Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

PDAM Gwar Gwamar Minta Maaf ke Pelanggan, Buntut Krisis Air Berish

  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DOBO,-DEMAL;Kekeringan yang melanda Kabupaten Kepulauan Aru mulai mengganggu pelayanan air bersih. Debit sumber air menurun, sejumlah pompa mengalami kerusakan, sementara keterbatasan anggaran membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gwar Gwamar Dobo harus bekerja dengan sarana yang terbatas.

Kondisi tersebut berdampak pada distribusi air ke sejumlah wilayah pelanggan. Manajemen PDAM pun menyampaikan permintaan maaf atas pelayanan yang belum maksimal.

Direktur PDAM Gwar Gwamar Dobo, Abraham Mangar, Kamis (17/9/2026), mengatakan kekeringan menjadi salah satu faktor utama terganggunya pasokan air bersih.

“Atas nama seluruh karyawan dan dewan pengawas, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan pelanggan PDAM karena pelayanan kami mungkin kurang maksimal. Kondisi ini bukan sesuatu yang disengaja, tetapi memang akibat kondisi kekeringan yang terjadi,” ujar Abraham.

Menurutnya, PDAM telah melakukan sejumlah langkah teknis untuk mempertahankan pelayanan, termasuk menempatkan pompa pada sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air.

Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya mampu mengatasi persoalan karena debit sumber air terus menurun. Kondisi diperparah dengan kerusakan beberapa unit pompa.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, PDAM diarahkan menambah armada maupun unit pompa untuk mengoptimalkan sumber-sumber air yang masih bisa dimanfaatkan.

Salah satu sumber potensial berada di kawasan Kilo. Di lokasi tersebut terdapat sekitar 65 sumur yang menurut Abraham belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan peralatan pompa.

“Kalau sumur di Kilo dapat dimanfaatkan, airnya bisa membantu mengaliri jaringan pipa mulai dari Tanjung, Sipur, Siwalima, hingga wilayah Kampung Cina,” katanya.

Wilayah yang terdampak gangguan distribusi akibat kekeringan antara lain Tanjung, Sipur, Siwalima, Besi Tua hingga Kampung Cina.

Keuangan PDAM Masih Jadi Persoalan

Di tengah tekanan kekeringan, PDAM Gwar Gwamar juga menghadapi persoalan lain, yakni keterbatasan anggaran untuk melakukan perbaikan maupun pengadaan sarana pendukung pelayanan.

Abraham mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK dan BPKP, kondisi keuangan perusahaan daerah tersebut masih membutuhkan perhatian serius.

“Ketika saya mulai masuk pada April, kami melihat kondisi keuangan yang cukup berat. Namun mulai Mei, kami bersama dewan pengawas dan seluruh teman-teman berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan, PDAM mengaku tetap berupaya merespons setiap pengaduan pelanggan dan melakukan perbaikan sesuai kemampuan perusahaan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga disebut memberikan perhatian terhadap persoalan ketersediaan air bersih. Dalam pertemuan dengan pemerintah daerah, direncanakan pembangunan instalasi pengolahan dan penampungan air berskala besar mulai awal tahun mendatang.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menghadapi persoalan kekeringan, melalui penyediaan tempat penampungan sekaligus sistem pengolahan air.

“Harapannya, ketika musim kemarau terjadi, masyarakat tidak terlalu merasakan dampaknya karena kita memiliki tempat penampungan dan sistem pengolahan air yang memadai,” kata Abraham.

Dewan Pengawas Dorong Penagihan Piutang

Sementara itu, Dewan Pengawas PDAM Gwar Gwamar, Stan Suarlembit, mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan kepada pelanggan yang masih memiliki tunggakan pembayaran air bersih.

Menurut Suarlembit, piutang pelanggan, termasuk tunggakan dari sejumlah instansi pemerintah, perlu segera ditindaklanjuti untuk membantu memperkuat kondisi keuangan PDAM.

Persoalan tersebut telah dibahas dalam pertemuan yang melibatkan Direktur PDAM, dewan pengawas, bagian teknik, SPI, Bupati Kepulauan Aru dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Kami menyampaikan data-data mengenai utang piutang yang ada. Bupati merespons dengan sangat positif dan mengupayakan agar tunggakan tersebut dapat dibayarkan,” ujar Suarlembit.

Ia menilai pembayaran tunggakan akan membantu PDAM memperbaiki sarana sekaligus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Suarlembit juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan sarana penampungan dan pengolahan air guna meningkatkan kapasitas pelayanan PDAM.

Dengan optimalisasi sumber air, dukungan peralatan, serta pembenahan kondisi keuangan, PDAM Gwar Gwamar diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan mengurangi dampak kekeringan terhadap pelanggan, terutama saat musim kemarau.

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Empat Tahun Hanya Dua Kali Pernikahan di MBD, Malteng 1000 Pernikahan/Tahun

    Dalam Empat Tahun Hanya Dua Kali Pernikahan di MBD, Malteng 1000 Pernikahan/Tahun

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • visibility 153
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL:Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) cukup lambat, salah satu pengaruh yakni minimnya pernikahan di wilayah tersebut. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2021 sampai tahun 2024 tak ada satupun pernikahan yang terekam di Kabupaten MBD. Tercatat nol pernikahan. Uniknya lagi, di tahun 2025 hanya dua kali pernikahan. Saat ini jumlah […]

  • Pernyataan Wagub Timbulkan Keresahan Ummat Islam, MUI : Pemerintah Harus Berhati-hati…

    Pernyataan Wagub Timbulkan Keresahan Ummat Islam, MUI : Pemerintah Harus Berhati-hati…

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • visibility 401
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Majelis Ulama Islam (MUI) Provinsi Maluku menyesalkan dan sangat menyayangkan penyampaian Wakil Gubernur dalam Sambutannya pada acara di Kabupaten Maluku Barat Daya. Pernyataan itu  telah menimbulkan keresahan di kalangan Umat Islam di Maluku. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Wakil Ketua Umum I, Drs. H. Abd Haji Latu, Wakil Ketua II, Drs. H Rust […]

  • Ketika Lampu Larvul Ngabal Padam: Piala Boleh Berpindah, Katong Punya Persaudaraan Jangan Pernah Usai

    Ketika Lampu Larvul Ngabal Padam: Piala Boleh Berpindah, Katong Punya Persaudaraan Jangan Pernah Usai

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Catatan Usai Bupati Cup 2026 Oleh : Adolof Labetubun, Laki-laki topi merah   Gemuruh itu akhirnya melumat habis dirinya sendiri. Sorak-sorai yang berminggu-minggu bersemayam di langit-langit Gedung Serbaguna Larvul Ngabal mendadak surut, menyisakan kesunyian yang merayap di sela-sela kursi penonton. Turnamen Bola Voli Bupati Cup Maluku Tenggara 2026 resmi mengetuk palu penutupnya. Di atas lapangan […]

  • Bahas RUU Provinsi Kepulauan di Senayan, Presiden Tunjuk Delapan Menteri

    Bahas RUU Provinsi Kepulauan di Senayan, Presiden Tunjuk Delapan Menteri

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • visibility 664
    • 0Komentar

      JAKARTA.- DEMAL ; Kolaborasi dua senator asal Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina dan Novita Anakota untuk menggolkan ulang Rancangan Undang-undang tentang Provinsi Kepulauan di Parlemen Senayan menarik perhatian Presiden Prabowo. Bisri merupakan wakil dari Provinsi Maluku di Komite I DPD-RI, yang membidangi urusan Otonomi Daerah, Hubungan Pusat dan Daerah serta masalah politik, hukum dan […]

  • Rapat di Bappeda, Senator Bisri Bahas Hilirisasi Rempah Hingga Data Base SDA Maluku

    Rapat di Bappeda, Senator Bisri Bahas Hilirisasi Rempah Hingga Data Base SDA Maluku

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • visibility 651
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Sudah waktunya Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsepkan hilirisasi rempah-rempat Maluku, baik itu kopra, cengkih, pala maupun komuditas  alam lainnya. Hal ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan juga memicu pertumbuhan ekonomi.  “PAD Maluku sangat kecil, parahnya banyak regulasi membatasi kewenangan daerah untuk mengelolah  Sumber Daya Alam yang ada,” ungkap Anggota Dewan […]

  • Pemkab Maluku Tenggara Bekali Kader Posyandu Perkuat Program Gizi Berbasis Pangan Lokal

    Pemkab Maluku Tenggara Bekali Kader Posyandu Perkuat Program Gizi Berbasis Pangan Lokal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • visibility 208
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara terus memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Pembekalan Tim Kader Posyandu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, di Ohoimel Resort, Ohoi Ohoililir, Provinsi Maluku, Rabu 17 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas […]

expand_less