Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Tokoh Muda Perubahan Iklim Indonesia Bergabung dengan Kelompok Penasihat Muda Sekjen PBB

  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

JAKARTA/NEW YORK- DM :  Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang  sociopreneur Indonesia akan berdiri di antara hanya 14 Penasihat Muda Sekretaris Jenderal PBB untuk Perubahan Iklim Zagy Berian akan menjadi satu-satunya anggota dari Asia Tenggara, bergabung dengan kelompok ketiga Youth Advisory Group on Climate Change Sekretaris Jenderal António Guterres.

Kelompok ini memberikan Sekretaris Jenderal masukan praktis dan berorientasi pada hasil, memberikan perspektif yang beragam dari anak muda, serta rekomendasi konkret untuk mendukung pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam mempercepat aksi global menghadapi krisis iklim.

Zagy Berian dalam rangka pelatihan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang digunakan untuk pengairan dan penyimpanan cold storage untuk hasil pertanian di Desa Pati bersama Desabumi.

Pengumuman yang dilakukan pada Hari Internasional Pemuda yang jatuh pada hari ini, hadir di momen penting bagi aksi iklim. Tahun ini menandai peringatan 10 tahun Paris Agreement dan juga tahun ketika semua negara harus menyiapkan dan menyampaikan rencana aksi iklim nasional yang baru (_nationally determined contributions _/ NDC) yang selaras dengan target 1,5°C.

Mengakui pentingnya suara pemuda dalam aksi iklim dan kontribusi anggota Youth Advisory Group sebelumnya, Sekretaris Jenderal memperluas jumlah anggota dari tujuh menjadi 14 orang, mengingat tren global yang mengkhawatirkan terkait penyempitan ruang gerak sipil dan keterbatasan pendanaan yang mengancam aktivis muda serta menghambat keterlibatan pemuda dalam upaya iklim.

“Advokasi tanpa kenal takut dari anak muda telah menjadi pendorong utama dalam perjuangan melawan krisis iklim. Itulah mengapa saya bangga mengumumkan dimulainya kelompok ketiga Youth Advisory Group on Climate, sekaligus memperluas keanggotaannya dari 7 menjadi 14 orang. Ini berarti lebih banyak ruang bagi suara muda di meja perundingan, lebih banyak ruang bagi kepemimpinan pemuda, dan lebih banyak ruang untuk membentuk aksi iklim. Kepada anak muda di seluruh dunia, jangan menyerah!” kata Sekretaris Jenderal António Guterres. Sesuai rilis yang diterima redaksi dekritmaluku. Selasa,11 Agustus 2025.

Asia Tenggara termasuk kawasan yang paling rentan terhadap risiko iklim, mulai dari kenaikan permukaan laut yang mengancam komunitas pesisir hingga cuaca ekstrem yang mengganggu sistem pangan dan mata pencaharian. Sebagai wakil dari kawasan ini, Zagy membawa pengalaman lokal sekaligus keterlibatan internasional ke dalam kelompok tersebut.

Zagy adalah pemimpin sosial di bidang lingkungan keberlanjutan yang berfokus pada pemberdayaan pemuda agar berperan aktif di sektor tersebut. Sebagai pendiri Society of Renewable Energy (SRE), ia telah menginspirasi dan menggerakkan jaringan luas pemuda di seluruh Indonesia.

Ia menjabat sebagai Regional Facilitator untuk Youth Climate Justice Fund di Asia Selatan, yang mendukung gerakan keadilan iklim berbasis pemuda di tingkat akar rumput.

Secara internasional, ia berkontribusi dalam strategi keterlibatan pemuda G20 Energy Transition Working Group bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Ia juga terlibat dalam B20 _Task Force on Energy, Sustainability, and Climate_, serta menjabat sebagai _Chief di Southeast Asia Youth Forum on Energy_ di bawah ASEAN.

“Bagi saya, ini berarti mendorong aksi iklim yang luar biasa melalui kolaborasi, sambil memastikan setiap suara didengar dalam membentuk masa depan global yang lebih adil dan berkelanjutan,” kata Zagy Berian.

Salah satu inisiatif penting yang ia jalankan adalah program edukasi dan kesadaran energi terbarukan di Pati, Jawa Tengah, yang bekerja sama dengan petani setempat untuk mengintegrasikan solusi energi bersih dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Tiga belas anggota lainnya dari _Youth Advisory Group_ yang baru adalah: Angela Busheska (Makedonia Utara), Ashley Lashley (Barbados), Axel Eriksson (Swedia), Charitie Ropati (Amerika Serikat), Farzana Faruk Jhumu (Bangladesh), Jabri Ibrahim (Kenya), Kantuta Diana Conde (Bolivia), Lena Goings (Amerika Serikat), Marcel Bodewig (Jerman), Okalani Mariner (Samoa), Sibusiso Mazomba (Afrika Selatan), Txai Surui (Brasil), dan Zuzanna Borowska (Polandia). (*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • visibility 379
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi  negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku.  Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas […]

  • Inside NASA’s Plans for the First Human Mission to Mars

    Inside NASA’s Plans for the First Human Mission to Mars

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Donec dictum metus vel massa ornare malesuada. Maecenas dolor nibh, vestibulum id odio sed, consequat viverra mauris. Curabitur vel dignissim dui, sed imperdiet ex. Sed malesuada cursus justo ac tristique. Donec pellentesque tortor eget sagittis rhoncus. Integer et urna nec arcu gravida pharetra eget sit amet justo. Sed ac lectus et elit finibus vulputate ut […]

  • PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • visibility 384
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ambon, PT. Las Sahapory Nurlembe (PT.LSN) dan Dinas Lingkugan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon terus mengedukasi para pengguna layanan untuk taat membayar retribusi, khususnya pada sektor jasa kebersihan.  “ Bersama dengan Pemerintah Kota Ambon, kami terus berusaha mengedukasi pedagang tentang kewajiban mereka membayar retrubusi,” kata […]

  • 30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • visibility 435
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Pemerintah Kota Ambon pada tahun anggaran 2024 menganggarkan belanja barang dan jasa sebesar Rp433,7 Miliar dengan realisasi sebesar Rp387,3 miliar atau 89,32 %. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku menemukan ada sejumlah kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban realisasi tersebut, khusunya pada anggaran yang digunakan untuk belanda sewa gedung/bangunan oleh Sekretariat Kota Ambon, yang dianggarkan sebesar […]

  • Doctor Share Sukses Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Aru

    Doctor Share Sukses Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Aru

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL; Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Doctor Share atas dedikasi, dan kontribusi nyata dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri. “Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Daerah menyerahkan plakat kepada pihak penyelenggara kegiatan,” kata Bupati di acara penutupan Pelayanan Medis Gratis, yang dilaksanakan […]

  • Konservasi Laut Banda Disorot, Akademisi: Warga Lokal Harus Jadi Pemain Utama

    Konservasi Laut Banda Disorot, Akademisi: Warga Lokal Harus Jadi Pemain Utama

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • visibility 223
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Kebijakan pengalihan utang menjadi pendanaan pengelolaan kawasan konservasi laut di Banda mendapat apresiasi dari akademisi bidang Perikanan dan Kelautan. Namun, kebijakan tersebut dinilai perlu dijalankan dengan memperhatikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Menurut salah satu Dosen pada Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate Abdul Ajiz Siolimbona, salah […]

expand_less