Soal Konflik Sosial, Bupati : Saya Tidak Ingin Ada Satu Pun Warga Kita Yang Kelaparan
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- visibility 314
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DOBO,-DEMAL; Konflik sosial antara warga Desa Longgar dan Desa Apara di Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aru.
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung turun melihat dan memastikan kondisi keamanan dan kemanusiaan di lapangan.
“Melihat kondisi di lapangan, saya tidak ingin ada satu pun warga kita yang kelaparan atau jatuh sakit pasca-kejadian ini. Instruksi saya jelas kepada Dinas Sosial dan BPBD, dapur umum harus segera beroperasi 24 jam, bantuan sembako, pakaian layak pakai, serta tenda pengungsian harus terdistribusi secara merata kepada seluruh korban terdampak tanpa kecuali,” tegas Bupati di hadapan perangkat desa setempat, saat melaksanakan kunjungan ke lokasi bentrok.
Bupati juga meninjau puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Dalam suasana penuh keprihatinan, ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah saat ini memiliki dua misi utama; stabilitas keamanan dan pemulihan kemanusiaan.
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar