Rabu, 20 Mei 2026
light_mode

PAD Melonjak Saat Covid-19 Melanda, Ditangan Jais Ely, Saat Ini Dispar Cuma Sumbang 300 Juta

  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Pada tahun 2022, ditengah kebijakan Pemerintah Pusat untuk menutup semua tempat-tempat rekreasi dan memberlakukan kunjungan terbatas pada sarana parawisata sebagai mitigasi penyebaran Covid-19, Dinas Parawisata Provinsi Maluku mampu mengumpulkan 700 juta untuk PAD Maluku. 

Kini setelah keadaan pulih, aktifitas masyarakat mulai normal seperti sedia kala, PAD asal Dinas Parawisata justeru anjlok. 

Kinerja Jais Ely sebagai Kepala Dinas Parawisata Provinsi Maluku langsung tuai kritikan dari wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku. Selasa,8 Juli 2025.

Wakil Ketua Komisi IV Dali Syarifudin geram, karena selama kurun waktu enam bulan terakhir Dinas Parawisata Provinsi Maluku hanya dapat menyumbang Rp300 juta dari target yang telah ditetapkan. 

Dalam dokumen pembahasan APBD 2025, target PAD Dispar Maluku dipatok sebesar Rp1,01 miliar. Namun hingga pertengahan tahun ini, realisasinya baru mencapai Rp300 juta. 

“Dari capaian ini, bagi kami harus menjadi sinyal untuk perlunya strategi baru dalam pengelolaan sektor pariwisata di Maluku oleh pihak Dispar,” kata Dali Syarifudin pada forum itu. 

Uniknya lagi, angka itu hanya didapat dari satu lokasi saja yakni Pantai Liang, padahal Provinsi Maluku punya tiga objek wisata yang harusnya dikolah untuk meningkatkan PAD. 

Pantai Liang sendiri dikatakan sudah menjadi aset Pemerintah Provinsi Maluku, yang dibeli dengan harga Rp10 miliar. 

“Nilai investasi tidak sebanding dengan pemasukan. Perlu evaluasi total agar destinasi yang sudah ada bisa dimaksimalkan,” tegas politisi asal Partai Persatuan Pembangunan itu.

Untuk diketahui, ditengah minimnya inovasi dan kreatifitas yang dilakukan Jais Ely sebagai Kepala Dinas Parawisata Provinsi Maluku, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa juga membebani Jais Ely untuk mengurusi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Maluku. Salah satu OPD yang sangat berpotensi besar dapat mendongrak PAD Provisni Maluku. 

Jais Ely ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas OPD tersebut menggantikan Kepala Dinas Defenitip Yahya Kota yang sedang izin cuti.(*)

Editor : Abd Karim 

Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Ranperda Pemekaran Kecamatan di Jazirah Dapat Dukungan Elit Muda Leihitu

    Usulan Ranperda Pemekaran Kecamatan di Jazirah Dapat Dukungan Elit Muda Leihitu

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • visibility 335
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Rencana  pembentukan dua kecamatan baru di wilayah jazirah Leihitu yang diinisiasi Subhan Nur salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, mendapat dukungan dari elit muda setempat. “ Kami sangat mendukung gagasan ini,” kata Sahril Salamena salah satu elit muda setempat, dalam jumpa pers. Rabu,21 Mei 2025. Salamena menjelaskan, […]

  • Wabub Malra Jadi Irup Harhubnas 2025, Ini Pesannya

    Wabub Malra Jadi Irup Harhubnas 2025, Ini Pesannya

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 204
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DM ; Wakil Bupati (Wabup)Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan bahwa transportasi merupakan “jalan kehidupan” yang menghubungkan seluruh harapan masyarakat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote. Pernyataan ini disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 di Lapangan Kantor PLP Kelas II Tual Danar, Rabu 17 September 2025. […]

  • Dapur SPPG Maluku Tenggara Hadirkan Gizi Sehat, Gerakkan Ekonomi Masyarakat

    Dapur SPPG Maluku Tenggara Hadirkan Gizi Sehat, Gerakkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 198
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Imelda Iin Rahae, menegaskan keberadaan dapur SPPG merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Dapur ini merupakan hasil survei langsung yang saya lakukan pada 12 Agustus lalu, dan hasilnya memenuhi standar dapur Badan Gizi Nasional (BGN) karena dilengkapi dengan […]

  • Prabowo Singgung soal Jubir ‘Keseleo’ di Sidang Kabinet

    Prabowo Singgung soal Jubir ‘Keseleo’ di Sidang Kabinet

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DM-JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menyinggung ada juru bicaranya yang ‘keseleo’. Ia menyebut itu sebagai hal yang lumrah, mengingat baru menjabat di pemerintahan. Ia mengungkapkan hal itu dalam sambutannya di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5). Melansir CNN Indonesia.  “Jadi kita sudahlah, ada mungkin juru bicara saya keseleo, ya namanya manusia, namanya juga baru menjabat,” […]

  • Soal RUU Kepulauan Telah Siap, Senator Boy : Kewenangan Daerah Kepulauan Bakal Diperkuat

    Soal RUU Kepulauan Telah Siap, Senator Boy : Kewenangan Daerah Kepulauan Bakal Diperkuat

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL;  DPD RI melalui Tim Kerja (Timja) RUU Daerah Kepulauan mulai memantapkan pembahasan regulasi strategis bagi wilayah kepulauan dalam rapat perdana yang digelar pada 7 April 2026. Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dengan salam lintas agama sebagai simbol kebersamaan, sekaligus menandai kelanjutan perjuangan RUU yang telah masuk Prolegnas sejak […]

  • Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • visibility 381
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Duta Besar Australia untuk Indonesia yang baru, Rod Brazier, mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan pada 20-22 Mei 2025.  Duta Besar Brazier pernah tinggal di Makassar dan menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada tahun 1990. Duta Besar Brazier mengunjungi banyak tempat yang beliau kenang dari masa tinggalnya di Makassar dan menghabiskan waktu […]

expand_less