Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pagari “Raja” dari Jerat Hukum, Senator Bisri Desak Penguatan Program Jaga Desa

  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 443
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL; Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung penuh program Jaga Desa, inovasi Kejaksaan Agung RI dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.

Sebagai bagian dari itu, Anggota Komite I DPD RI Perwakilan Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina memanfaatkan masa resesnya di daerah pemilihan untuk memantau secara langsung implementasi program tersebut di tingkat lokal oleh tiap Kejaksaan Negeri.

“Tentu ini dilaksanakan oleh seluruh anggota DPD, Komite 1 yang ada di 38 Provinsi seluruh Indonesia. Jadi bukan saya saja ya, kebetulan yang dari Maluku di Komite I hanya saya sendiri,” kata Bisri dalam pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Negeri Masohi, belum lama ini.

Bisri menekankan, Program Jaga Desa adalah instrumen krusial untuk menciptakan pemerintahan desa yang bersih sekaligus melindungi marwah institusi adat.

“Umumnya kepala desa di Maluku adalah Raja Adat. Ketika mereka terseret ke meja hijau karena ketidaktahuan administratif, yang rusak bukan hanya tata kelola pemerintahan, tapi juga tatanan adat kita,” ujar Bisri di sela pertemuannya dengan jajaran Kejari Masohi, baru-baru ini.

Dalam kunjungannya, Bisri menemukan fakta bahwa Kejari Masohi menghadapi masalah tentang keterbatasan anggaran. Wilayah hukum Masohi yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menuntut biaya operasional tinggi.

Ironisnya, pendanaan dari APBN untuk program Jaga Desa justru belum memadai. Dampaknya program pendampingan hukum dan kegiatan penerangan hukum bagi para Raja di Maluku Tengah mandeg.

“Ini adalah anomali yang harus segera dibenahi di tingkat pusat,” tegas Bisri.

Sebagai satu-satunya wakil Maluku di Komite I DPD RI, Bisri menegaskan bahwa temuan di Masohi ini akan menjadi bahan evaluasi nasional.

Ia berjanji akan menyuarakan urgensi penguatan anggaran Jaga Desa dalam rapat-rapat Komite di Senayan.

Baginya, membekali para Raja dengan pemahaman hukum mengenai pengelolaan dana desa adalah bentuk perlindungan negara yang paling ideal. Selain itu, tanpa pendampingan yang intensif, potensi penyimpangan administratif akan terus membayangi, yang pada akhirnya dapat meruntuhkan fondasi pembangunan nasional yang dimulai dari desa.

“Data dari Masohi akan kami rampungkan bersama temuan dari 38 provinsi lainnya. Ini tanggung jawab kolektif. Kita ingin program yang strategis ini tidak sia-sia,” pungkasnya.

Dengan pengawalan ketat dari DPD RI, harapannya “Jaga Desa” tidak hanya menjadi tameng hukum, tetapi juga menjadi mesin penggerak bagi lahirnya desa-desa yang berintegritas di seluruh pelosok Maluku.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak Baru,Pemkab Malra Google for Education Indonesia Jalin Kerjasama

    Babak Baru,Pemkab Malra Google for Education Indonesia Jalin Kerjasama

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • visibility 313
    • 0Komentar

    LANGGUR-DM ; Dalam upaya memerangi kesenjangan digital yang selama ini menjadi hambatan besar di sektor pendidikan pada wilayah kepulauan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menjalin kolaborasi strategis bersama Google for Education Indonesia. Bupati Malra, M.Thaher Hanubun, mengatakan transformasi digital di bidang pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi masa depan generasi muda di Maluku […]

  • Senator Novita Sosialisasi Empat Pilar di Morella, Perkuat Nilai Kebangsaan di Maluku Tengah

    Senator Novita Sosialisasi Empat Pilar di Morella, Perkuat Nilai Kebangsaan di Maluku Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • visibility 349
    • 0Komentar

    MALUKU TENGAH.-DEMAL ; Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Novita Anakotta, SH., MH, kembali melaksanakan tanggung jawab konstitusionalnya dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Mesjid Besar Morella, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIT, dihadiri perwakilan […]

  • Gandang Polres, Senator Perkuat Nilai Kebangsaan Kepada Pelajar di Desa Haya

    Gandang Polres, Senator Perkuat Nilai Kebangsaan Kepada Pelajar di Desa Haya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • visibility 368
    • 0Komentar

    MALTENG-DEMAL; Anggota Komite I DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, terus memperluas jangkauan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Kali ini, Senator menggandeng Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tengah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada ratusan siswa SMA Negeri 25 Maluku Tengah di Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Jumat 6 Februari. Kolaborasi strategis antara legislator Senayan dan […]

  • Ketika DPRD SBT Bermain Api: Antara Kontrol Media dan Kebebasan Pers

    Ketika DPRD SBT Bermain Api: Antara Kontrol Media dan Kebebasan Pers

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Kebebasan pers, di negeri demokrasi, seharusnya menjadi harga mati. Namun, seperti api kecil di ladang ilalang, kadang kala kekuasaan tergoda untuk bermain-main dengannya. Dan baru-baru ini, DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mencoba hal serupa dengan melempar rekomendasi kontroversial kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar “mengawasi dan mengontrol media dalam pemberitaannya.” Sebuah kalimat yang, […]

  • Jika Bahlil Keluar Dari Kabinet, Munaslub Golkar Bukan Hal Sulit

    Jika Bahlil Keluar Dari Kabinet, Munaslub Golkar Bukan Hal Sulit

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA.- DEMAL ; Kursi kosong yang ditinggal Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono usai dipilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia  menjadi pintu masuk bagi Presiden untuk merombak kabinet. Partai politik pun mulai gusar. “Kalau misalnya terjadi evaluasi, kemudian penilaian kinerja terhadap kader-kader yang kami kirim, ya kami sepenuhnya menyerahkan kepada Pak Prabowo,” kata Wakil Ketua Umum […]

  • Desak Kapolres Buru diperiksa Soal Dugaan Sianida Hasil Sitaan Dijual

    Desak Kapolres Buru diperiksa Soal Dugaan Sianida Hasil Sitaan Dijual

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Terbongkarnya kelakuan Brikpa ER tidak menutup kemungkinan ada keterlibtan oknum lain di Polres Buru, bahkan ada dugaan Sianida yang selama ini disita, telah dijual. Salah satu pengusaha yang terlibat dalam aktivitas perdagangan sianida Hj.Hartini mengklaim paket yang dikirim ke Pulau Buru atas pesanan Bripka ER berjumlah 300 karton diangkut dengan dua truk tapi berhasil disita […]

expand_less