Satu Data Tunggal, Langkah Besar Desa-Desa di Kepulauan Aru Menuju Era Digital
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

DOBO,-DEMAL ; Bupati Kepulauan Aru, Timotus Kaidel, meluncurkan 57 website desa sekaligus membuka pelatihan operator website dalam acara yang digelar di Gospel Cafe Resto, Dobo, Sabtu 25 April 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Aru Muda ini menjadi tonggak sejarah bagi digitalisasi di Bumi Jargaria.
Dalam sambutannya, Bupati Timotus menegaskan bahwa website desa bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk transparansi dan efisiensi birokrasi.
“Melalui website desa ini, kita bisa memantau 117 desa hanya dalam genggaman. Cukup lewat handphone, kita bisa melihat profil, data, hingga program desa. Ini solusi konkret mengingat geografis kita yang kepulauan dan berbiaya tinggi untuk monitoring langsung,” ujar Timotus di hadapan para kepala desa dan camat.
Bupati juga memberikan instruksi keras bagi desa-desa yang belum memiliki website. Ia menegaskan akan menahan anggaran desa bagi mereka yang tidak menyelesaikan pembuatan website pada tahun anggaran 2026.
Hal ini dilakukan agar seluruh desa terintegrasi dalam sistem “Satu Data Tunggal” yang mencakup data kemiskinan, stunting, hingga penerima bantuan sosial.
Senada dengan Bupati, Ketua Panitia Penyelenggara, Roy Rengrengulu, menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen agar pelayanan publik di Aru menjadi lebih terbuka.
“Hari ini bukan hanya peluncuran website desa saja, akan tetapi merupakan sebuah langkah besar. Website desa yang diluncurkan merupakan bentuk komitmen bersama bahwa desa harus maju, desa harus transparan, dan desa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Roy
Menurutnya, digitalisasi harus dimulai dengan komitmen para kepala desa untuk mengelola informasi secara terbuka. Diperlukan pula komitmen dari para camat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan, serta komitmen dari pimpinan OPD untuk mendukung integrasi sistem, dan tentunya komitmen dari Pemerintah Daerah untuk terus mendorong secara masif dan berkelanjutan.
Selain peluncuran, acara ini diisi dengan presentasi teknis oleh Caesar Jhohan Soenarjo dari Tim Aru Muda serta penandatanganan berita acara simbolis dengan Kepala Desa Namara. Sebagai langkah keberlanjutan, pemerintah daerah berencana membangun videotron di pusat kota dan menggelar lomba film dokumenter desa guna mempromosikan potensi lokal ke dunia luar.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfo Aru Armand Walay, Kepala Bagian Kerjasama Marvin Salakay, perwakilan BPS Kabupaten Kepulauan Aru, serta para camat dan operator desa dari 57 wilayah penerima program.(*)

Saat ini belum ada komentar