Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

  • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina bekerja sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestas Maluku (APGPM) Ambon menggelar sosialisasi empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Jombeks Cafe. Minggu,29 Juni 2025.

Hadir dalam kegiatan ini juga Viktor S. Ruhunlela akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon sebagai narasumber tamu. 

Bisri menguraikan, empat pilar terdiri dari Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI yang menjadi  pondasi dalam kehidupan bernegara kita.

Empat pilar tersebut haruslah dijiwai dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal sederhana adalah tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan hukum, menjujung tinggi pancasila, menjaga persatuan dan memaknai setiap perbedaan adalah anugrah yang diberikan Tuhan.

“ Maluku adalah miniatur Indonesia, di sini ada semua suku, agama, dan ragam budaya, begitu banyak perbedaan, tapi itu bukanlah alasan untuk kita saling membeda-bedakan,” kata Bisri pada kesempatan itu.

Sementara itu, Viktor S Ruhunlela dalam materinya menjabarkan, konsep empat pilar yang menjadi pondasi utama dalam menjaga kesatuan, dan keberlangsungan NKRI sering disosialisasikan MPR-RI, sebab ke empat pilar itu merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“  Sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti radikalisme, korupsi, dan disintegrasi. Membentuk karakter bangsa yang beradab dan berkeadilan. Menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan sosial,” kata Ruhunlela dalam materinya.

Diera moderen saat ini, empat itu sangatlah penting, karena menjadi tameng terhadap radikalisme, korupsi, dan disintegrasi bangsa. Menjaga Indonesia dari pengaruh ideologi asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa. Memperkuat toleransi dalam masyarakat majemuk (SARA: Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

“ Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi jiwa bangsa Indonesia yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa Pancasila, Indonesia bisa terpecah belah,” tegasnya.(*)

Editor : Abd Karim 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duduk Perkara Dugaan Korupsi Proyek Jalan Tunguwatu-Nafar di Aru

    Duduk Perkara Dugaan Korupsi Proyek Jalan Tunguwatu-Nafar di Aru

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • visibility 542
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Sebanyak 14 saksi telah diperiksa termasuk Sekda Kabupaten Aru dan mantan Bupatu Aru Jhon Gonga, penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku memeriksa keduanya dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan jalan lingkar Wokam antara Desa Tunguwatu sampai Desa Nafar tahun anggaran 2018. Proyek ini dibangun mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Aru […]

  • Mateos  diduga Pengendali Jaringan Bisnis Minyak Oplosan Ambon

    Mateos  diduga Pengendali Jaringan Bisnis Minyak Oplosan Ambon

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Penangkapan 15 ton avtur oplosan oleh Ditreskrimsus Polda Maluku di kawasan Galala menyisahkan tanda tanya besar. Siapa dalang dibalik transaksi berbahaya ini dan bagaimana bahan bakar yang hanya digunakan untuk pesawat terbang itu bisa mudah didapatkan dan dioplos untuk kebutuhan kendaraan kapal laut. Berikut rangkuman penelusuran dekritmaluku.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya […]

  • Akibat Pendekatan Keamanan Berlebih, Indonesia Timur Alami Krisis Kebebasan Pers

    Akibat Pendekatan Keamanan Berlebih, Indonesia Timur Alami Krisis Kebebasan Pers

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • visibility 172
    • 0Komentar

    SORONG.-DEMAL ; Sejumlah kasus serius yang menyasar jurnalis di wilayah Indonesia Timur menunjukkan lemahnya akuntabilitas dan menguatnya impunitas. Fritz Ramandey, Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, menegaskan adanya kegagalan sistemik dalam penegakan hukum terhadap kekerasan terhadap jurnalis, yang pada akhirnya memperburuk iklim kebebasan sipil dan demokrasi. “Serangan terhadap jurnalis JUBI Victor Mambor, rumahnya dilempari bom […]

  • Tokoh Muda Perubahan Iklim Indonesia Bergabung dengan Kelompok Penasihat Muda Sekjen PBB

    Tokoh Muda Perubahan Iklim Indonesia Bergabung dengan Kelompok Penasihat Muda Sekjen PBB

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA/NEW YORK- DM :  Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang  sociopreneur Indonesia akan berdiri di antara hanya 14 Penasihat Muda Sekretaris Jenderal PBB untuk Perubahan Iklim Zagy Berian akan menjadi satu-satunya anggota dari Asia Tenggara, bergabung dengan kelompok ketiga Youth Advisory Group on Climate Change Sekretaris Jenderal António Guterres. Kelompok ini memberikan Sekretaris Jenderal masukan […]

  • Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • visibility 191
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) bukan semata ajang hiburan atau pariwisata, tetapi juga sarana menegaskan identitas dan kreativitas masyarakat Kei. “Di balik setiap produk, terdapat nilai dan semangat yang hidup dalam budaya kita,” ujar Wabup saat membuka secara resmi Pameran Ekraf yang merupakan rangkaian dari […]

  • Ketika DPRD SBT Bermain Api: Antara Kontrol Media dan Kebebasan Pers

    Ketika DPRD SBT Bermain Api: Antara Kontrol Media dan Kebebasan Pers

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Kebebasan pers, di negeri demokrasi, seharusnya menjadi harga mati. Namun, seperti api kecil di ladang ilalang, kadang kala kekuasaan tergoda untuk bermain-main dengannya. Dan baru-baru ini, DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mencoba hal serupa dengan melempar rekomendasi kontroversial kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar “mengawasi dan mengontrol media dalam pemberitaannya.” Sebuah kalimat yang, […]

expand_less