Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Desak Kapolres Buru diperiksa Soal Dugaan Sianida Hasil Sitaan Dijual

  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 449
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terbongkarnya kelakuan Brikpa ER tidak menutup kemungkinan ada keterlibtan oknum lain di Polres Buru, bahkan ada dugaan Sianida yang selama ini disita, telah dijual.

Salah satu pengusaha yang terlibat dalam aktivitas perdagangan sianida Hj.Hartini mengklaim paket yang dikirim ke Pulau Buru atas pesanan Bripka ER berjumlah 300 karton diangkut dengan dua truk tapi berhasil disita Polres Buru, pada malam 27 Januari 2025.

Tapi uniknya disejumlah media, Polres Buru hanya mengumumkan paket yang disita pada saat itu berjumlah 150 karton bukan 300 karton.

Sebanyak 300 karton Sianida dibagi dalam dua kontener saat tiba di Ambon beberapa waktu lalu, penyitaan ini tidak dirilis kepada publik.

Masih dalam klaim Hartini, barang tersebut disita Polisi dan diamankan pada dua lokasi berbeda, sebagian di Polres Buru dan sebagian lagi di rumah warga yang berada di kawasan Unit V Tugu Pacul Pulau Buru.

Secara ekonomi, jika versi Polres yang disita adalah 150 karton, itu nilainya setara 7.500 kg, jika dirupiahkan didapati angka Rp.4 miliar. Sebab satu karton berisi 50 kg dihargai Rp27.000.000.

Ironisnya lagi, jika hanya 150 karton yang disita polisi, maka ada 7.500 kg lainnya yang telah berada ditangan penambang.

Atas informasi ini, sejumlah kelompok sipil Maluku yang tergabung dalam Aliansi Peduli Hukum (APH) meminta supaya Kapolda Maluku dapat segera menyelidiki dugaan penjulan Sianida yang merupakan barang-barang sitaan di Polres Buru.

“Propam Polda sedang memeriksa Bripka ER terkait dugaan pelanggara etik. Kami mengapresiasi komitmen Kapolda Maluku atas langkah ini. Tapi itu saja belum cukup, semua yang terlibat harus juga diperiksa,termasuk jajaran Polres Buru, dan juga Hj.Hartini serta H.Komar,” tegas Koordinator APH, Risman Solissa kepada media. Kamis,2 Oktober 2025.

Risman mengatakan dari penjelasan Hj.Hartini, ada dugaan jika Sianida yang telah disita Polres Buru telah dijual kepada penambang, untuk kepentingan memperkaya diri oknum di Polres Buru.

“Hartini mengatakan yang dipasok ke Buru itu jumlahnya 300 karton pada malam kejadian penyitaan di Tugu Pacul, 27 Januari 2025. Yang jadi pertanyaan, apa betul itu 300 atau 150 karton sebagaimana dipublikasi Polres Buru,kalau 300 ke mana 150 sisanya, dan 150 karton itu apakah masih ada di Polres Buru?” ketus Risman.

Jika dugaan ini benar, Sianida yang merupakan barang-barang sitaan itu dijual, maka perilaku oknum-oknum tersebut sangat mencederai marwah institusi Polri yang kini sedang dalam sorotan masyarakat Indonesia.

“Kami minta agar Kapolres Buru juga dapat diperiksa, sebab Polres Buru juga ikut menyita Sianida, dan beliau pasti tau proses penyitaan itu. Sampai sekarang publik juga masih bertanya dimana barang-barang sitaan itu, apakah dimusnahkan ataukah dikembalikan,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang yang dikonfirmasi awak media tentang pernyataan Hartini bahwa total Sianida yang dikirim berjumlah 300 dan ada dugaan sebagian hasil sitaan dijual oleh petugas di Polres Buru, belum merespon pesan wa yang dikirim sejak kemarin. (*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cipayung Desak Men-ESDM: Anak Tanimbar Wajib Duduki Kursi Strategis Blok Masela!

    Cipayung Desak Men-ESDM: Anak Tanimbar Wajib Duduki Kursi Strategis Blok Masela!

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • visibility 381
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Koalisi Cipayung Maluku yang terdiri dari SEMMI, HMI, PMII, dan sejumlah OKP, menuntut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakomodir putra/putrai Tanimbar dalam jajaran manajerial pengelolaan Blok Masela. Ketua SEMMI Wilayah Maluku, Alfian Hulishulis, menegaskan bahwa Blok Masela adalah proyek strategis nasional dengan nilai investasi raksasa, sehingga harus menghadirkan keadilan bagi masyarakat […]

  • Kepada Ketua Bawaslu Malteng, Istrinya : Ose Bilang Su Zg Selingkuh Lae

    Kepada Ketua Bawaslu Malteng, Istrinya : Ose Bilang Su Zg Selingkuh Lae

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • visibility 2.050
    • 0Komentar

    AMBON.-DM: Curhatan Istri Ketua Bawaslu Maluku Tengah LA mendadak viral, tingkah laku yang selama ini disembunyikan dari istri sahnya pun terkuak. LA  diduga selingkuh dengan istri orang, beberapa perbuatan yang menjastifikasi LA sedang berselingkuh juga diunggah ke media sosial. Salah satunya, bukti adanya transferan uang sebesar Rp500.000 untuk membayar paket COD milik salah perempuan yang […]

  • Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ;Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kelebihan bayar di 21 paket proyek pada lingkup Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku merupakan hasil analisa atas belanja fisik tahun anggaran 2022 dan semester I tahun anggaran 2023. Dalam laporan tersebut, BPK membagi dua skema penilaian yakni lebih bayar dan kurang bayar dengan […]

  • Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • visibility 273
    • 0Komentar

      LANGGUR-DM : Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun mengapresiasi pelaksanaan Pesparani Malra yang terus memberikan hasil baik dalam ajang perlombaan lantunan lagu-lagu rohani. “Hadirin mari kita menengok kembali di tahun 2022, setelah covid-19. Itu ada prestasi yang luar biasa yang dicapai oleh Pesparani Maluku Tenggara,” sebut Bupati Hanubun dalam Berbagaiya di acara pelantikan […]

  • Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 212
    • 0Komentar

    SERAM BAGIAN BARAT, DEMAL : Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif Kawasan Konservasi (KK) Per Pulau Buano resmi terbentuk. Peserta pertemuan lintas sektor sepakat menunjuk Roberth Hutuely sebagai Koordinator Umum (Kordum). Sebagai kordum, Roberth bertugas mengoordinasikan tiga kelompok pengelolaan dari Desa Waesala, Buano Selatan, dan Soleh untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan KK Pulau Buano. Roberth juga bertugas […]

  • Raih WTP Ke 10 Kali, Ini Pesan Bupati MTH

    Raih WTP Ke 10 Kali, Ini Pesan Bupati MTH

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • visibility 370
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Laporan pertanggungjawaban keuangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tahun anggaran 2024 kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Ini menjadi kali ke 10 berturut-turut Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara meraih  predikat tertinggi dalam audit laporan tersebut. Dokomen hasil pemeriksaan Laporan Keuangan tersebut telah diserahkan BPK-RI kepada Bupati Maluku Tenggara M.Thaher […]

expand_less