Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Jejaring Kolaboratif Susun SOP Pengawasan, Lanjutkan dengan Praktik Lapangan

  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALUKU,-DEMAL; Jejaring kelompok pengelolaan kolaboratif di wilayah Pulau Buano, Desa Soleh, dan Desa Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengawasan Kolaboratif Kawasan Konservasi sebagai pedoman bersama dalam memperkuat pengawasan sumber daya pesisir dan laut.

Penyusunan SOP tersebut dilakukan melalui Lokakarya Penyusunan dan Uji Coba SOP Pengawasan Kolaboratif yang berlangsung pada 3–4 September 2026 di Kantor Yayasan SAHARI, Desa Nuruwe. Kegiatan ini melibatkan jejaring kelompok kolaboratif dari Desa Buano Utara, Buano Selatan, Soleh, dan Waesala.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan melalui Program TFCCA yang dilaksanakan oleh konsorsium Yayasan SAHARI bersama CTC dan KIRANIS. Lokakarya mencakup penyusunan SOP, uji coba, serta evaluasi dan perbaikan berdasarkan pengalaman peserta di lapangan.

Koordinator Program Yayasan SAHARI, Asura, mengatakan penyusunan SOP menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara kolaboratif.

“Penyusunan dan uji coba SOP Pengawasan Kolaboratif ini bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Selain itu, berbagai upaya konservasi seperti KKD, Bank Ikan, DPL, dan pengawasan masyarakat dapat disatukan dalam satu jejaring kerja sama yang lebih terkoordinasi,” jelasnya.

para peserta langsung melakukan uji coba pengawasan kolaboratif di sekitar perairan Desa Nuruwe dan Desa Kaibobo. (dok istimewa)

 

Suasana Lokakarya Penyusunan dan Uji Coba SOP Pengawasan Kolaboratif. (dok istimewa)

Setelah penyusunan SOP, para peserta langsung melakukan uji coba pengawasan kolaboratif di sekitar perairan Desa Nuruwe dan Desa Kaibobo. Dalam kegiatan tersebut, peserta mempraktikkan prosedur pengawasan dengan melakukan pendataan terhadap nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan serta mencatat berbagai temuan selama pelaksanaan pengawasan.

Hasil uji coba SOP pengawasan kolaboratif tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk melihat kesesuaian SOP dengan kondisi nyata di lapangan. Masukan dari peserta digunakan untuk menyempurnakan prosedur agar lebih mudah diterapkan dan mampu menjawab kebutuhan pengawasan masyarakat.

Asura berharap, pendekatan kolaboratif ini dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, dan mekanisme tindak lanjut antarpihak. Dengan demikian, berbagai inisiatif konservasi yang telah berjalan dapat saling melengkapi dalam mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di Pulau Buano dan wilayah sekitarnya.

“SOP Pengawasan Kolaboratif juga disusun sebagai pedoman untuk memastikan kegiatan pengawasan berlangsung secara terarah, tertib secara administrasi, serta sesuai dengan peraturan dan norma yang berlaku,” jelasnya.

Asura menambahkan lokakarya diakhiri dengan finalisasi dokumen SOP Pengawasan Kolaboratif. Proses tersebut dikawal dan didampingi oleh Yayasan SAHARI bersama Cabang Dinas Gugus Pulau II dan mitra konsorsium.

Dengan tersusunnya SOP ini, berbagai usulan dan kebutuhan pengawasan dari para pihak dapat dituangkan dalam satu dokumen bersama.

“Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat praktik pengawasan kolaboratif dan mendukung pengelolaan sumber daya pesisir dan laut yang berkelanjutan di Pulau Buano dan sekitarnya,” harapnya.

  • Penulis: Jaya Barens

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Kepastian Usai Digelar Sidang, Kasus WRL “Menguap” di DPP Hanura

    Tak Ada Kepastian Usai Digelar Sidang, Kasus WRL “Menguap” di DPP Hanura

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Badan Kehormatan Partai Hanura belum juga menyampaikan hasil Sidang Etik yang digelar beberapa waktu lalu kepada publik tuai respon negatif dari Pukat Seram sebagai pihak pelapor. Ketua Pukat Seram Fakhri Asyahtri bahkan menduga ada intrik tertentu sehingga DPP Hanura beluk juga mengeluarkan putusan terkait dua pelanggaran etik yang melilit William R Lomo oknum […]

  • Optimis Peroleh Laba, Kailola : Panca Karya Bukan Lagi Beban Tapi Anugerah

    Optimis Peroleh Laba, Kailola : Panca Karya Bukan Lagi Beban Tapi Anugerah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • visibility 522
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; PD Panca Karya kini memasuki era baru di bawah kepemimpinan triumvirat strategis yang solid. Kombinasi antara Direktur Utama sebagai pemimpin yang bertangan dingin dan rendah hati Direktur Keuangan  Sang Penjaga Arus yang menjamin keberlanjutan finansial, serta Direktur Operasional sebagai Mesin Penggerak eksekusi lapangan, diyakini akan  membawa perusahaan pelat merah itu melampaui target pertumbuhan […]

  • Ternyata Kompol Soleman Korban Fitnah, Tak Terlibat Skandal Sianida Mardika

    Ternyata Kompol Soleman Korban Fitnah, Tak Terlibat Skandal Sianida Mardika

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • visibility 341
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Pengusaha Kota Ambon yang rukonya digrebek Ditreskrimsus Polda Maluku beberapa waktu lalu karena menyimpan Sianida membantah adanya “keterlibatan” Kompol Soleman dalam skandal pemerasan dan suap Sianida. “Beta sudah bantah keterangan Erik di BAP waktu pemeriksaan konfrotir. Dia sebut Hj Soleman, dia sebut nama-nama, paling banyak. Beta seng pernah ngomong (dengan Hj Soleman/Kompol Soleman),ia […]

  • Pemkab Maluku Tenggara Dukung Pembangunan Gereja St. Antonius de Padua di Semawi

    Pemkab Maluku Tenggara Dukung Pembangunan Gereja St. Antonius de Padua di Semawi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • visibility 81
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan komitmennya mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan rohani masyarakat dan pembangunan manusia di daerah kepulauan tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat mewakili Bupati Maluku Tenggara dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja St. Antonius de Padua Stasi […]

  • Tingkatkan SDM Kesehatan, Pemkab Malra Sukses Sekolahkan Puluhan Bidan

    Tingkatkan SDM Kesehatan, Pemkab Malra Sukses Sekolahkan Puluhan Bidan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • visibility 356
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebanyak 95 bidan asal Maluku Tenggara berhasil menyelesaikan pendidikan profesi dan resmi diwisuda pada 2025. Para bidan ini merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkses) Makassar. “Kami bangga, karena 95 bidan dari Malra hari ini resmi menjadi tenaga profesional. Ini […]

  • Panca Karya Bantah Terjadi Pungli di Lintasan Hunimua-Waipirit

    Panca Karya Bantah Terjadi Pungli di Lintasan Hunimua-Waipirit

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • visibility 149
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL ; Direktur PD.Panca Karya M.Rany Tualeka menegaskan jika tarif untuk tiket di tiap kelas yang dipatok PD.Panca Karya pada lintasan Hunimua-Waipirit sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. “Tidak ada pungutan liar atau biaya lain-lain untuk penumpang kelas ekonomi. Harga tiket itu sudah sesuai dengan peraturan, dan tiket dibeli melalui aplikasi online,” tegas Tualeka […]

expand_less