Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina bekerja sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestas Maluku (APGPM) Ambon menggelar sosialisasi empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Jombeks Cafe. Minggu,29 Juni 2025.

Hadir dalam kegiatan ini juga Viktor S. Ruhunlela akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon sebagai narasumber tamu. 

Bisri menguraikan, empat pilar terdiri dari Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI yang menjadi  pondasi dalam kehidupan bernegara kita.

Empat pilar tersebut haruslah dijiwai dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal sederhana adalah tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan hukum, menjujung tinggi pancasila, menjaga persatuan dan memaknai setiap perbedaan adalah anugrah yang diberikan Tuhan.

“ Maluku adalah miniatur Indonesia, di sini ada semua suku, agama, dan ragam budaya, begitu banyak perbedaan, tapi itu bukanlah alasan untuk kita saling membeda-bedakan,” kata Bisri pada kesempatan itu.

Sementara itu, Viktor S Ruhunlela dalam materinya menjabarkan, konsep empat pilar yang menjadi pondasi utama dalam menjaga kesatuan, dan keberlangsungan NKRI sering disosialisasikan MPR-RI, sebab ke empat pilar itu merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“  Sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti radikalisme, korupsi, dan disintegrasi. Membentuk karakter bangsa yang beradab dan berkeadilan. Menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan sosial,” kata Ruhunlela dalam materinya.

Diera moderen saat ini, empat itu sangatlah penting, karena menjadi tameng terhadap radikalisme, korupsi, dan disintegrasi bangsa. Menjaga Indonesia dari pengaruh ideologi asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa. Memperkuat toleransi dalam masyarakat majemuk (SARA: Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

“ Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi jiwa bangsa Indonesia yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa Pancasila, Indonesia bisa terpecah belah,” tegasnya.(*)

Editor : Abd Karim 

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Pembangunan Desa, Bupati Aru Dukung Penuh Program TMMD

    Percepat Pembangunan Desa, Bupati Aru Dukung Penuh Program TMMD

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 320
    • 0Komentar

      DOBO.-DEMAL; Tim Monitoring dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1503/Tual di Dusun Marbali, Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu 4 Maret 2026. Kunjungan yang dipimpin oleh Kolonel Inf M. Latupono ini didampingi langsung oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dan Dandim 1503-03/Tual Letkol Inf […]

  • Sosialisasi Program MBG Dorong Sinergi Pempus, Daerah dan Masyarakat

    Sosialisasi Program MBG Dorong Sinergi Pempus, Daerah dan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • visibility 379
    • 0Komentar

    NAMLEA.-DEMAL ; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh menegaskan komitmen Komisi IX DPR RI dalam mendukung pelaksanaan Program MBG sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kita ingin memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap pangan bergizi yang berkelanjutan. Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi untuk masa […]

  • Modis ditiadakan, Rumjab dibangun, Lira : Selama Bisa Dipertanggungjawabkan Tak Masalah 

    Modis ditiadakan, Rumjab dibangun, Lira : Selama Bisa Dipertanggungjawabkan Tak Masalah 

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • visibility 461
    • 0Komentar

    AMBON- DM : Keputusan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, meniadakan pengadaan Mobil Dinas mendapatkan banyak aplaus. Sedianya diawal pemerintahan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendapatkan pasilitas mobil mewah seharga Rp1,2 miliar. Tapi itu ditiadakan.  Sejumlah elemen mengapresiasi keputusan yang satu ini, banyak yang beranggapan keputusan tersebut sebagai wujud nyata keberpihakan Gubernur Maluku kepada kepentingan publik, mengingat kondisi […]

  • Cara Pemkab Malra Lestarikan Hukum Adat Larvul Ngabal

    Cara Pemkab Malra Lestarikan Hukum Adat Larvul Ngabal

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • visibility 512
    • 0Komentar

    MALRA-DM ; Dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar lomba hafalan tujuh pasal hukum adat Larvul Ngabal kepada para siswa-siswi SD dan SMP. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai adat yang terkandung dalam hukum Larvul Ngabal kepada generasi Kei sejak dini, serta upaya pemerintah untuk melestarikan bahasa lokal ditengah gempuran […]

  • Australia dan Indonesia Percepat Kolaborasi Keuangan Berkelanjutan

    Australia dan Indonesia Percepat Kolaborasi Keuangan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • visibility 447
    • 0Komentar

    JAKARTA-DM ; Pejabat Pemerintah Indonesia dan Australia bertemu di Jakarta minggu ini untuk memperkuat kerja sama di sektor kebijakan dan regulasi keuangan terkait iklim. Program Pendalaman Keuangan Berkelanjutan Australia-Indonesia yang kedua ini mempertemukan lembaga-lembaga utama termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Treasury Australia, Prudential Regulation Authority (APRA), Securities and Investments Commission […]

  • Hindari Polemik,  Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    Hindari Polemik, Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 625
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL; Munculnya berbagai dinamika dalam implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari isu keracunan makanan hingga dugaan penyalahgunaan wewenang, memicu respons dari berbagai kalangan. Tokoh muda Indonesia, Petrus Emanuel Temorubun, S.IP, mengusulkan solusi konkret agar pemerintah mengubah skema penyaluran dana program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. Petrus menyarankan […]

expand_less