Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Sosok Pitoyo Rajanya Sianida, diduga Buka Rute Baru Ke Pulau Buru 

  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 618
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Aktivitas penjualan sianida di Pulau Buru Kabupaten Buru untuk kepentingan pertambangan di Gunung Botak kian masif. 

Sianida memang sudah banyak digunakan sejak tambang itu buka pada tahun 2011 silam. Zat kimia berbahaya ini dipakai untuk mengikat biji mas dan memisahkannya dari material tanah. 

Dulunya di awal aktivitas pertambangan secara membabibuta, banyak pemodal  yang terlibat mendistribusikan sianida ke Gunung Botak. Akan tetapi dengan intesifitas penegakan hukum saat itu, bisnis sianida mulai berkurang. Tak semasif sebelumnya. 

Polisi terus memperketat razia dan juga pengawasan jalur pasok barang ke Pulau Buru. Akhirnya pendistrubusian sianida pun mulai terhambat. Berdampak terhadap para pemodal. 

Sisanya saat ini hanya tinggal satu saja yang bertahan. 

“ Yang kami dengar Pitoyo. Memang dulu banyak sekali yang bermain, tapi karena modal kecil dan beresiko pidana, akhirnya mereka gulung tikar,” ujar salah satu warga Namlea. Kamis,26 Juni 2025.

Menurutnya, nama Pitoyo sangat familar saat ini karena dia satu-satunya pemasok dan telah miliki jaringan pembeli yang stabil. 

“ Kalau dibilang dia Raja Sianida, satu-satunya pemasok,” ungkapnya lagi. 

Ditempat terpisah, dari  informasi yang dikumpulkan, sebanyak 350 kaleng zat kimia Sianida dengan berat per kaleng 50 kg dikabarkan pada pekan ini telah lolos masuk Pulau Buru untuk diperjualberilakan kepada para pendulang emas.

Zat kimia berbahaya itu mudahnya masuk ke Pulau Buru karena distributor mengubah-ubah rute pasok ke Pulau Buru. 

“ Banyak jalan menuju roma, banyak  Jalan menuju Gunung Botak,” kata salah satu informan yang menjelaskan taktik distributor Sianida ke Pulau Buru. 

Menurutnya, sianida yang sekarang beredar di Pulau Buru pemiliknya cuma satu, diduga seluruhnya dipasok Pitoyo.

Sosok Pitoyo sendiri sangat asing di telinga pengusaha Maluku,  dari penelusuran redaksi pria yang menamatkan S1 di Amerika itu sangat sulit dijumpai. 

Namanya santer dibicarakan dan menjadi pembicaraan hangat ketika Pemerintah Provinsi Maluku menerbitkan IPR untuk 10 Koperasi di Tambang Gunung Botak.

Sebab, tanpa sianida material emas tak berati apa-apa, jika kemudian IPR diterbitkan, bisnis sianida pun dikuatirkan semakin lancar tanpa hambatan berarti.

“ Jalur pasok diubah sekarang, hanya sebagian kecil saja yang menggunakan jalur Surabaya Ambon Buru, sekarang lebih banyak menggunakan Halmahera-Pulau Buru, ada pula yang masuk langsung ke Buru,” bebernya.

Itulah kenapa kata sumber anonim itu, polisi kesulitan untuk menghentikan penggunaan zat kimia di Pulau Buru.

Selain rantai pasok yang berubah-ubah, gudang penyimpanannya pun sering dimanipulatif, untuk menghindari pengejaran petugas berwajib. 

Sumber yang enggan menyebutkan namanya itu juga mensinyalir ada sindikat yang membecking jalur dustrubusi sianida ke Buru.

“ Bisa oknum-oknum penegak hukum maupun dari sipip tertentu yang punya akses rute pelayaran dan navigasi, bisnisnya sudah semacam kartel,” tandasnya.

Ditambahkan lagi, jika penyuplai utama sianida ke Pulau Buru hanya satu orang, jika lebih dari itu atau ada pemasok lain maka polisi akan sangat mudah menangkap para pelaku. Mengingat hukum bisnis akan berlaku.

“ Logikanya begini, kalau ada tiga orang, dengan permintaan yang tinggi maka mereka akan bersaing merebut pasar, saling sikut. Saling mata mematai, dan berujung saling lapor,” terangnya, tapi karena distributor sianida dari luar Maluku hanya satu maka dengan mudah mengendalikan rantai pasok agar bisa sampai ke penambang.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pakistan Beri Warning, Sejengkal Lagi Tembak Nuklir ke India

    Menteri Pakistan Beri Warning, Sejengkal Lagi Tembak Nuklir ke India

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • visibility 304
    • 0Komentar

    CNBC Indonesia – Menteri Perkeretaapian Pakistan Hanif Abbasi telah mengancam India dengan serangan nuklir. Hal ini menyusul serangan teroris di wilayah Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 wisatawan pada Selasa, 22 April lalu. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu (27/4/2025), Abbasi mengingatkan India bahwa Pakistan memiliki banyak rudal dan 130 hulu ledak nuklir, yang […]

  • Mateos  diduga Pengendali Jaringan Bisnis Minyak Oplosan Ambon

    Mateos  diduga Pengendali Jaringan Bisnis Minyak Oplosan Ambon

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Penangkapan 15 ton avtur oplosan oleh Ditreskrimsus Polda Maluku di kawasan Galala menyisahkan tanda tanya besar. Siapa dalang dibalik transaksi berbahaya ini dan bagaimana bahan bakar yang hanya digunakan untuk pesawat terbang itu bisa mudah didapatkan dan dioplos untuk kebutuhan kendaraan kapal laut. Berikut rangkuman penelusuran dekritmaluku.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya […]

  • Abdul Mu’ti : Pembangunan Bangsa Tak Hanya Bertumpu di Ekonomi

    Abdul Mu’ti : Pembangunan Bangsa Tak Hanya Bertumpu di Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • visibility 253
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesejahteraan material dan spiritual dalam upaya membangun bangsa yang beradab. “Pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan moral dan spiritual. Inilah keseimbangan yang menjadi kunci kemajuan bangsa yang beradab,” ujar Abdul Mu’ti disela […]

  • Tingkatkan SDM,Pemkab Maluku Tenggara Siapkan Strategi Percepatan Pendidikan S2

    Tingkatkan SDM,Pemkab Maluku Tenggara Siapkan Strategi Percepatan Pendidikan S2

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 80
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Sosialisasi Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Kamis 18 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menyampaikan apresiasi […]

  • Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • visibility 408
    • 0Komentar

    MALRA-DM : Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sukses menggelar forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Rabu,14 Mei 2025. Forum ini dihadiri semua komponen terkait, Wakil Bupati, Plt. Sekda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha, serta unsur masyarakat lainnya. Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun menekankan semua yang […]

  • Perkuat Jejaring Kolaboratif di KK Pulau Buano, Fokus Sasi di Desa Soleh-Waesala

    Perkuat Jejaring Kolaboratif di KK Pulau Buano, Fokus Sasi di Desa Soleh-Waesala

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • visibility 189
    • 0Komentar

    AMBON,DEMAL: Praktik penangkapan ikan destruktif mengancam ekosistem terumbu karang di Perairan Selat Buano, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Pengelolaan kolaboratif dan sasi dianggap efektif melindungi habitat laut dari eksploitasi tersebut. Upaya perlindungan tersebut kemudian diperkuat melalui program TFCCA. Teranyar, program yang dipimpin konsorsium Yayasan SAHARI bersama CTC dan KIRANIS kini memasuki fase rancangan dokumen pengelolaan kolaboratif. […]

expand_less