Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Mafindo Latih Anak dan Remaja Gereja Lawan Hoaks

  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 639
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Di tengah gelombang deras informasi digital yang kian sulit dibendung, upaya membangun benteng literasi bagi generasi muda menjadi sangat mendesak. Menyadari hal ini, Jemaat GPM Kusu-kusu Sereh menggelar kegiatan “Bakudapa Anak dan Remaja” pada Selasa (8/7/2025) di Gedung Gereja Bethfage, yang diwarnai dengan sesi edukatif dan pelatihan periksa fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Maluku.

Kegiatan ini bukan sekadar temu edukatif biasa, melainkan sebuah langkah nyata membekali anak-anak dan remaja dengan keterampilan dasar untuk menyaring informasi serta menangkal hoaks yang menyebar luas di media sosial.


Tiga narasumber dari Mafindo Maluku hadir dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka. Mereka menyasar dua aspek utama, kesadaran akan bahaya hoaks, dan keterampilan teknis untuk melakukan fact-checking secara mandiri.

Wellsy Bakarbessy, Sekretaris Wilayah Mafindo Maluku, dalam pemaparannya menekankan pentingnya memahami konteks zaman yang sarat dengan informasi palsu dan manipulatif. Ia juga menyinggung tantangan baru dalam dunia digital, seperti penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menyebarkan hoaks yang lebih canggih dan meyakinkan.

“Anak-anak kita hari ini hidup dalam dunia yang tidak hanya digital, tapi juga penuh manipulasi informasi. Maka tugas kita adalah membekali mereka dengan alat berpikir kritis dan keterampilan digital agar mereka tidak mudah tertipu,” ungkap Wellsy.

Cheriwil Sameaputty, salah satu relawan Mafindo Maluku, turut memberikan materi yang bersifat praktis dan mudah dipahami. Ia mengajak peserta untuk mengenali ciri-ciri hoaks, termasuk dari gaya penulisan, sumber informasi, dan emosi yang biasanya dimainkan dalam berita palsu.

“Kenapa hoaks terus beredar? Karena kita sering mempercayai tanpa memverifikasi. Literasi digital itu bukan cuma tahu cara pakai gadget, tapi juga tahu cara kerja informasi,” terang Cheriwil dalam sesi tanya jawab.

Ia juga memberi penekanan pada pentingnya tidak langsung membagikan pesan yang provokatif atau belum jelas kebenarannya kebiasaan yang kerap terjadi di kalangan pengguna media sosial, bahkan di lingkup keluarga dan komunitas.

Bagian paling menarik dari kegiatan ini adalah sesi pelatihan langsung periksa fakta yang dipandu oleh Abubakar Difinubun, selaku PIC OPSDM Mafindo Maluku. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk membongkar berita-berita viral, menganalisis gambar, mengecek situs, hingga menggunakan alat bantu daring seperti Google Reverse Image Search dan situs pengecek fakta terpercaya.


“Anak-anak ternyata bisa cepat belajar cara verifikasi berita. Mereka antusias, dan itu menunjukkan bahwa pendidikan literasi digital sangat mungkin dilakukan sejak dini,” ujar Abubakar usai sesi pelatihan.

Melalui metode simulasi dan studi kasus nyata, para peserta tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan yang relevan dengan kehidupan digital mereka sehari-hari.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa gereja, sebagai pusat spiritual dan komunitas, dapat memainkan peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman informasi palsu. Bakudapa Anak dan Remaja bukan hanya ruang tumbuh dalam iman, tapi juga medan latihan berpikir kritis dan bertanggung jawab di era digital.

Hoaks tidak hanya merusak individu, tetapi juga mencederai relasi sosial, merusak reputasi, bahkan memicu konflik horizontal. Karena itu, edukasi yang dimulai dari lingkup kecil seperti jemaat ini punya dampak besar jika terus dikembangkan.

Panitia berharap agar kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin dan menjangkau lebih banyak anak-anak dan remaja di wilayah lain. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa perang melawan hoaks bukan hanya tanggung jawab media dan pemerintah, tapi juga lembaga keagamaan, komunitas, dan keluarga.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai Progres 70 Persen, Pembangunan 26 Rumah Korban Konflik Aru Ditargetkan Rampung Oktober 2026

    Capai Progres 70 Persen, Pembangunan 26 Rumah Korban Konflik Aru Ditargetkan Rampung Oktober 2026

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ;Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat melalui pembangunan jaringan perpipaan dan Sambungan Rumah (SR) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Langkah strategis tersebut dibahas dalam rapat sosialisasi bersama Tim Direktorat Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum yang dihadiri langsung Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, di Ruang Rapat Kantor Bupati […]

  • Turun Reses, Rovik  Bagi Ribuan Paket Sembako untuk Warga Ambon

    Turun Reses, Rovik Bagi Ribuan Paket Sembako untuk Warga Ambon

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • visibility 307
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL: Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin, membagikan 1.350 paket sembako kepada janda, anak yatim, dan lansia di Kota Ambon. Aksi sosial ini dilakukan di sela-sela agenda Reses masa persidangan tahun 2026 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.  Rovik menjelaskan bahwa pembagian bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk meringankan beban ekonomi masyarakat […]

  • Rajut Kebersamaan, KKSS Aru Gelar Jalan Santai Sambut Ramadan 1447 H

    Rajut Kebersamaan, KKSS Aru Gelar Jalan Santai Sambut Ramadan 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • visibility 247
    • 0Komentar

      DOBO.-DEMAL ; Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar jalan santai massal menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Sabtu,14 Februari 2026. Momentum untuk menguatkan dan mempererat kebersamaan bagi masyarakat Aru, turut dihadiri Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel bersama Wakil Bupati Mohamad Djumpa. Bupati Kepulauan Aru bersama jajaran pemerintah daerah tampak membaur dengan […]

  • Kemarau Panjang, Pemkab Aru Imbau Warga Waspadai Karhutla dan Kabut Asap

    Kemarau Panjang, Pemkab Aru Imbau Warga Waspadai Karhutla dan Kabut Asap

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Maluku, termasuk Kabupaten Kepulauan Aru. Masyarakat diminta berhati-hati dalam menggunakan benda yang dapat memicu kebakaran, seperti korek api dan rokok, serta menghindari pembakaran lahan secara sembarangan. Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana […]

  • Kantor SAR Ambon Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Peringati HUT Ke-54

    Kantor SAR Ambon Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Peringati HUT Ke-54

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • visibility 357
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon menggelar Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).Senin 2 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rapat Kantor SAR Ambon juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Pusat Basarnas serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia. Kepala Kantor SAR Ambon dalam […]

  • Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 327
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Kondisi geografis Maluku Tenggara yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pendidikan, terutama dalam hal distribusi sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang kompeten. Sehingga pentingnya pemerataan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. “Kehadiran Bapak Menteri menjadi […]

expand_less