Gubernur Didesak Tempatkan Perwakilan MBD di PT.MEA
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Alberthus Y.R Pormes
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMBON.-DEMAL ; Gubernur Maluku, Hendrik Lewriassa diminta untuk menempatkan perwakilan Maluku Barat Daya (MBD) dalam struktur PT Maluku Energi Abadi (MEA) mengingat MBD bikan daerah pendukung atau stakeholder Blok Masela namun merupakan daerah penghasil.
Hal ini ditegaskan Alberthus Y.R Pormes, salah satu tokoh muda MBD yang juga Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku kepada wartawan di Ambon.
Pormes menambahkan, tidak ditemukan adanya unsur MBD dalam struktur PT.MEA padahal ada beberapa tokoh MBD yang punya kompetensi untuk masuk dalam perusahaan daerah yang bakal ikut terlibat dalam pengelolaan Blok Masela itu.
“Memang dalam struktur ada perwakilan dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar yaitu pak Stenly Alakaman, yang tidak terlihat adalah perwakilan dari MBD,” bebernya.
Padahal, lanjut dia, adanya unsur MBD di perusahaan daerah itu, akan ikut memperjuangkan kepentingan MBD sebagai daerah penghasil dalam pengelolaan proyek strategis nasional tersebut.
Ia juga katakan, kalau selama ini perusahaan daerah disoroti soal kompetensi figur yang ditempatkan, hal ini dapat diminimalisir dengan unsur keterwakilan wilayah.
“Semua tahu kalau selama ini penempatan figur dalam perusahaan daerah termasuk PT.MEA menuai kirtikan karena kebanyakan adalah mantan politisi. Tapi kalau sudah demikian mestinya unsur keterwakilan wilayah juga harus terpenuhi. Yang terjadi MBD seperti tidak diperhitungkan sama sekali,” kesalnya.
Ia juga menyinggung soal perekrutmen tenaga kerja yang mewajibkan harus berKTP Tanimbar dan sempat menimbulkan gelombang reaksi protes.
“Saya kuatirkan ada penilaian MBD sengaja dipinggirkan bahkan disingkirkan dalan peglngelolaan Blok Masela. Ini yang harus dipertimbangkan bapak Gubernur Maluku,” kata Pormes. (**)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar