Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan konsep well-being dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan menyeluruh, baik secara jasmani, rohani, maupun sosial.

“Kesejahteraan spiritual harus menjadi fondasi utama agar manusia tidak kehilangan makna hidup di tengah kemajuan material,” kata Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis 23 Oktober 2025.

Menurut Abdul Mu’ti, kesejahteraan sejati tidak dapat diukur semata dari aspek ekonomi atau material. Ia menekankan bahwa kesejahteraan spiritual harus menjadi fondasi utama dalam membentuk manusia yang utuh dan berkarakter.

Selain itu, Mendikdasmen juga menyoroti fenomena di sejumlah negara maju yang, meski mencapai kemakmuran ekonomi, justru mengalami kekosongan spiritual.

Hal ini menjadi peringatan penting bagi dunia pendidikan Indonesia agar tidak mengabaikan dimensi moral dan spiritual.

“Pendidikan Indonesia harus menanamkan nilai-nilai moral, keimanan, dan tanggung jawab sosial agar generasi muda tumbuh seimbang dan berkarakter,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa penerapan well-being tidak boleh berhenti sebagai konsep teoretis, melainkan harus diwujudkan secara nyata dalam kurikulum dan proses pembelajaran di sekolah.

“Kesejahteraan sejati adalah kebahagiaan di dunia sekaligus di akhirat, sebagaimana doa Rabbana atina fi dunya hasanah wa fil akhirati hasanah,” tuturnya.

Ia juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi generasi muda Indonesia saat ini, khususnya terkait kesehatan mental dan spiritual. Fenomena global menunjukkan banyak anak muda yang secara fisik tampak sehat, tetapi mengalami kerentanan mental dan emosional.

“Generasi muda kita menghadapi berbagai tekanan sosial, intelektual, dan spiritual yang diperparah oleh penggunaan teknologi digital secara berlebihan,” tegasnya.

Abdul Mu’ti bahkan menyebut istilah “generasi strawberry” dan “MCS generation” (Mildly Concerned and Stressed Generation) untuk menggambarkan kelompok muda yang mudah cemas, stres, dan kurang memiliki daya tahan mental.

Ia mengutip hasil penelitian UNICEF dan WHO yang mengungkapkan dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan, termasuk fenomena brain rot, penurunan kemampuan konsentrasi, dan lemahnya kesiapan menghadapi tantangan hidup.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperkuat sarana dan prasarana sekolah, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat pendidikan karakter agar peserta didik memiliki daya tahan spiritual dan moral yang kuat.

“Pendidikan harus membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, dan memiliki tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Abdul Mu’ti menegaskan kembali bahwa tujuan pendidikan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 31 Ayat 3, adalah membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat jasmani dan rohani, demokratis, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

“Generasi muda yang seimbang antara jasmani, rohani, dan sosial akan menjadi pilar utama menuju Indonesia yang berkelanjutan dan berkarakter,” tutup Mendikdasmen.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupakan “Perdamaian”, Matangkan Resiliensi

    Lupakan “Perdamaian”, Matangkan Resiliensi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • visibility 575
    • 0Komentar

    DALAM banyak kasus, konflik menjadi pra-kondisi atasmunculnya semangat transformasi. Lihat saja rentetan peristiwa konflik komunal yang bernuansa kekerasan di Indonesia, terkhususnya pada periode pasca reformasi, yang cenderung menghasilkan perubahan mendasar baik dalam struktur politik dan pemerintahan maupun pola relasi kewargaan. Perubahan tersebut terkondisikan sebagai upaya menghasilkan sistem sosial yang peka pada konflik. Tatanan, nilai dan […]

  • Duga,Ribuan Liter BBM Subsidi Berhasil “Dibajak” Pelaku Penimbun dari SPBU Kece

    Duga,Ribuan Liter BBM Subsidi Berhasil “Dibajak” Pelaku Penimbun dari SPBU Kece

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • visibility 273
    • 0Komentar

    DEMAL,-AMBON : Praktek “pembajakan” minyak subsidi kembali terjadi di SPBU Kebun Cengkih, Rabu,28 Juli 2026. Dari penelusuran sejumlah aktivis Kota Ambon, terbongkar praktek “pembajakan” minyak subsidi yang diduga sengaja dibiarkan oleh petugas SPBU Kece. Modusnya yakni menggunakan mobil tengki air dengan dalih pembelian normal, namun mobil tersebut terpantau berulang kali melakukan pembelian. “Dari pengamatan kami, […]

  • Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • visibility 289
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL;  Hanya berselang sehari setelah insiden bentrokan berdarah antara warga Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel langsung terjun ke lokasi konflik untuk memastikan situasi kembali kondusif.Jumat 2 Januari 2026 Kehadiran Bupati di tengah suasana yang masih diselimuti duka dan ketegangan disambut hangat oleh warga setempat. Kunjungan ini […]

  • MTH  Dinilai Layak Maju Cagub atau Cawagub

    MTH Dinilai Layak Maju Cagub atau Cawagub

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL : Dinamika politik Maluku jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2031 mulai menghangat. Meski kontestasi masih terbilang prematur, kalkulasi geopolitik dan kriteria figur ideal pimpinan daerah kini menjadi perbincangan hangat publik. Salah satu wacana yang mengemuka adalah hadirnya nama M. Thaher Hanubun (MTH) Bupati Maluku Tenggara sebagai figur baru di Pilgub Maluku. MTH dinilai jauh lebih […]

  • DPR Sarmi Kunjungi PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bahas Distribusi BBM 

    DPR Sarmi Kunjungi PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bahas Distribusi BBM 

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • visibility 336
    • 0Komentar

    AMBON- DM : PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menerima Kunjungan Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Sarmi yang dipimpin H. Pahrudin selaku Ketua Komisi II bersama anggota DPR Kab. Sarmi di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku pada Selasa (20/05) yang lalu. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan Bahan […]

  • Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • visibility 445
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh situasi politik nasional saat ini. Para elemen muda, mahasiswa dan pelajar di Maluku juga diminta menahan diri, tak terpancing dengan keadaan di Jakarta dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. “Kita tidak boleh jatuh di lubang yang sama untuk kedua […]

expand_less