Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Pagari “Raja” dari Jerat Hukum, Senator Bisri Desak Penguatan Program Jaga Desa

  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 381
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL; Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung penuh program Jaga Desa, inovasi Kejaksaan Agung RI dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.

Sebagai bagian dari itu, Anggota Komite I DPD RI Perwakilan Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina memanfaatkan masa resesnya di daerah pemilihan untuk memantau secara langsung implementasi program tersebut di tingkat lokal oleh tiap Kejaksaan Negeri.

“Tentu ini dilaksanakan oleh seluruh anggota DPD, Komite 1 yang ada di 38 Provinsi seluruh Indonesia. Jadi bukan saya saja ya, kebetulan yang dari Maluku di Komite I hanya saya sendiri,” kata Bisri dalam pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Negeri Masohi, belum lama ini.

Bisri menekankan, Program Jaga Desa adalah instrumen krusial untuk menciptakan pemerintahan desa yang bersih sekaligus melindungi marwah institusi adat.

“Umumnya kepala desa di Maluku adalah Raja Adat. Ketika mereka terseret ke meja hijau karena ketidaktahuan administratif, yang rusak bukan hanya tata kelola pemerintahan, tapi juga tatanan adat kita,” ujar Bisri di sela pertemuannya dengan jajaran Kejari Masohi, baru-baru ini.

Dalam kunjungannya, Bisri menemukan fakta bahwa Kejari Masohi menghadapi masalah tentang keterbatasan anggaran. Wilayah hukum Masohi yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menuntut biaya operasional tinggi.

Ironisnya, pendanaan dari APBN untuk program Jaga Desa justru belum memadai. Dampaknya program pendampingan hukum dan kegiatan penerangan hukum bagi para Raja di Maluku Tengah mandeg.

“Ini adalah anomali yang harus segera dibenahi di tingkat pusat,” tegas Bisri.

Sebagai satu-satunya wakil Maluku di Komite I DPD RI, Bisri menegaskan bahwa temuan di Masohi ini akan menjadi bahan evaluasi nasional.

Ia berjanji akan menyuarakan urgensi penguatan anggaran Jaga Desa dalam rapat-rapat Komite di Senayan.

Baginya, membekali para Raja dengan pemahaman hukum mengenai pengelolaan dana desa adalah bentuk perlindungan negara yang paling ideal. Selain itu, tanpa pendampingan yang intensif, potensi penyimpangan administratif akan terus membayangi, yang pada akhirnya dapat meruntuhkan fondasi pembangunan nasional yang dimulai dari desa.

“Data dari Masohi akan kami rampungkan bersama temuan dari 38 provinsi lainnya. Ini tanggung jawab kolektif. Kita ingin program yang strategis ini tidak sia-sia,” pungkasnya.

Dengan pengawalan ketat dari DPD RI, harapannya “Jaga Desa” tidak hanya menjadi tameng hukum, tetapi juga menjadi mesin penggerak bagi lahirnya desa-desa yang berintegritas di seluruh pelosok Maluku.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Oleh: Alimudin Kolatlena (Anggota DPR RI Frakdi Partai Gerindra Dapil Maluku)   Persoalan tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, telah menjadi benang kusut yang menyandera Maluku selama bertahun-tahun. Di satu sisi, kita menyaksikan perputaran ekonomi yang cepat. Namun di sisi lain, ada harga mahal yang harus dibayar: kerusakan lingkungan yang masif, ancaman racun merkuri […]

  • Serahkan SK 428 PPPK Tahap I, Ini Pesan Bupati Malra

    Serahkan SK 428 PPPK Tahap I, Ini Pesan Bupati Malra

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • visibility 197
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 428 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I tahun 2024. “Dari 429 orang, ada satu yang telah mendahului kita. Semoga beliau ditempatkan di sisi Tuhan dengan sebaik-baiknya,” ucap Thaher penuh haru di Langgur, Kamis 2 Oktober 2025. Ia menekankan, status PPPK merupakan […]

  • The Pros and Cons of Switching to a Fully Digital Payment Wallet

    The Pros and Cons of Switching to a Fully Digital Payment Wallet

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • visibility 348
    • 0Komentar

    In metus risus, tristique quis massa eget, molestie fringilla leo. Vestibulum nisl augue, condimentum at lorem eu, auctor rutrum neque. Phasellus ultrices lectus eros, quis venenatis est sagittis nec. Nulla efficitur, dolor in volutpat lobortis, leo est porttitor lorem, at feugiat urna dolor quis ligula. Proin pretium Ut congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum […]

  • Eratkan Hubungan, Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama Warga Kelurahan Siwalima

    Eratkan Hubungan, Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama Warga Kelurahan Siwalima

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • visibility 186
    • 0Komentar

    DOBO.- DEMAL ; Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, hadiri kegiatan buka puasa bersama warga RT 001/RW 004, Kelurahan Siwalima, di kawasan Sipur Pantai, Sabtu 1 Maret 2026 sore. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Jargaria ini disambut hangat masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua RT tersebut dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Bupati yang akrab […]

  • Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Bupati Malra, Warga Diminta Waspada

    Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Bupati Malra, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • visibility 315
    • 0Komentar

    LANGGUR-DM : Sebuah akun Facebook dengan nama Drs. M Thaher Hanubun, lengkap dengan foto profil Bupati Maluku Tenggara, beredar di media sosial dan berinteraksi dengan warga melalui fitur Messenger. Akun tersebut bahkan menerima pesan dari masyarakat terkait pembangunan masjid dan pondok pesantren di Maluku Tenggara. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Maluku Tenggara, Walken […]

  • Bukan Audit Khusus, Inspektorat : Negeri Booi Beruntung Masuk Program PRT

    Bukan Audit Khusus, Inspektorat : Negeri Booi Beruntung Masuk Program PRT

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 314
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Pemerintahan Negeri Booi Kecamatan Saparua mengapresiasi kebijakan Inspektorat Kabupaten Maluku Tengah yang memasukan Negeri Booi dalam program Pemeriksaan Reguler Tahunan (PRT) selama tiga tahun berturut-turut. “Beta bersyukur sejak resmi menjadi Raja Negeri Booi pada Oktober 2021, Negeri Booi berturut-turut dijadikan sampel program Pemeriksaan Reguler oleh Inspektorat Kab. Malteng”. Demikian pernyataan pembuka Raja Negeri Booi […]

expand_less