Wapres Kembali, Mendikdasmen Datang, Rettob : Bukti Perhatian Pemerintah Pusat
- calendar_month Sab, 18 Okt 2025
- visibility 186
- comment 0 komentar

Plt Sekretaris Daerah Malra, Bernardus Rettob. (foto/ist)
LANGGUR.-DEMAL; Belum lama ditinggali Wakil Presiden RI, masyarakat Maluku Tenggara kembali kedatangan tamu negara, kali ini Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang dijadwalkan akan tiba pada 23–24 Oktober 2025 mendatang.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pintu pembuka peningkatan dukungan pendidikan di wilayah kepulauan bagian timur Indonesia.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Malra, Bernardus Rettob, menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah telah bersiap penuh menyambut kedatangan Abdul Mu’ti.
“Seluruh jajaran kini fokus memastikan setiap detail kegiatan berjalan lancar, mulai dari penyambutan di bandara, penginapan, hingga lokasi kegiatan utama,” tegas Rettob di Langgur, Sabtu 18 Oktober 2025.
Rettob menjelaskan kedatangan Mendikdasmen membawa dua agenda penting, diantaranya penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis dan pelantikan pengurus Muhammadiyah Kabupaten Malra dan Kota Tual, yang akan dilaksanakan di Kantor Bupati.
“Ini hasil komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan kementerian. Setelah kunjungan Wakil Presiden, kini Maluku Tenggara kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Sebagai tuan rumah, Pemkab Malra menyiapkan Hotel Vilia sebagai tempat penginapan resmi rombongan, kemudian Pantai Pasir Panjang dipilih untuk acara makan malam dan hiburan, sementara lapangan Nur Sardanan di Ohoililir disiapkan untuk kegiatan olahraga dan “Pagi Ceria” bersama masyarakat, guru, dan siswa.
Rettob menambahkan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi Bupati Malra, Muhamad Thaher Hanubun, bersama sejumlah kepala dinas ke Kementerian Pendidikan pada September lalu. Pemkab Malra juga optimis momentum kunjungan menteri dapat menjadi awal bagi peningkatan dukungan di sektor pendidikan tahun 2026. Sebanyak 61 proposal bantuan pendidikan telah disusun dan siap diajukan, mencakup pembangunan sarana-prasarana serta pengembangan program nonfisik.
Rettob menyampaikan bahwa kunjungan Mendikdasmen ke Malra bukan hanya simbolis, tetapi juga bukti komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari peningkatan dukungan pendidikan di Maluku Tenggara. Ini bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan SDM di daerah kepulauan,” pungkasnya.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar