Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

Ada Bos Mansur di Jalan Rusak Tahalupu, Telan Rp14,3 M, Diumumkan Lelang Hanya Rp7,3 M

  • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

AMBON – DM : Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Maluku mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Jalan   Desa Tahalupu – Dusun Tihu  tahun 2023.

” Kami menduga pekerjaannya tidak sesuai RAB, karena sekarang kondisi ruas jalan itu sangat buruk, rusak parah, dan sulit dilewati pengendara,” kata Sekretaris Pemuda LIRA Provinsi Maluku, Salim Rumahkefing kepada media. Rabu,18 Juni 2025.

Salim meinta supaya pihak-pihak terkait paket pembangunan jalan ini dapat diperiksa, mulai dari mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Seram Bagian Barat, PPK, hingga para kontraktor  pemenang tender.

Apalagi sesuai data, proses lelang paket proyek ini diluar pola normal.  Misalnya, ada perusahaan yang memiliki penawaran terendah tidak dijadikan pemenang, sementara penawaran tertinggi ditetapkan sebagai pememang. 

Dari penelusuran redaksi, paket ini dilelang pada Maret 2023, dan diikuti oleh 26 perusahaan. Mestinya perusahaan milik Mansur Banda,  yakni CV. Banda Bahari Permai, dengan harga terkoreksi Rp. 7.085.896.895,45, menjadi satu-satunya pemenang  tapi kemudian dalam pengumuman berkontrak terdapat dua perusahaan berbeda dengan nilai terkoreksi berbeda-beda yang jika diakomulasikan melebihu pagu yang di lelang. Pertama,  CV. PUTRA MULIA, dengan harga kontrak Rp. 7.223.092.967,00, dan kemudian CV. Banda Bahari Permai, dengan nilai kontrak Rp. 7.085.896.000,00. Totalnya Rp14,3 M sekian.

Uniknya lagi, ada dugaan  beberapa perusahaan yang terdaftar sebagai peserta lelang  memiliki keterkaitan kepemilikan saham. 

” Kejanggalan-kejanggalan ini perlu diselidiki pihak berwajib, jika terbukti rusaknya ruas jalan itu karena pekerjaanya tidak sesuai RAB, dan lelangnnya bermasalah, maka semua pihak yang terlibat harus diadili,” tegas Salim.

Menurut Salim,  masyarakat sekitar awalnya sangat terbantu adanya peningkatan struktur ruas jalan tersebut, tapi kemudian  hasil yang dicapai tidak sesuai harapan masyarakat.

” Jalannnya berlubang, becek dan rusak parah, jika nilai kontraknya sebesar itu mestinya umur pakai jalan itu harus lama,” tandas Salim.

Salim juga mengungkapkan, jika melihat bentuk-bentuk kerusakan jalan tersebut, kuat dugaan  proses pemadatan tidak dilakukan secara baik dan benar, sehingga yang terjadi sekarang ada  pergeseran dan keretakan tanah dibeberapa titik. Jenis  aspal yang dipakai pun patut dicurigai tidak sesuai standar.  (*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • visibility 377
    • 0Komentar

    DM-AMBON – Tuntutan menjadikan jazirah Leihitu sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Maluku kembali bergema, kali ini disuarakan warga Asilulu Kecamatan Leihitu, dalam pertemuan dengan salah satu Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina. Selasa,21 April 2025. Warga menilai, pemekaran Jazirah Leihitu sebagai salah satu DOB adalah bagian dari cara […]

  • Bupati Malra Minta Tenaga Kesehatan di RSUD Utamakan Empati

    Bupati Malra Minta Tenaga Kesehatan di RSUD Utamakan Empati

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • visibility 70
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Untuk memastikan pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas tidak cukup hanya ditopang fasilitas medis, tetapi juga membutuhkan sikap humanis dalam melayani pasien. Hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam penguatan layanan di RSUD Karel Satsuitubun. Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun menegaskan, peningkatan mutu layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan […]

  • Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • visibility 499
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sangat muda dihentikan, jika kemudian jalur pasok B3 baik itu mercury maupun sianida diputus, para pelakunya ditangkap dan diadili. “ B3 yang kendalikan aktifitas penambangan, tanpa B3 material emas yang dikeruk penambang tak bernilai, ini diberantas lebih dulu baru bicara pengosongan atau penertiban dan lain sebagainya,” demikian […]

  • Bawaslu dan IPW Teken MoU Konsolidasi Demokrasi

    Bawaslu dan IPW Teken MoU Konsolidasi Demokrasi

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL; Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Maluku Tengah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Independent Public Watch (IPW), Rabu, 20 Mei 2026. Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Maluku Tengah dilakukan oleh Ketua Bawaslu Maluku Tengah, La Amisuri, S.PdI, bersama Direktur IPW Maluku Tengah, Dr. Sawal. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan konsolidasi demokrasi pada masa […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • visibility 476
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

  • Bahaya Membangun Peradaban Kecemasan

    Bahaya Membangun Peradaban Kecemasan

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Jika pembangunan hanya melahirkan kecemasan, maka yang kita bangun bukan peradaban, melainkan jebakan kolektif. Prof. Dr. Idrus Alhamid, S.Ag, M.Si Ketua Umum IKA UIN Amsa

expand_less