Pegawai Ayam Grepek BTN Kanawa Dianiaya Pakai Galung Berisi Semen Keras
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 537
- comment 0 komentar

AMBON,- DEMAL ; Salah satu karyawan ayam grepek yanb berlokasi di depan BTN Kanawa Ambon kini harus menjalani perawatan medis setelah dianiaya sejumlah pemuda tak jauh dari lokasi kerjanya. Sekira pukul 03.00 WIT. Selasa 12 Mei 2026.
Remaja bernama Abdullah Mahu 18 tahun mendadak dapat serangan fisik dari sekelompok orang ketika hendak membeli rokok di salah satu kios yang ada di Lorong Alaka Air Kuning Ambon.
Akibat tindakan kejahatan yang dilakukan sejumlah pemuda tak dikenalinya itu, Abdullah Mahu alami luka serius di bagian kepala serta diduga mengalami patah tulang pada bagian pinggang.
Sekretaris Umum Forum Basudara Waeputih Yunus Umagap, mengutuk keras aksi penganiayaan yang dinilai tidak manusiawi dan meresahkan masyarakat. Tindakan biadab tersebut harus diproses secara hukum dan memerlukan langkah tegas dari Polda Maluku.
“Kami meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Maluku, agar segera menangkap para pelaku dalam waktu 2×24 jam. Kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa apabila pelaku tidak segera ditangkap, maka dikhawatirkan akan memicu emosi keluarga korban dan masyarakat sehingga berpotensi terjadi tindakan main hakim sendiri.
“Keluarga korban tentu tidak akan tinggal diam. Karena itu aparat penegak hukum harus bergerak cepat menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya agar ada efek jera,” tambah Yunus.
Menurut Yunus, dari informasi yang ia dapat, korban saat itu hendak mengambil nasi di sebuah warung untuk dibawa ke tempat kerjanya.
Sebelum melanjutkan perjalanan, korban sempat singgah di sebuah kios untuk membeli rokok. Namun secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.
Tanpa banyak bicara, korban langsung dihajar secara membabi buta. Para pelaku diduga menggunakan batu dan kayu untuk memukul bagian kepala korban. Tidak hanya itu, pelaku juga disebut menghantam korban menggunakan botol galon air yang telah diisi semen ke arah kepala dan pinggang korban.(*)

Saat ini belum ada komentar