hutan secara liar, baik oleh perusahaan maupun kelompok masyarakat. Kerusakan alam akan kembali kepada kita dalam bentuk bencana,” tegasnya.
Jambore Pencinta Alam ke-27 ini diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai komunitas pencinta alam, termasuk Mapala, MPA, dan Sispala.
Kegiatan dilaksanakan di tiga lokasi utama:
1. Puncak Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah – kegiatan pembersihan lingkungan.
2. Goa Liang – kegiatan kemping dan edukasi lingkungan.
3. Pulau Pombo – puncak acara, termasuk upacara peringatan HUT RI ke-80 dan transplantasi karang.
Rovik juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, atas dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“Ini bentuk nyata komitmen Gubernur dalam menjaga lingkungan dan mendorong gerakan pencinta alam sebagai bagian dari visi Lawamena Haulala untuk Maluku,” pungkasnya.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar