Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 260
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Kondisi geografis Maluku Tenggara yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pendidikan, terutama dalam hal distribusi sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang kompeten.

Sehingga pentingnya pemerataan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi kebanggaan bagi kami, sekaligus dorongan semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan di daerah ini agar semakin berkualitas, merata, dan berkarakter,” kata Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (RI) Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis 23 Oktober 2025.

Bupati mengaku keterbatasan akses dan kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan ohoi (desa) terpencil merupakan tantangan nyata yang harus diatasi melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Thaher menyambut baik pengukuhan pengurus Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang bertepatan dengan kunjungan Menteri Abdul Mu’ti.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan moral di tengah masyarakat.

“Pendidikan harus berlandaskan pada nilai moral dan budaya lokal untuk membentuk karakter generasi muda. Prinsip ‘Ain ni Ain’ yang berarti kita semua bersaudara, adalah nilai luhur masyarakat Kei yang perlu diwariskan melalui pendidikan,” tuturnya.

Bupati Thaher menegaskan, pembangunan pendidikan di Maluku Tenggara tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang berintegritas, beriman, dan menjunjung tinggi gotong royong.

Lebih lanjut, ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi seperti Muhammadiyah dan Aisyiyah dapat memperkuat upaya pemerataan pendidikan hingga ke wilayah ohoi terpencil.

“Dengan kerja sama yang solid, kita optimistis seluruh wilayah di Maluku Tenggara dapat menikmati layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Ini langkah penting untuk melahirkan generasi muda yang unggul, tangguh, dan berkarakter kuat,” pungkasnya.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • How Skipping Breakfast May Be Harming Your Mental Health

    How Skipping Breakfast May Be Harming Your Mental Health

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Morbi neque enim, dapibus quis turpis at, posuere dignissim magna. Integer ac interdum sem. Vivamus iaculis, lorem in vulputate dapibus, lectus turpis varius ante, vel vestibulum nunc elit in magna. Phasellus in orci sed dolor accumsan tincidunt. Duis gravida auctor libero, non vehicula est volutpat et. congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum massa […]

  • Akademisi UIN AMSA Sebut Pernyataan Wagub Maluku Menyesatkan

    Akademisi UIN AMSA Sebut Pernyataan Wagub Maluku Menyesatkan

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 567
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pernyataan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam sambutannya di acara peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP)  Kabupaten Maluku Barat Daya tuai kecaman dari akademisi. Salah satunya akademisi Fakultas Dakwah-Ushuluddin UIN AMSA M. Saifin Soulisa menilai pernyataan yang disampaikan Wakil Gubernur Maluku, berisi simbol-simbil rasisme dan sangat menyesatkan ummat beragama.   Dengan dalih untuk mengurangi […]

  • Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Oleh: Alimudin Kolatlena (Anggota DPR RI Frakdi Partai Gerindra Dapil Maluku)   Persoalan tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, telah menjadi benang kusut yang menyandera Maluku selama bertahun-tahun. Di satu sisi, kita menyaksikan perputaran ekonomi yang cepat. Namun di sisi lain, ada harga mahal yang harus dibayar: kerusakan lingkungan yang masif, ancaman racun merkuri […]

  • Puncak Perayaan HUT Kota Langgur Watubun Ajak Masyarakat Bersatu

    Puncak Perayaan HUT Kota Langgur Watubun Ajak Masyarakat Bersatu

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 191
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kota Langgur harus tampil sebagai simbol kemajuan dan kemandirian Kabupaten Maluku Tenggara, bukan sekadar nama ibu kota di atas kertas. Demikian pernyataan Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kota Langgur, yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu 8 Oktober 2025. Watubun menjelaskan bahwa secara historis, […]

  • 1160 Honorer Terancam, Senator Bisri Rapat Bersama BKD Provinsi Maluku 

    1160 Honorer Terancam, Senator Bisri Rapat Bersama BKD Provinsi Maluku 

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • visibility 551
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina kembali menggelar rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku. Kamis,19 Juni 2025. Rapat berlangsung di ruang BKD Provinsi Maluku, dihadiri Kepala BKD Provinsi Maluku, Halima T Soamolle, dan beberapa kepala bidang dilingkup BKD Maluku. Dalam kesempatan itu, Kepala BKD menyampaikan […]

  • Presiden diminta Setujui Usulan DOB Dari Maluku Sebagai Kado HUT RI Ke-80

    Presiden diminta Setujui Usulan DOB Dari Maluku Sebagai Kado HUT RI Ke-80

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • visibility 875
    • 0Komentar

    JAKARTA-DM : – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina, meminta Presiden Prabowo Subianto menyetujui sejumlah usulan pemekaran Daerah Pemekaran Baru (DOB) sebagai kado HUT Ke 80 bagi masyatakat Maluku yang mendiami kawasan 3T (terluar,terdepan,tertinggal).

expand_less