Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Rumput Laut dan Mangrove Bakal Jadi Pilar Pembangunan Maluku Tenggara

  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menekankan pentingnya penyelarasan produksi dan konservasi, keduanya harus berjalan beriringan agar keberlanjutan ekonomi tetap terjaga.

“Laut memberi makan, laut memberi penghasilan, dan laut pula yang harus dijaga bersama,” kata Wakil Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 tingkat Kecamatan Hoat Sorbay dan Kecamatan Kei Kecil Barat di Gedung Serbaguna Desa Ohoira, Senin 2 Maret 2026.

Wakil Bupati menyatakan, Kecamatan Hoat Sorbay dikenal sebagai sentra produksi rumput laut terbesar di Maluku Tenggara. Wilayah Hoat Sorbay, Warbal, Tanimbar Kei, Ur Pulau, dan pulau-pulau sekitarnya telah diakui sebagai kawasan sentra budidaya rumput laut nasional. Teluk Hoat Sorbay menjadi tumpuan ekonomi ratusan keluarga yang menggantungkan penghidupan pada komoditas tersebut.

Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 tingkat Kecamatan Hoat Sorbay dan Kecamatan Kei Kecil Barat di Gedung Serbaguna Desa Ohoira, Senin 2 Maret 2026.

Selain sebagai lumbung rumput laut, Hoat Sorbay juga berperan sebagai sumber air bersih utama bagi daratan Pulau Kei Kecil, termasuk Kota Langgur. Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Tak kalah, potensi wisata alam turut memperkuat daya tarik wilayah ini, antara lain Goa Hawang, Pemandian Evu, dan Dian Wakat Park yang telah dikenal luas oleh wisatawan.

Sementara itu, Kecamatan Kei Kecil Barat berperan dalam menjaga kawasan konservasi laut dengan ekosistem mangrove yang relatif terpelihara. Desa Wisata Tanimbar Kei menjadi contoh pengelolaan kawasan berbasis konservasi yang berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam forum tersebut, pemerintah juga memaparkan kondisi fiskal tahun 2026. Alokasi Dana Desa untuk 190 ohoi yang semula sebesar Rp121,6 miliar mengalami penyesuaian menjadi Rp52,1 miliar atau turun sekitar 58 persen.
Untuk mengurangi dampak penurunan tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan tambahan dukungan melalui Alokasi Dana Ohoi dari APBD sebesar Rp38,2 miliar, bagi hasil pajak dan retribusi sebesar Rp2,8 miliar untuk 192 ohoi, serta dukungan jaminan sosial perangkat ohoi sebesar Rp1,2 miliar. Total anggaran yang dialokasikan ke ohoi tahun ini mencapai sekitar Rp94,3 miliar.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Wakil Bupati menegaskan bahwa semangat pembangunan tidak boleh surut. Ia menekankan tiga langkah strategis, yakni memprioritaskan anggaran pada kegiatan yang berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat, membangun pendapatan ohoi melalui Badan Usaha Milik Ohoi dan pengelolaan wisata, serta meningkatkan nilai tambah produk kelautan agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian melalui kearifan lokal, seperti tradisi sasi yang telah lama menjadi sistem konservasi masyarakat Kei.

Musrenbang tersebut diharapkan menjadi forum untuk menyepakati arah pembangunan yang terukur dan realistis. Pemerintah daerah mendorong agar prioritas pembangunan dipilih secara selektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan berbasis laut dengan mengedepankan keseimbangan antara produksi, konservasi, dan kemandirian ekonomi ohoi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerjaan Wae Bake Tuntas, Upah Tukang  Belum dibayar

    Pekerjaan Wae Bake Tuntas, Upah Tukang Belum dibayar

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 745
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL: Sejumlah tukang yang mengerjakan proyek Wae Bake  Ory mengeluh, upah mereka belum dibayarkan hingga saat ini, padahal proyek itu telah tuntas dikerjakan sesuai kalender. Sesuai dengan papan proyek, proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2025 dimenangkan  oleh CV Sunrise Utama. Perusahaan tersebut beralamat di Desa Batu Merah, […]

  • Tahun Perdana, Lebih Dari 1000 Calon Mahasiswa Baru Daftar di UIN Amsa

    Tahun Perdana, Lebih Dari 1000 Calon Mahasiswa Baru Daftar di UIN Amsa

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • visibility 565
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon (AMSA) Abidin Wakano optimis tahun ini tingkat penerimanaan mahasiswa baru bisa mencapai target. Dalam laporan yang disampaikan pada Apel pagi tadi di Lapangan Upacara UIN Amsa, Rektor Abidin mengatakan, ada berbagai  jalur untuk calon mahasiswa baru UIN Amsa mendaftar.  Diantaranya  melalui jalur SPAN-PTKIN,UM-PT-KIN. Sesuai […]

  • Biaya Perjalan Dinas T.A 2024 di Pemkab Malteng Bermasalah 

    Biaya Perjalan Dinas T.A 2024 di Pemkab Malteng Bermasalah 

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • visibility 437
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah menyerahkan hasil audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2024.  Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan secara ketat, yang dilakukan petugas, BPK kemudian menetapkan LKPD Maluku Tengah dalam posisi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dokumen hasil pemeriksaan ini telah diserahkan BPK kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Pengukuhan Paskibraka Malra, Bupati Thaher: Kebanggaan untuk Bangsa

    Pengukuhan Paskibraka Malra, Bupati Thaher: Kebanggaan untuk Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • visibility 412
    • 0Komentar

    LANGGUR-DM; Upaya membangun generasi emas Indonesia tahun 2045 tidak hanya menitikberatkan pada kecerdasan, tetapi juga pada pembentukan karakter. Hal itu ditegaskan dalam momentum pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini. Melalui proses pendidikan kedisiplinan dan latihan intensif selama satu bulan, para anggota Paskibraka diyakini telah ditempa menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, dan bertanggung jawab. […]

  • Bukan Audit Khusus, Inspektorat : Negeri Booi Beruntung Masuk Program PRT

    Bukan Audit Khusus, Inspektorat : Negeri Booi Beruntung Masuk Program PRT

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 372
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Pemerintahan Negeri Booi Kecamatan Saparua mengapresiasi kebijakan Inspektorat Kabupaten Maluku Tengah yang memasukan Negeri Booi dalam program Pemeriksaan Reguler Tahunan (PRT) selama tiga tahun berturut-turut. “Beta bersyukur sejak resmi menjadi Raja Negeri Booi pada Oktober 2021, Negeri Booi berturut-turut dijadikan sampel program Pemeriksaan Reguler oleh Inspektorat Kab. Malteng”. Demikian pernyataan pembuka Raja Negeri Booi […]

  • Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 196
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). “Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. […]

expand_less