Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
  • visibility 527
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

AMBON-DM : Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030.

Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi  negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku.  Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas di Blok Masela mulai beroperasi.

Salah satu pegiat sosial Maluku, Joe Noya mengingatkan Pemerintah Provinsi Maluku, soal tantangan yang akan dihadapi Maluku ke depan, dimana ada peluang yang dapat menarik banyak tenaga kerja di Blok Masela tapi kalau tak didukung dengan skill anak-anak Maluku yang mumpuni peluang ini akan diisi para pencari kerja dari daerah lain.

Jika ini terjadi, bahaya akan menyelimuti dinamika sosial masyarakat Maluku yang mudah dieksplorasi untuk kepentingan tertentu.

“ Situasi ini, dengan tingginya angka pengangguran produktif yang terus bertambah dan sempitnya lapangan pekerjaan bagi generasi Maluku akan memperparah keadaan dan dapat berujung caos kalau tak diantisipasi sejak dini,” beber Noya.

Menurut Noya, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Maluku mesti memikirkan dampak-dampak yang akan timbul dari industri Gas Bloka Masela dan mulai membenahi sektor-sektor yang penting betkaitan dengan penyerapan tenaga kerja untuk mendukung industri gas di Blok Masela.

“ Misalnya, di sektor pendidikan. Ada  300 sertifikasi kompetensi standar migas yang perlu di raih dan disesuaikan dengan kebutuhan Proyek Mega Industri Blok Masela. Apakah ini jadi evaluasi pemerintah atukah tidak, apakah anak-anak Maluku telah siap,? Jangan sampai kuotanya diisi oleh bukan putra daerah,” singgung Noya.

Selain itu, Joe Noya juga mengupas peluang-peluang penyedia jasa lokal untuk ikut berpatisipasi dalam proyek dasar pasilitas Blok Masela.

Dimana sesuai dengan time scedulle pembangunan infrastruktur dasar, telah dimulai Agustus tahun ini dan finishing akan ada di Januari 2026.

“ Open Tender Barang dan Jasa akan di lakukan Februari 2026 – July 2026. Pada Agustus 2026 akan dilakukan pra proyek, proces rekruitmen man power, land development, pra konstruksi, EPC konstruksi kilang LNG, terminal LNG, CCS utility, sporting fasilitas di Desa Larmatang, serta Instalasi FPSO, stories floating terminal di lokasi offshore. Ini semua punya multyflayer efek positif kalau peluang ini diambil,” ungkapnya. Bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan cukup besar.

“Mega Proyek Industri Migas Blok Masela membutuhkan 10.000 man power untuk bidang sporting hospitality, teknikal sporting, hilir dan hulu energie.  Apakah SDM kita sudah siap?” tandasnya.(*)

Penulis : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 196
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). “Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. […]

  • Skandal Sianida Mardika Seret Nama Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    Skandal Sianida Mardika Seret Nama Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • visibility 716
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL;Direktorat Tindak Pidana Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku terus gerilya mengusut dugaan tindak pidana dalam transaksi jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada Ruko milik Hj. Hartini salah satu pengusaha kawakana di Mardika. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik, termasuk Hj. Hartini. Kasus ini pun sudah naik tingkat, dari penyelidikan menjadi penyidikan, artinya sebentar lagi […]

  • Kantor SAR Ambon Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Peringati HUT Ke-54

    Kantor SAR Ambon Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Peringati HUT Ke-54

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • visibility 356
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon menggelar Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).Senin 2 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rapat Kantor SAR Ambon juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Pusat Basarnas serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia. Kepala Kantor SAR Ambon dalam […]

  • Penjaga Jejuri Kejari Aru Diterungku Obral Rekrutmen CPNS Palsu

    Penjaga Jejuri Kejari Aru Diterungku Obral Rekrutmen CPNS Palsu

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Polisi mengendus sepak terjang Fredrika Schipper dari korban penipuan. Beraksi dengan modus rekrutmen CPNS Korps Adhyaksa. Ringkasan : Fredrika awalnya dilaporkan terkait dugaan penipuan. Fredrika diduga menipu dengan modus rekrutmen CPNS. Sempat terancam dijemput paksa akibat dua kali penuhi panggilan polisi. Dipecat lantaran tidak bertugas 11o hari lalu diserahkan ke polisi. Ancaman pidana penjara maksimal […]

  • KNPI SBB Dorong Pemuda Sikapi MIP Secara Bijak dan Konstruktif

    KNPI SBB Dorong Pemuda Sikapi MIP Secara Bijak dan Konstruktif

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 342
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar kegiatan bertajuk “MIP Failed Buka Puasa Bersama dan Diskusi Pemuda SBB di Kota Ambon” di Graha Ambon Ekspres, Kota Ambon, Rabu 4 Maret 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di SBB dan Konsolidasi Pemuda untuk Arah […]

  • Saat ‘Capten’ Siong Tergiur Investasi Bodong, Rp125 M Nyaris Ludes

    Saat ‘Capten’ Siong Tergiur Investasi Bodong, Rp125 M Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • visibility 573
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Nama Siong kembali mencuat ke publik usai Kejaksaan Negeri Ambon menggarap dugaan korupsi dana Dok Wayame. Dalam kasus ini, pengusaha Kapal Cepat Fiber nomor wahid di Indonesia Timur ini bukan sebagai terduga pelaku kajahatan, tapi  berstatus saksi. Siong tidak sendiri yang diperiksa soal Dok Wayame, ada juga nama Tony Rambitan pengusaha minyak kelas kakap […]

expand_less