Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

KAHMI Maluku Dorong Kebijakan Pro Rakyat dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah

  • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar


TERNATE – DM :
Pertemuan Regional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang berlangsung 23-24 Agustus di Kota Ternate menjadi entri point untuk mendorong dan mengkonsolidasikan kepentingan pembangunan ekonomi  berbasis potensi daerah.

Secara regional, pertemuan yang dihadiri Presidium KAHMI Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Barat Daya dan Papua Barat selama dua hari, menjadi bagian penting dalam kerja-kerja pengabdian terhadap masyarakat dan daerah. 

Pertemuan Regional KAHMI Indonesia Timur dihadiri Koordinator Presidium KAHMI Nasional, Rifqynizami Karsayuda (Ketua Komisi II DPR RI), A Riza Patria (Wakil Menteri Desa) dan Nusron Wahid (Menteri ATR/Kepala BPN) itu pihaknya merekomendasikan sejumlah point penting yang berkaitan dengan kondisi internal maupun eksternal keorganisasian.

” Dalam pokok pikiran MW KAHMI MALUKU pada pertemuan Regional KAHMI Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya,  di Ternate, kami menuangkan sejumlah point yang dijadikan sebagai piagam. Baim bersifat internal maupun eksternal,” akui Presidum KAHMI Maluku Bin Raudha Arief Hanoeboen,Minggu 24 Agustus 2025.

Raudha merincikan point-point pikiran MW KAHMI Maluku yang disampaikan agar direspons dan ditindak lanjuti yakni; 

Internal:

Memperhatikan dan memperkuat potensi kader, baik di Pemerintahan, penyelenggara Pemilu, Partai politik dan juga penguatan ekonomi keluarga besar hijau hitam (HMI).

Konsolidasi internal KAHMI dalam setiap tingkatan. Penguatan kapasitas kader, lewat beasiswa dll.

Eksternal

Meminta kepada Pemerintah pusat agar meninjau kembali  kebijakan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) terutama mekanisme Penangkapan Ikan Terukur (PIT)  yang sangat merugikan bagi daerah kepualauan terutama Maluku yang sangat besar potensi perikanannya. Sekaligus mempercepat proses menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan menpercepat pembangunan Maluku Integrated Port (MIP).

Pemerintah pusat agar memperhatikan  dampak dari kebijakan tersebut,  salah satunya yang sangat merugikan adalah eksploitasi SDA perikanan oleh kapal industri tanpa pencatatan di pelabuhan lokal. Kapal-kapal besar (>30 GT) yang beroperasi di WPP 718 banyak dari luar daerah, dan hasil tangkapannya tidak dicatat di pelabuhan lokal, sehingga tidak tercermin dalam perhitungan DBH maupun PAD daerah  . Akibatnya, dana yang seharusnya mengalir ke daerah terlewatkan.

KAHMI Maluku menilai bahwa regulasi yang sentralistik memiskinkan daerah, khususnya daerah dgn potensi SDA melimpah seperti Maluku.

⁠Secara umum, KAHMI Maluku mendukung operasionalisasi Blok Migas Masela di Kepualaun KKT-MBD, tetapi juga ikut mendorong agar ada Participating Interest (PI) yang dikelola oleh Maluku Energi Abadi (MEA), Perusahaan Daerah atau BUMD Pemerintah Maluku.

Peningkatan infrasturktur untuk mendukung konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Maluku yang wilayahnya 94% laut, sebagsi solusi untuk mengurangi ketimpangan, mengurangi kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

⁠Mendukung program hilirisasi diberbagai sektor strategis seperti perikanan, pertanian dan perkebunan, sektor migas dan energi serta sektor pariwisata.

Mendukung Program pemerintahan Prabowo, seperti Koperasi Merah Putih (KMP) dll, dan mendorong pelibatan kader HMI secara penuh dalam program-program tersebut.

Raudha mengaku, selain para Majelis Nasional (MN) KAHMI yang hadir, kegiatan urung rembuk dan silaturahmi alumni HMI secara regional juga dihadiri Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani serta ⁠Kordinator dan presidium MW/MD KAHMI se Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya dan Papua Selatan.

Raudha berharap, pokok pikiran MD KAHMI Maluku dapat ditindak lanjuti Presidium MN KAHMI sebagai wujud dari konstribusi terhadap pertumbuhan ekononi dan pembangunan untuk Maluku.

“Tentunta, pertemuan KAHMI Regional itu menjadi forum penting dan strategis untuk mengagregasi kepentingan Maluku dalam agenda pembangunan daerah. Kami sangat berharap, pokok pikiran KAHMI Maluku dapat ditindak lanjuti untuk didorong dalam pusaran kebijakan nasional kedepan,” harap Akademisi Fakultas Ekonomi-Bisnis Unpatti tersebut.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ingatkan, TP-PKK Penggerak Ekonomi Keluarga

    Bupati Ingatkan, TP-PKK Penggerak Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • visibility 187
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus ujung tombak pemberdayaan perempuan. Hal itu disampaikannya saat melantik kepengurusan baru PKK Kabupaten Maluku Tenggara periode 2025–2030 di aula kantor bupati, Kamis 18 September 2025. Bupati menyebut jaringan PKK yang menjangkau hingga […]

  • Pemkab Aru Raih Predikat Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum

    Pemkab Aru Raih Predikat Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DOBO.DEMAL;– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru meraih predikat istimewa dalam indeks reformasi hukum, penghargaan itu diserahkan secara langsung kepada Bupati Timosius Kaidel oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Maluku, Saiful Sahri, Minggu, 8 Februari 2026. Berdasarkan penilaian Kementrian Hukum, dari 11 kabupaten/kota di Maluku yang dinilai patuh, Kepulauan Aru mencatatkan kualitas […]

  • Polemik PT.SIM Berakhir, Aktivis : Keputusan Bupati Tepat, Demi Investasi dan Rakyat

    Polemik PT.SIM Berakhir, Aktivis : Keputusan Bupati Tepat, Demi Investasi dan Rakyat

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • visibility 475
    • 0Komentar

      AMBON-DM: Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menuai pujian setelah berani menghentikan sementara aktivitas PT Spice Islands Maluku (SIM). Langkah yang sempat dianggap anti-investasi itu justru terbukti sebagai strategi jitu meredam konflik, membuka ruang dialog, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap berjalan beriringan dengan keberlanjutan investasi. Kalangan aktivis organisasi kemahasiswaan dan kepemudaaan Islam menilai kebijakan […]

  • Dinkes Malra Turunkan Lima Dokter Spesialis Gelar PKB di Desa Ohoira

    Dinkes Malra Turunkan Lima Dokter Spesialis Gelar PKB di Desa Ohoira

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • visibility 173
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, maka dimomentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Desa Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kamis 6 November […]

  • Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • visibility 102
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya diterapkan di Maluku Tenggara, tetapi berlaku secara nasional. Oleh karena itu, dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan penting berbasis data. “Kerja harus berdasarkan data. Peningkatan sumber daya manusia juga harus menjadi prioritas agar mampu melahirkan inovasi untuk pengembangan daerah,” tegas […]

  • Pemkot  Tual Siap Ekspor 15 Ton Ikan Segar  Langsung Ke Vientam

    Pemkot  Tual Siap Ekspor 15 Ton Ikan Segar  Langsung Ke Vientam

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • visibility 320
    • 0Komentar

    TUAL-DM: Sebanyak 15 ton ikan segar asal Kota Tual siap diekspor pekan depan ke Vietnam langsung dari Tual. Ikan yang akan diekspor terdiri dari jenis Ikan Kerapu, Ikan Angola, Ikan Tuna, Ikan Kakap, semuanya merupakan hasil tangkapan nelayan Tual dengan nilai jual sebesar Rp3,3 miliar (kurs 16.850). Untuk mendukung kelancaran proses ekspor perdana tahun 2025 […]

expand_less