Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Pembangunan Kantor Kodam di Waetomu Dipastikan Aman Secara Hidrologis dan Ekologis

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON,-DEMAL ; Langkah Kodam XV/Pattimura dalam mengoptimalkan tata ruang melalui pembangunan fasilitas kantor di atas bantaran Sungai Waetomu mendapat respons positif dari kalangan akademisi dan kepemudaan.

Pembangunan ini dinilai sebagai solusi taktis yang aman untuk memenuhi kebutuhan mendesak operasional satuan, sekaligus mempercantik kawasan sekitar markas komando tanpa mengabaikan faktor keselamatan lingkungan.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Wilyah Maluku.

Ketua PW-PMPI Risman Soulissa, menilai langkah penataan yang dilakukan oleh jajaran Kodam XV/Pattimura merupakan pemanfaatan ruang yang sangat efisien di tengah terbatasnya lahan perkotaan di Ambon.

Kebutuhan fasilitas perkantoran militer yang representatif dinilai sangat krusial demi menunjang kelancaran tugas-tugas pertahanan dan pelayanan masyarakat di wilayah Maluku.

“Pembangunan fasilitas kantor di atas Sungai Waetomu ini merupakan kebutuhan riil dari Kodam XV/Pattimura yang harus kita dukung bersama. Kami melihat proyek ini sudah direncanakan secara matang dengan mengutamakan aspek keamanan ruang dan hidrologis, sehingga aliran sungai tetap berjalan lancar dan aman dari risiko luapan air,” ujar Risman Soulissa saat memberikan keterangan pers di Ambon.

Risman menambahkan bahwa masyarakat dan elemen pemuda sepatutnya memberikan dukungan penuh terhadap pemenuhan fasilitas pertahanan ini.

“Kesiapan sarana perkantoran yang memadai di lingkungan Kodam secara langsung akan berkontribusi pada optimalisasi kinerja TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta membantu program-program pembangunan daerah dibidang pertahanan,” bebernya.

Dari sisi teknis, konstruksi perkantoran yang dibangun vertikal di atas badan sungai ini tetap mengedepankan kelestarian fungsi ekologis.

“ Kajian mendalam pasti sudah dilakukan dengan matang dan terencana dengan baik, Pihak Kodam pastinya sudah menganalisa dengan cermat seluruh aspek yang ada, sehingga bagi kami tak ada masalah yang perlu diperdebatkan,” tegasnya.

Risman bahkan menyebut pihak perencana sudah pastu akan memperhitungkan situasi terburuk apalagi tentang saluran air di bawah bangunan dipastikan tetap terjaga kelancarannya, sementara struktur bantaran sungai justru diperkuat agar menjadi lebih rapi, kokoh, dan bebas dari tumpukan sampah.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Skenaris Perang Iran Versus Israel (+USA)

    Tiga Skenaris Perang Iran Versus Israel (+USA)

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • visibility 1.724
    • 0Komentar

    Jika Imam Khamenei Terbunuh? Oleh Denny JA Di bulan Ramadan, malam di Tel Aviv sunyi, lalu sirene meraung. Di Teheran, langit menyala oleh cahaya ledakan. Dikabarkan beberapa pejabat kunci Iran tewas terbunuh. Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran dan keturunan dinasti Pahlavi, tampil berpidato. Ia menyerukan agar rakyat Iran bangkit melawan rezim Ayatollah Ali Khamenei […]

  • Why Car Subscription Services Are Rapidly Gaining Popularity

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Donec tristique dolor rutrum, bibendum ex nec, placerat dolor. Sed hendrerit lorem eu eros mollis pellentesque. Mauris non porttitor risus. Nulla feugiat risus sit amet ex lobortis, ut gravida magna congue. Vivamus accumsan augue sit amet blandit ultricies. Nullam ac eleifend mi, in malesuada tortor. Etiam quis tristique massa. Nullam mollis diam ac vehicula ultrices. […]

  • PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

    PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • visibility 465
    • 0Komentar

    PT PLN (Persero) mengajak jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025. Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui 6 kategori yang dilombakan, yakni karya […]

  • Dua Mahasiswa KKM UGM Meninggal Dunia, Pemkab Malra Berduka 

    Dua Mahasiswa KKM UGM Meninggal Dunia, Pemkab Malra Berduka 

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • visibility 487
    • 0Komentar

    AMBOM-DM : Dua mahasiswa asal Universitas Gadja Mada (UGM) dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tenggelamnya loang boat di Maluku Tenggara. Selasa,1 Juli 2025. Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengatakan, sesuai informasi sementara yang didapati, tenggelamnya loang boat itu diakibatkan oleh cuaca yang buruk dan gelombang tinggi.  “ Saya telah memerintahkan untuk dilakukan investigasi […]

  • Berkedok Penegakan Hukum, Hartini Ungkap Oknum Pemesan Sianida

    Berkedok Penegakan Hukum, Hartini Ungkap Oknum Pemesan Sianida

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Puluhan karung Sianida yang digrebek Ditreskrimus Polda Maluku kuat dugaan sisa dari bisnis haram yang selama ini melibatkan dua oknum Polisi, satu bertugas di Polres MBD dan satunya oknum Ditpolairud Maluku. “Jumlah keseluruhan itu 300 karton, (digrebek) itu sisa,” kata Hartini pemilik ruko yang digrebek polisi, Kamis, 25 September 2025. Hartini yang kini […]

  • Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka […]

expand_less