Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Sosok Pitoyo Rajanya Sianida, diduga Buka Rute Baru Ke Pulau Buru 

  • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Aktivitas penjualan sianida di Pulau Buru Kabupaten Buru untuk kepentingan pertambangan di Gunung Botak kian masif. 

Sianida memang sudah banyak digunakan sejak tambang itu buka pada tahun 2011 silam. Zat kimia berbahaya ini dipakai untuk mengikat biji mas dan memisahkannya dari material tanah. 

Dulunya di awal aktivitas pertambangan secara membabibuta, banyak pemodal  yang terlibat mendistribusikan sianida ke Gunung Botak. Akan tetapi dengan intesifitas penegakan hukum saat itu, bisnis sianida mulai berkurang. Tak semasif sebelumnya. 

Polisi terus memperketat razia dan juga pengawasan jalur pasok barang ke Pulau Buru. Akhirnya pendistrubusian sianida pun mulai terhambat. Berdampak terhadap para pemodal. 

Sisanya saat ini hanya tinggal satu saja yang bertahan. 

“ Yang kami dengar Pitoyo. Memang dulu banyak sekali yang bermain, tapi karena modal kecil dan beresiko pidana, akhirnya mereka gulung tikar,” ujar salah satu warga Namlea. Kamis,26 Juni 2025.

Menurutnya, nama Pitoyo sangat familar saat ini karena dia satu-satunya pemasok dan telah miliki jaringan pembeli yang stabil. 

“ Kalau dibilang dia Raja Sianida, satu-satunya pemasok,” ungkapnya lagi. 

Ditempat terpisah, dari  informasi yang dikumpulkan, sebanyak 350 kaleng zat kimia Sianida dengan berat per kaleng 50 kg dikabarkan pada pekan ini telah lolos masuk Pulau Buru untuk diperjualberilakan kepada para pendulang emas.

Zat kimia berbahaya itu mudahnya masuk ke Pulau Buru karena distributor mengubah-ubah rute pasok ke Pulau Buru. 

“ Banyak jalan menuju roma, banyak  Jalan menuju Gunung Botak,” kata salah satu informan yang menjelaskan taktik distributor Sianida ke Pulau Buru. 

Menurutnya, sianida yang sekarang beredar di Pulau Buru pemiliknya cuma satu, diduga seluruhnya dipasok Pitoyo.

Sosok Pitoyo sendiri sangat asing di telinga pengusaha Maluku,  dari penelusuran redaksi pria yang menamatkan S1 di Amerika itu sangat sulit dijumpai. 

Namanya santer dibicarakan dan menjadi pembicaraan hangat ketika Pemerintah Provinsi Maluku menerbitkan IPR untuk 10 Koperasi di Tambang Gunung Botak.

Sebab, tanpa sianida material emas tak berati apa-apa, jika kemudian IPR diterbitkan, bisnis sianida pun dikuatirkan semakin lancar tanpa hambatan berarti.

“ Jalur pasok diubah sekarang, hanya sebagian kecil saja yang menggunakan jalur Surabaya Ambon Buru, sekarang lebih banyak menggunakan Halmahera-Pulau Buru, ada pula yang masuk langsung ke Buru,” bebernya.

Itulah kenapa kata sumber anonim itu, polisi kesulitan untuk menghentikan penggunaan zat kimia di Pulau Buru.

Selain rantai pasok yang berubah-ubah, gudang penyimpanannya pun sering dimanipulatif, untuk menghindari pengejaran petugas berwajib. 

Sumber yang enggan menyebutkan namanya itu juga mensinyalir ada sindikat yang membecking jalur dustrubusi sianida ke Buru.

“ Bisa oknum-oknum penegak hukum maupun dari sipip tertentu yang punya akses rute pelayaran dan navigasi, bisnisnya sudah semacam kartel,” tandasnya.

Ditambahkan lagi, jika penyuplai utama sianida ke Pulau Buru hanya satu orang, jika lebih dari itu atau ada pemasok lain maka polisi akan sangat mudah menangkap para pelaku. Mengingat hukum bisnis akan berlaku.

“ Logikanya begini, kalau ada tiga orang, dengan permintaan yang tinggi maka mereka akan bersaing merebut pasar, saling sikut. Saling mata mematai, dan berujung saling lapor,” terangnya, tapi karena distributor sianida dari luar Maluku hanya satu maka dengan mudah mengendalikan rantai pasok agar bisa sampai ke penambang.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden diminta Setujui Usulan DOB Dari Maluku Sebagai Kado HUT RI Ke-80

    Presiden diminta Setujui Usulan DOB Dari Maluku Sebagai Kado HUT RI Ke-80

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • visibility 805
    • 0Komentar

    JAKARTA-DM : – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina, meminta Presiden Prabowo Subianto menyetujui sejumlah usulan pemekaran Daerah Pemekaran Baru (DOB) sebagai kado HUT Ke 80 bagi masyatakat Maluku yang mendiami kawasan 3T (terluar,terdepan,tertinggal).

  • Lepas 21 PMO-BA, Wabup Ingatkan Profesional di Lapangan

    Lepas 21 PMO-BA, Wabup Ingatkan Profesional di Lapangan

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • visibility 153
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan Program Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Koperasi kata Wagubm sebagai sokoguru perekonomian bangsa harus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal dengan semangat gotong royong dan keadilan sosial. “Tugas saudara-saudara bukan sekadar administratif, tetapi […]

  • KAHMI Maluku Dorong Kebijakan Pro Rakyat dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah

    KAHMI Maluku Dorong Kebijakan Pro Rakyat dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TERNATE – DM : Pertemuan Regional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang berlangsung 23-24 Agustus di Kota Ternate menjadi entri point untuk mendorong dan mengkonsolidasikan kepentingan pembangunan ekonomi  berbasis potensi daerah. Secara regional, pertemuan yang dihadiri Presidium KAHMI Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Barat Daya dan Papua Barat selama dua hari, menjadi bagian penting […]

  • Polda Maluku Berhasil Ungkap Praktik Pengoplosan BBM di Ambon

    Polda Maluku Berhasil Ungkap Praktik Pengoplosan BBM di Ambon

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aparat Kepolisian Daerah Maluku berhasil mengungkap praktik pengoplosan BBM bersubsidi  di kota Ambon.  Dalam kasus itu, penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Maluku telah menetapkan  2 orang pelaku sebagai Tersangka dan mengamankan barang bukti 15.000 liter solar oplosan.  Dua Tersangka dugaan Tindak Pidana di bidang Minyak dan Gas Bumi yang telah diamankan di rutan […]

  • Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sudah saatnya pemerintah daerah Maluku menempatkan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat sebagai agenda utama pembangunan daerah.

  • Kemenpar Sebut FPMK Masuk Prioritas Nasional Kharisma Event Nusantara

    Kemenpar Sebut FPMK Masuk Prioritas Nasional Kharisma Event Nusantara

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • visibility 201
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) mengapresiasi Festival Pesona Meti Kei (FPMK) yang berlangsung meriah di Kabupaten Maluku Tenggara pada 20–27 Oktober 2025. Ketua Tim Kerja Kemenpar untuk Wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Rosalin Petrina Kristianti, menegaskan FPMK merupakan salah satu kegiatan unggulan yang masuk dalam program prioritas nasional Kharisma Event Nusantara […]

expand_less