Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Pemkab Malra Gelar Gerakan Tanam Cabai Serempak, Senjata Baru Lawan Inflasi

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 390
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


LANGGUR-DM :
Di Maluku Tenggara, cabai bukan sekadar bumbu dapur—ia kini menjadi senjata melawan inflasi.

Sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan dan mengamankan pasokan hingga akhir tahun. Ratusan petani, pelajar, dan warga bersatu dalam Gerakan Tanam Cabai Serempak di Desa Danar Lumefar, Kecamatan Kei Kecil Timur, Rabu 13 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Pemkab Malra yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp2,013 miliar.

Dana tersebut mencakup pengadaan sayuran, pupuk, pestisida, penyediaan 2.000 ayam ras petelur, perbaikan lima unit alat mesin pertanian, serta pembuatan kebun bibit kelapa genja seluas 1,5 hektare di BPP Ohoiluk.

Selain itu, dukungan dari APBN juga mengalir untuk pengembangan padi ladang seluas 26 hektare dan jagung hibrida 500 hektare yang tersebar di 11 kecamatan.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengatakan Gerakan Tanam Cabai Serempak akan berlanjut dengan penyebaran 450.000 benih cabai di lahan seluas 38,5 hektare di 11 desa sentra cabai, dengan target produksi 138,6 ton pada 2025.

“Proyeksi surplus mencapai 48,9 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga akhir tahun. Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur Maluku dan Bank Indonesia atas dukungan sarana produksi dan edukasi. Semoga gerakan ini menjadi budaya bertanam di seluruh pelosok Maluku,” ujar Bupati.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Malra, Joel Dumatubun, menjelaskan kegiatan ini melibatkan 300 peserta, termasuk pemerintah, TP PKK, petani, dan pelajar, untuk memperkuat sinergi menjaga ketahanan pangan keluarga.

“Dengan luas tanam 0,25 hektare dan produktivitas 3.000 kilogram per hektare, petani bisa menghasilkan 750 kilogram cabai. Jika dijual, pendapatan dapat mencapai Rp6,25 juta per bulan atau Rp75 juta per tahun,” paparnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Malra optimistis harga cabai akan lebih stabil, inflasi terkendali, dan kesejahteraan petani meningkat.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Sarmi Kunjungi PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bahas Distribusi BBM 

    DPR Sarmi Kunjungi PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bahas Distribusi BBM 

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • visibility 309
    • 0Komentar

    AMBON- DM : PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menerima Kunjungan Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Sarmi yang dipimpin H. Pahrudin selaku Ketua Komisi II bersama anggota DPR Kab. Sarmi di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku pada Selasa (20/05) yang lalu. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan Bahan […]

  • Gandeng FH UKIM, Senator Bisri Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Keindonesiaan

    Gandeng FH UKIM, Senator Bisri Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Keindonesiaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • visibility 119
    • 0Komentar

      AMBON,-DEMAL : Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Pemilihan Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Sabtu 20 Juni 2026. Kegiatan edukatif yang dirancang untuk memperkuat wawasan ketatanegaraan dan karakter kebangsaan bagi para mahasiswa ini dilaksanakan di lingkungan […]

  • Resmikan Kantor Panca Karya, Ini Pesan Gubernur Maluku

    Resmikan Kantor Panca Karya, Ini Pesan Gubernur Maluku

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • visibility 401
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meresmikan pemanfaatan Gedung Kantor PD. Panca, Jumat 30 Januari 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan jika peresmian gedung kantor perumda panca karya bukan sekedar acara seremonial belaka, tapi merupakan simbol dari semangat baru, komitmen baru, dan kesiapan perumda panca karya sebagai perusahaan daerah yang semakin solid dan profesional dalam […]

  • Tebang Pohon Kelapa Tanpa Ganti Rugi, PT.PLN Maluku disomasi PB-BPHI

    Tebang Pohon Kelapa Tanpa Ganti Rugi, PT.PLN Maluku disomasi PB-BPHI

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • visibility 547
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL;  PT.PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara disomasi dan terancam dipidana jika tidak segera membayar biaya konpensansi atas penebangan pohon-pohon kelapa milik warga Desa Waewali Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan belum lama ini. Dalam surat somasi yang telah disampaikan Pengurus Besar – Badan Pengawas Hukum Indonesia (PB-BPHI) kepada  manajemen PT.PLN Maluku – Maluku Utara, diminta supaya mengakui […]

  • Pohon Roboh Blokir Jalan, Aksi Cepat Bupati Thaher Tuai Pujian Warga

    Pohon Roboh Blokir Jalan, Aksi Cepat Bupati Thaher Tuai Pujian Warga

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • visibility 85
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menunjukkan respons cepat saat mendapati pohon tumbang yang menghalangi badan jalan di kawasan depan SMA dan Gedung Serbaguna Larvul Ngabal, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Rabu 17 Juni 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Ohoijang. Saat melintas sepulang dari kantor, Bupati Thaher melihat […]

  • Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 280
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Kondisi geografis Maluku Tenggara yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pendidikan, terutama dalam hal distribusi sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang kompeten. Sehingga pentingnya pemerataan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. “Kehadiran Bapak Menteri menjadi […]

expand_less