Kamis, 23 Apr 2026
light_mode

DPRD Maluku Belum Dilibatkan, Alhidayat Angkat Isu MIP di Forum KNPI

  • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

 

AMBON.-DEMAL ; Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyoroti polemik rencana Maluku Integrated Port (MIP) dalam Dialog Pemuda yang digelar DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Media Kafe, Graha Ambon Ekspres, Ambon. Rabu 4 Maret 2026.

Dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mengangkat tema “Katong Bicara: Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di SBB dan Konsolidasi Pemuda untuk Arah Pembangunan Maluku yang Berkeadilan.”

Dalam pemaparannya, Alhidayat menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab dalam fungsi penganggaran dan pengawasan terhadap setiap program pembangunan daerah, termasuk proyek strategis seperti MIP.

“DPRD bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap program yang telah dianggarkan. Beberapa hari lalu, kami baru menyelesaikan pengawasan di lima kabupaten/kota di Maluku sebagai bagian dari tanggung jawab kepada rakyat,” ujarnya.

Ia menyoroti rencana pemindahan lokasi MIP dari wilayah Waisarisa, Kabupaten SBB, ke Kota Ambon. Menurutnya, setiap kebijakan investasi harus didasarkan pada kajian akademik yang jelas dan rasional, serta disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Kalau memang sudah ada kajian akademik, publik berhak tahu siapa yang mengkaji, dari lembaga mana, dan apa dasar pertimbangannya. Supaya tidak menimbulkan persepsi liar di masyarakat,” tegasnya.

Alhidayat juga mengungkapkan bahwa DPRD Maluku hingga kini belum dilibatkan secara langsung dalam proses koordinasi, termasuk kunjungan ke Jepang terkait rencana MIP. Padahal, secara kelembagaan DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan strategis daerah.

Lebih lanjut, ia menilai konsep pelabuhan terintegrasi seharusnya tidak hanya berorientasi pada aktivitas bongkar muat, tetapi juga terhubung dengan industri pengolahan guna menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi daerah.

“Kalau hanya kapal masuk lalu kirim lagi keluar tanpa ada industri pengolahan, nilai ekonominya tidak maksimal. Idealnya, pelabuhan itu terintegrasi dengan pabrik sehingga yang keluar adalah barang jadi, bukan bahan mentah,” jelasnya.

Ia juga menyinggung panjangnya rantai distribusi hasil perikanan Maluku yang selama ini harus melalui Surabaya, sehingga nilai tambah ekonomi belum sepenuhnya dinikmati daerah.

Dalam dialog tersebut turut hadir Juru Bicara Pemprov Maluku Kasrul Selang, Sekda Kabupaten SBB Lalvin Tuasuun, Akademisi Universitas Pattimura Paulus Koritelu, serta perwakilan OKP dan Cipayung.

Di akhir penyampaiannya, Alhidayat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk mengawal arah kebijakan pembangunan secara objektif dan berbasis data.

“Kita dukung setiap keputusan pemerintah jika memang berdasarkan kajian yang kuat. Tapi harus kita kawal bersama. Kritik boleh, tetapi harus berbasis data dan kajian ilmiah,” tandasnya.

Dialog ini menjadi ruang konsolidasi pemuda SBB untuk menyuarakan aspirasi sekaligus memperkuat komitmen dalam mengawal pembangunan Maluku agar lebih adil dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasal Penodaan Agama Jerat AV,  Esok Saksi Pelapor diperiksa

    Pasal Penodaan Agama Jerat AV, Esok Saksi Pelapor diperiksa

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • visibility 605
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Ditreskrimsus Polda Maluku telah melimpahkan kasus dengan terlapor Abdullah Vanath yang dilaporkan Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) ke Direktorat Kriminal Umum (Krimum). Pelimpahan ini dilakukan, karena penyidik tak menemukan cukup bukti untuk menjerat Abdullah Vanath dengan Undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik. Sebagai langkah awal, tanggal 6 Agustus Polda Maluku mengeluarkan Surat Pertintah […]

  • FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

    FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • visibility 143
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus matangkan persiapan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang akan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025 mendatang. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung di sejumlah lokasi berbeda, menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan wisata lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kei. “Untuk lokasi acara akan menyebar, tidak hanya di satu tempat,” […]

  • Pemrov Klaim, Pencairan GU Dikbud Maluku Tak Ada Masalah

    Pemrov Klaim, Pencairan GU Dikbud Maluku Tak Ada Masalah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • visibility 230
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan, proses transaksi keuangan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semuanya tercatat dan tertanggungjawab berbasis digital. Ketegasan ini menyusul adanya tudingan  terkait anggaran Dinas Pendidikan Provinsi Maluku senilai Rp9 miliar yang dipakai tanpa adanya SPJ bahkan sebagiannya disebut untuk membayar hutang. “ Dicek dulu kebenaran informasinya, itu sangat tidak mungkin […]

  • Polres Malteng Dalami Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Malteng dan Istri Anggota TNI

    Polres Malteng Dalami Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Malteng dan Istri Anggota TNI

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, dari Partai Demokrat dilaporkan ke Polisi terkait dugaan perselingkuhan dengan istri salah satu anggota TNI. Hubungan antara HS politisi baru di DPRD Malteng dengan DT perempuan yang bekerja di RSUD Masohi itu, ditengerai sudah berjalan sejak dua bulan terakhir, dan baru […]

  • Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • visibility 163
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) bukan semata ajang hiburan atau pariwisata, tetapi juga sarana menegaskan identitas dan kreativitas masyarakat Kei. “Di balik setiap produk, terdapat nilai dan semangat yang hidup dalam budaya kita,” ujar Wabup saat membuka secara resmi Pameran Ekraf yang merupakan rangkaian dari […]

  • Dibangun Sejak 1963, Gedung Panca Karya Baru Dua Kali Alami Renovasi

    Dibangun Sejak 1963, Gedung Panca Karya Baru Dua Kali Alami Renovasi

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • visibility 162
    • 0Komentar

    AMBON.DEMAL;Gedung dua lantai milik PD Panca Karya yang berdiri di atas lahan seluas 1.304 meter persegi kini tampil lebih modern dan representatif, dan menjadi pusat aktivitas kerja sekitar 260 pegawainya. Direktur Utama Perumda Panca Karya, Rany Tualeka, menyebut setiap harinya ada kurang lebih 70 pegawai yang melakukan aktivitas. Hadirnya gedung kantor yang baru menjadi momentum […]

expand_less