Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

DPRD Maluku Belum Dilibatkan, Alhidayat Angkat Isu MIP di Forum KNPI

  • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
  • visibility 403
  • comment 0 komentar

 

AMBON.-DEMAL ; Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyoroti polemik rencana Maluku Integrated Port (MIP) dalam Dialog Pemuda yang digelar DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Media Kafe, Graha Ambon Ekspres, Ambon. Rabu 4 Maret 2026.

Dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mengangkat tema “Katong Bicara: Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di SBB dan Konsolidasi Pemuda untuk Arah Pembangunan Maluku yang Berkeadilan.”

Dalam pemaparannya, Alhidayat menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab dalam fungsi penganggaran dan pengawasan terhadap setiap program pembangunan daerah, termasuk proyek strategis seperti MIP.

“DPRD bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap program yang telah dianggarkan. Beberapa hari lalu, kami baru menyelesaikan pengawasan di lima kabupaten/kota di Maluku sebagai bagian dari tanggung jawab kepada rakyat,” ujarnya.

Ia menyoroti rencana pemindahan lokasi MIP dari wilayah Waisarisa, Kabupaten SBB, ke Kota Ambon. Menurutnya, setiap kebijakan investasi harus didasarkan pada kajian akademik yang jelas dan rasional, serta disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Kalau memang sudah ada kajian akademik, publik berhak tahu siapa yang mengkaji, dari lembaga mana, dan apa dasar pertimbangannya. Supaya tidak menimbulkan persepsi liar di masyarakat,” tegasnya.

Alhidayat juga mengungkapkan bahwa DPRD Maluku hingga kini belum dilibatkan secara langsung dalam proses koordinasi, termasuk kunjungan ke Jepang terkait rencana MIP. Padahal, secara kelembagaan DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan strategis daerah.

Lebih lanjut, ia menilai konsep pelabuhan terintegrasi seharusnya tidak hanya berorientasi pada aktivitas bongkar muat, tetapi juga terhubung dengan industri pengolahan guna menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi daerah.

“Kalau hanya kapal masuk lalu kirim lagi keluar tanpa ada industri pengolahan, nilai ekonominya tidak maksimal. Idealnya, pelabuhan itu terintegrasi dengan pabrik sehingga yang keluar adalah barang jadi, bukan bahan mentah,” jelasnya.

Ia juga menyinggung panjangnya rantai distribusi hasil perikanan Maluku yang selama ini harus melalui Surabaya, sehingga nilai tambah ekonomi belum sepenuhnya dinikmati daerah.

Dalam dialog tersebut turut hadir Juru Bicara Pemprov Maluku Kasrul Selang, Sekda Kabupaten SBB Lalvin Tuasuun, Akademisi Universitas Pattimura Paulus Koritelu, serta perwakilan OKP dan Cipayung.

Di akhir penyampaiannya, Alhidayat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk mengawal arah kebijakan pembangunan secara objektif dan berbasis data.

“Kita dukung setiap keputusan pemerintah jika memang berdasarkan kajian yang kuat. Tapi harus kita kawal bersama. Kritik boleh, tetapi harus berbasis data dan kajian ilmiah,” tandasnya.

Dialog ini menjadi ruang konsolidasi pemuda SBB untuk menyuarakan aspirasi sekaligus memperkuat komitmen dalam mengawal pembangunan Maluku agar lebih adil dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Why Car Subscription Services Are Rapidly Gaining Popularity

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Donec tristique dolor rutrum, bibendum ex nec, placerat dolor. Sed hendrerit lorem eu eros mollis pellentesque. Mauris non porttitor risus. Nulla feugiat risus sit amet ex lobortis, ut gravida magna congue. Vivamus accumsan augue sit amet blandit ultricies. Nullam ac eleifend mi, in malesuada tortor. Etiam quis tristique massa. Nullam mollis diam ac vehicula ultrices. […]

  • Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 505
    • 0Komentar

    “Batu Merah, Pandan Kasturi dan Karang Panjang itu dikelola PT DSA yang tidak tau diri itu. Tidak pernah bikin pelayanan yang baik buat masyarakat, dan yang disalahkan Pemerintah Kota Ambon,” kesal Wattimena, usai Rapat Paripurna di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/11/2025). “Kantornya ada di depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Kalau mereka pelayanan tidak […]

  • Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • visibility 403
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon sedang mengkaji pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk dilaporkan ke Polda Maluku. “ Saat ini HMI Cabang Ambon sedang mengkaji terkait dengan pernyataan wagub teesebut, jika ada delik maka kami akan mealporkannya ke pihak penegak hukum,” tegas salah satu fungsionaris HMI Cabang Ambon Jihad Nahumarury dalam keterangannya […]

  • Matangkan RKPD 2027, Wabup: SDM Adalah Aset Terbesar Pembangunan

    Matangkan RKPD 2027, Wabup: SDM Adalah Aset Terbesar Pembangunan

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • visibility 233
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk matangkan arah pembangunan tahun 2027. Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan forum konsultasi bertujuan membedah dan menyempurnakan rancangan awal RKPD secara teknokratis dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Dokumen tersebut dipastikan tidak sekadar disusun […]

  • Dua Mahasiswa KKM UGM Meninggal Dunia, Pemkab Malra Berduka 

    Dua Mahasiswa KKM UGM Meninggal Dunia, Pemkab Malra Berduka 

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • visibility 406
    • 0Komentar

    AMBOM-DM : Dua mahasiswa asal Universitas Gadja Mada (UGM) dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tenggelamnya loang boat di Maluku Tenggara. Selasa,1 Juli 2025. Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengatakan, sesuai informasi sementara yang didapati, tenggelamnya loang boat itu diakibatkan oleh cuaca yang buruk dan gelombang tinggi.  “ Saya telah memerintahkan untuk dilakukan investigasi […]

  • Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

    Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • visibility 396
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Setelah melalui perjalan panjang selama belasan hari yang menguras waktu dan tenaga, tim Ekspedisi Wanadri 2025 bertajuk Rediscover Buru tiba di puncak Kaku Mahu. Pada 8 Mei 2025 Ketua Tim Pemanjatan Tebing Kaku Mahu, Jihan Syafira mengatakan pada tanggal 28 April 2025 lalu, Tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu yang merupakan bagian awal dari  Ekspedisi […]

expand_less