Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina bekerja sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestas Maluku (APGPM) Ambon menggelar sosialisasi empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Jombeks Cafe. Minggu,29 Juni 2025.

Hadir dalam kegiatan ini juga Viktor S. Ruhunlela akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon sebagai narasumber tamu. 

Bisri menguraikan, empat pilar terdiri dari Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI yang menjadi  pondasi dalam kehidupan bernegara kita.

Empat pilar tersebut haruslah dijiwai dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal sederhana adalah tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan hukum, menjujung tinggi pancasila, menjaga persatuan dan memaknai setiap perbedaan adalah anugrah yang diberikan Tuhan.

“ Maluku adalah miniatur Indonesia, di sini ada semua suku, agama, dan ragam budaya, begitu banyak perbedaan, tapi itu bukanlah alasan untuk kita saling membeda-bedakan,” kata Bisri pada kesempatan itu.

Sementara itu, Viktor S Ruhunlela dalam materinya menjabarkan, konsep empat pilar yang menjadi pondasi utama dalam menjaga kesatuan, dan keberlangsungan NKRI sering disosialisasikan MPR-RI, sebab ke empat pilar itu merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“  Sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti radikalisme, korupsi, dan disintegrasi. Membentuk karakter bangsa yang beradab dan berkeadilan. Menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan sosial,” kata Ruhunlela dalam materinya.

Diera moderen saat ini, empat itu sangatlah penting, karena menjadi tameng terhadap radikalisme, korupsi, dan disintegrasi bangsa. Menjaga Indonesia dari pengaruh ideologi asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa. Memperkuat toleransi dalam masyarakat majemuk (SARA: Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

“ Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi jiwa bangsa Indonesia yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa Pancasila, Indonesia bisa terpecah belah,” tegasnya.(*)

Editor : Abd Karim 

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Lawan Inflasi, Maluku Tabur 100 Ribu Bibit Cabai Sekaligus

    Perang Lawan Inflasi, Maluku Tabur 100 Ribu Bibit Cabai Sekaligus

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • visibility 394
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Gerakan Tanam Cabai Serempak bersama 11 kabupaten/kota, dengan target menanam 100 ribu anakan cabai di lahan seluas 1,5 hektare. Kegiatan ini dipusatkan di Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Hendrik Lewerissa, terhubung daring ke seluruh daerah di Maluku. Rabu,13 Agustus 2025. Langkah ini […]

  • Serah Terima Jabatan PD.Panca Karya, Gubernur HL Beri Pesan Tegas

    Serah Terima Jabatan PD.Panca Karya, Gubernur HL Beri Pesan Tegas

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • visibility 437
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Prosesi serah terima jabatan jajaran direksi Perumda Panca Karya dari yang lama ke direksi yang baru dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Rabu,17 September 2025. Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memberi sejumlah pesan tegas kepada dewan direksi Perumda Panca Karya yang kini dinakodai M.Ray Tualeka. Jajaran direksi yang baru juga dituntut […]

  • DPRD Maluku Belum Dilibatkan, Alhidayat Angkat Isu MIP di Forum KNPI

    DPRD Maluku Belum Dilibatkan, Alhidayat Angkat Isu MIP di Forum KNPI

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 461
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyoroti polemik rencana Maluku Integrated Port (MIP) dalam Dialog Pemuda yang digelar DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Media Kafe, Graha Ambon Ekspres, Ambon. Rabu 4 Maret 2026. Dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mengangkat tema “Katong Bicara: Evaluasi Gagalnya […]

  • Bupati Resmikan Peluncuran MBG di SD Vatwahan

    Bupati Resmikan Peluncuran MBG di SD Vatwahan

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • visibility 289
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi mulai meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Inpres Vatwahan, Kecamatan Langgur, Selasa 7 Juli 2025. Program MBG memiliki peran strategis dalam upaya penanganan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Asta Cita Presiden dan Wakil […]

  • Ada “Hotel Berbintang” Dengan  Tiga Helipad di Lokasi Bendungan Way Apu 

    Ada “Hotel Berbintang” Dengan  Tiga Helipad di Lokasi Bendungan Way Apu 

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • visibility 617
    • 0Komentar

    AMBON- DM : Pembangunan mega proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Way Apu Kabupaten Buru, sampai saat ini belum juga rampung.  Proyek ini mulai dikebut pada tahun 2017, Pekerjaan konstruksinya terbagi menjadi 2 paket yaitu paket 1 berupa konstruksi bendungan utama oleh PT PP – Adhi Karya KSO dengan biaya Rp1,11 triliun dan paket 2 berupa […]

  • Bukan PKL, Atau Parkiran, Angkutan Umum “Biang” Macet di Mardika

    Bukan PKL, Atau Parkiran, Angkutan Umum “Biang” Macet di Mardika

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • visibility 360
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Fenomena macet dan kesemerautan di kawasan Pasar Mardika masih terjadi, meski ruas jalan sudah dibersihkan Pemerintah Kota Ambon dari aktifitas pedagang kaki lima serta parkiran. Pada jam-jam tertentu, para pejalan kaki dan juga pengendara roda dua masih kesulitan melewati ruas jalan Mardika, macet masih terjadi, sebabnya adalah jalanan dipenuhi angkutan umum yang menunggu […]

expand_less