Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemkab Malra Gelar Gerakan Tanam Cabai Serempak, Senjata Baru Lawan Inflasi

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 425
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


LANGGUR-DM :
Di Maluku Tenggara, cabai bukan sekadar bumbu dapur—ia kini menjadi senjata melawan inflasi.

Sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan dan mengamankan pasokan hingga akhir tahun. Ratusan petani, pelajar, dan warga bersatu dalam Gerakan Tanam Cabai Serempak di Desa Danar Lumefar, Kecamatan Kei Kecil Timur, Rabu 13 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Pemkab Malra yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp2,013 miliar.

Dana tersebut mencakup pengadaan sayuran, pupuk, pestisida, penyediaan 2.000 ayam ras petelur, perbaikan lima unit alat mesin pertanian, serta pembuatan kebun bibit kelapa genja seluas 1,5 hektare di BPP Ohoiluk.

Selain itu, dukungan dari APBN juga mengalir untuk pengembangan padi ladang seluas 26 hektare dan jagung hibrida 500 hektare yang tersebar di 11 kecamatan.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengatakan Gerakan Tanam Cabai Serempak akan berlanjut dengan penyebaran 450.000 benih cabai di lahan seluas 38,5 hektare di 11 desa sentra cabai, dengan target produksi 138,6 ton pada 2025.

“Proyeksi surplus mencapai 48,9 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga akhir tahun. Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur Maluku dan Bank Indonesia atas dukungan sarana produksi dan edukasi. Semoga gerakan ini menjadi budaya bertanam di seluruh pelosok Maluku,” ujar Bupati.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Malra, Joel Dumatubun, menjelaskan kegiatan ini melibatkan 300 peserta, termasuk pemerintah, TP PKK, petani, dan pelajar, untuk memperkuat sinergi menjaga ketahanan pangan keluarga.

“Dengan luas tanam 0,25 hektare dan produktivitas 3.000 kilogram per hektare, petani bisa menghasilkan 750 kilogram cabai. Jika dijual, pendapatan dapat mencapai Rp6,25 juta per bulan atau Rp75 juta per tahun,” paparnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Malra optimistis harga cabai akan lebih stabil, inflasi terkendali, dan kesejahteraan petani meningkat.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • visibility 413
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Polemik Finalis Miss Youth Indonesia, Efrita Trifena Lamerkabel tidak bisa dilihat sebagai lemahnya fungsi komunikasi, tetapi kegagalan Dinas Pariwisata dalam mendorong potensi sumber daya manusia pada level nasional juga lemhanya pelayanan publik. Ketika Jais Elly sebagai Kadis Pariwisata Maluku menyalahkan Efrita yang tak mau bangun komunikasi dengan Pemprov Maluku. Alibi Jais keliru. Tanpa perhitungan. […]

  • Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Babinsa yang istrinya diduga selingkuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Hidayat Samalehu telah melaporkan seluruh kejadian kepada Partai Demokrat.  Dalam laporannya yang ditulis tangan, QA membeberkan beberapa peristiwa malam itu, mulai dari Cafe Sianida di Pantai Ina Marina Masohi, hingga dibuatkan laporan polisi.  Serta adanya pengakuan Hidayat. Seperti, berpegang tangan, […]

  • Jelang Ramadhan, BPKPRI Gelar Pawai Taaruf, Diikuti Banyak Pejabat

    Jelang Ramadhan, BPKPRI Gelar Pawai Taaruf, Diikuti Banyak Pejabat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL; Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Kepulauan Aru, menggelar Pawai Ta’aruf, yang berlangsung di Lapangan Yos Sudarso Dobo, Minggu 15 Februari 2026. Bupati Timotius Kaidel dan Wakil Bupati Mohamad Djumpa hadir langsung dalam harmoni keakraban tersebut. Pawai Ta’aruf jelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, diikuti oleh Anggota […]

  • Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ;Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kelebihan bayar di 21 paket proyek pada lingkup Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku merupakan hasil analisa atas belanja fisik tahun anggaran 2022 dan semester I tahun anggaran 2023. Dalam laporan tersebut, BPK membagi dua skema penilaian yakni lebih bayar dan kurang bayar dengan […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • visibility 404
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera menyelidiki dugaan suap dan praktek monopoli proyek serta markup anggaran dalam paket pekerjaan perbaikan jalan di lingkungan Satker II Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Ambon. Tuntutan ini menyusul adanya paket pekerjaan perbaikan jalan yang dobol di satu ruas jalan yang sama dengan nilai anggaran berbeda tapi perusahaan […]

  • Soal Jalan Wokam, Bupati Aru : Itu Sudah Selesai, Kasus Ini Berbau Politik

    Soal Jalan Wokam, Bupati Aru : Itu Sudah Selesai, Kasus Ini Berbau Politik

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • visibility 564
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kadel angkat suara setelah diberitakan ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek Jalan Lingkar Wokam di Kecamatan Pula-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, tahun anggaran 2018 senilai Rp36,7 miliar yang sedang dilidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Bupati menyebut kasus tersebut telah selesai proses hukumnya oleh lembaga adhyaksa itu di tahun […]

expand_less