Malteng Canangkan Program Desa Cantik 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar

Peluncuran Portal Satu Data Provinsi Maluku.(Humas)
MALUKU TENGAH,-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi mencanangkan kegiatan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Teon Nila Serua (TNS).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13-14 April 2026 ini, bertujuan memperkuat literasi data di tingkat desa guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Maluku Tengah yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Tengah pada Selasa 14 April 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Pemerintahan Negeri Trana, Waru, dan Kokroman.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten II, ditegaskan bahwa program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk membangun desa mandiri dan berdaya saing.
Melalui program ini, aparat desa dibina agar mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan data secara akuntabel, terutama dalam pengelolaan dana desa.
“Data adalah fondasi utama perencanaan pembangunan. Tanpa data akurat, kebijakan berpotensi tidak tepat sasaran. Desa Cantik sangat penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa berbasis data,” ujar Asisten II saat membacakan sambutan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Maluku Tengah telah ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) peluncuran Portal Satu Data Provinsi Maluku yang dijadwalkan pada Mei 2026 mendatang. Program Desa Cantik dinilai sangat relevan karena desa merupakan ujung tombak penyedia data daerah.
“Jika data di tingkat desa sudah baik, maka kualitas data daerah secara keseluruhan juga akan meningkat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah juga memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas inisiasi dan pendampingan program ini. Ke depan, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPS terus diperkuat melalui pelatihan dan pendampingan teknis agar aparatur desa semakin cerdas dalam pengelolaan data.
Kegiatan pencanangan ini ditutup dengan penyampaian materi teknis oleh narasumber dari BPS Kabupaten Maluku Tengah kepada para peserta dari pemerintah negeri setempat.(*)

Saat ini belum ada komentar