Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 980
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


AMBON-DM :
Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka fantastis itu, terselip ancaman sunyi: Maluku bisa saja hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

Pada Selasa (12/8/2025), INPEX menunjuk BUMN Adhi Karya sebagai kontraktor EPC kilang LNG di Desa Lermatang, Kepulauan Tanimbar. Konstruksi akan dimulai 2026.

Infografis/dekritmaluku

“ Artinya, Pemprov Maluku dan 11 kabupaten/kota punya waktu kurang dari 12 bulan untuk menyiapkan SDM lokal. Jika gagal, posisi strategis di proyek ini akan diisi tenaga kerja dari luar daerah—bahkan luar negeri,” kata pengamat sosial Maluku Joe Noya dalam rilis yang diterima redaksi. Kamis,14 Agustus 2025.

Noya menjelaskan, industri migas tidak mengenal kompromi soal kompetensi. Setiap pekerja harus bersertifikat, berpengalaman, dan berkarakter baik. Masalahnya, infrastruktur Tanimbar masih minim, tenaga kerja berkeahlian terbatas, dan sebagian besar pekerjaan fabrikasi sudah dipastikan dilakukan di fasilitas BUMN di Pulau Jawa.

“ Di lokasi, tahap awal hanya mencakup pembukaan lahan 1.600 hektare dari total 5.000 hektare area konstruksi,” urainya.

Dari 60 ribu pengangguran di Maluku, 11 ribu berada di ring satu (Tanimbar dan lima kabupaten/kota sekitar) dan 49 ribu di ring dua (Ambon dan enam kabupaten/kota lainnya). INPEX membutuhkan minimal 150 jenis sertifikasi dari total 300 yang ada di industri migas—angka yang tampak jauh dari kesiapan Maluku saat ini.

Untuk itu, pemerintah sudah harus kebut menyiapkan skema pelatihan bagi penyediaan SDM Lokal Maluku, dengan pendekatan Level 3 di Tanimbar, Level 2 di Ambon, dan Level 1 di Pulau Jawa.

“ Jika Lulus sertifikasi, peserta langsung magang—Level 1 di fabrikasi, Level 2 dan 3 di konstruksi sipil Lermatang. Seluruh kru akan bersatu di fase EPC darat hingga proyek selesai pada 2029,” bebernya.

Namun, ada kekhawatiran kalau sertifikasi tidak dikejar dari sekarang, posisi strategis bisa habis direbut pekerja luar. Yang tersisa hanya pekerjaan kasar dan tidak berkelanjutan.

Noya menegaskan, ketertinggalan SDM lokal bukan hanya soal hilangnya gaji miliaran rupiah per bulan yang berputar di luar Maluku. Ini juga berarti hilangnya transfer teknologi, keterampilan, dan kesempatan membangun basis industri migas lokal yang kuat.

“ Jika pemerintah daerah tak segera membentuk satuan tugas percepatan sertifikasi dan pelatihan, skenario terburuknya jelas: Blok Masela akan berjalan, keuntungan besar mengalir, tapi warga Maluku hanya menyaksikan dari pinggir lapangan,” tandasnya.

Ilustrasi : grafis asumsi kebutuhan SDM untuk projek dasar Blok Masela (dekritmaluku)

Sementara itu, dari hasil analisa tim dekritmaluku, untuk pekerjaan awal berupa land clearing dan kontruksi awal dengan di atas lahan 1.600 hektar memerlukan 3-5 pekerja/hektar meliputi operator alat berat, tenaga lapangan dan pengawas, dengan asumsi tersebut dibutuhkan 6.400 pekerja. Sisa kontruksi 5000 hektar totalnya 13.600 pekerja. (*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 131
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Taman Landmark Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin 15 Juni 2026. Hal tersebut menandai dimulainya pendataan ekonomi yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan penyusunan kebijakan di daerah. Pencanangan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • visibility 365
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera menyelidiki dugaan suap dan praktek monopoli proyek serta markup anggaran dalam paket pekerjaan perbaikan jalan di lingkungan Satker II Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Ambon. Tuntutan ini menyusul adanya paket pekerjaan perbaikan jalan yang dobol di satu ruas jalan yang sama dengan nilai anggaran berbeda tapi perusahaan […]

  • Pelapor Sudah Diperiksa, Kasus Dugaan Penodaan Agama Bergulir, Kominfo MBD Bakal Dipanggil

    Pelapor Sudah Diperiksa, Kasus Dugaan Penodaan Agama Bergulir, Kominfo MBD Bakal Dipanggil

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku terus menyelidiki dugaan tindak pidana penodaan agama dengan terlapor Abdullah Vanath (Wakil Gubernur Maluku). “ Kemarin (Kamis,14 Agustus 2025) beta  sudah di periksa sebagai saksi pelapor,” kata  Anshari Betekeneng Ketua Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Kota Ambon sebagai saksi pelapor, kepada dekritmaluku, Jumat 15 […]

  • Pegawai Ayam Grepek BTN Kanawa Dianiaya Pakai Galung Berisi Semen Keras

    Pegawai Ayam Grepek BTN Kanawa Dianiaya Pakai Galung Berisi Semen Keras

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

      AMBON,- DEMAL ; Salah satu karyawan ayam grepek yanb berlokasi di depan BTN Kanawa Ambon kini harus menjalani perawatan medis setelah dianiaya sejumlah pemuda tak jauh dari lokasi kerjanya. Sekira pukul 03.00 WIT. Selasa 12 Mei 2026. Remaja bernama Abdullah Mahu 18 tahun mendadak dapat serangan fisik dari sekelompok orang ketika hendak membeli rokok […]

  • Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

    Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • visibility 368
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina bekerja sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestas Maluku (APGPM) Ambon menggelar sosialisasi empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Jombeks Cafe. Minggu,29 Juni 2025. Hadir dalam kegiatan ini juga Viktor S. Ruhunlela akademisi […]

  • Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Dilaporkan Sejak Tahun 2021, Polisi Mulai Garap Sejumlah Saksi   AMBON.-DEMAL ; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku kini tengah membidik dugaan penggunaan dokumen palsu yang melibatkan Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala. Drama hukum ini bermula pada tahun 2021. Ali Hatala mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Ambon melawan Muhamad Said Nurlete (Tergugat […]

expand_less