Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

  • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Setelah melalui perjalan panjang selama belasan hari yang menguras waktu dan tenaga, tim Ekspedisi Wanadri 2025 bertajuk Rediscover Buru tiba di puncak Kaku Mahu. Pada 8 Mei 2025

Ketua Tim Pemanjatan Tebing Kaku Mahu, Jihan Syafira mengatakan pada tanggal 28 April 2025 lalu, Tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu yang merupakan bagian awal dari  Ekspedisi Wanadri 2025 – Rediscover Buru, memulai operasionalnya. 

Kegiatan ini bagian dari upaya melaksanakan 4 pilar kegiatan Wanadri. Yakni, Pendidikan, Penjelajahan, Kemanusiaan, dan Lingkungan.

Perjalanan tim ekspedisi Rediscover Buru diawali dengan memasuki Gunung Hutan dari Desa Nanali, Kecamatan Kepala Madan, Pulau Buru untuk mencapai dasar tebing yang akan dijadikan titik awal pemanjatan. 

“Pelaksanaan operasional Gunung Hutan dan Pemanjatan Tebing Kaku Mahu ini direncanakan membutuhkan waktu total 15 hari,” ungkap Jihan dalam keterangannya kepada redaksi dekritmaluku.com. Kamis,15 Mei 2025.

Menurutnya, tim membutuhkan waktu enam hari untuk mencapai titik awal pemanjatan. Anggota tim harus menembus medan pegunungan batuan karst dg hutan belukar yang lebat dan cukup berat, menyusuri jalur terjal sambil menerapkan sistem pendorongan logistik tahap demi tahap hingga akhirnya sampai di titik basecamp.

Selain itu juga, banyak batuan tajam yang mudah terlepas, memaksa semua anggota  untuk terus berhati-hati, menjaga setiap langkah dan pergerakannya.

Panjang lintasan vertikal yang dilalui tim kurang lebih 350 meter Total 7 Pitch pemanjatan dan 300 meter medan scrambling menuju puncak Kaku Mahu.

“ Setelah perjalanan panjang dan melelahkan menuju basecamp, akhirnya pada tanggal 4 Mei 2025, tim bisa memulai operasional pemanjatan. Dengan durasi pemanjatan  selama 6 hari dengan hari pertama turun kembali ke dasar tebing dan 4 malam bermalam di tebing (hanging camp), tim menghadapi beberapa kendala dalam pemanjatan multi-pitch. Salah satunya cuaca ekstrem, hujan deras mengguyur hampir setiap hari,” bebernya. 

Akhirnya Pada tanggal 8 Mei 2025, pukul 10.45 WIT,  di bawah langit yang cerah, tim pemanjat akhirnya berhasil mencapai Puncak Kaku Mahu (03° 14” 17’ LS  126° 04” 22 BT).

“ Keberhasilan ini berkat kerjasama dan dukungan dari semua tim yang terlibat, terutama tim pendukung yang selalu standby di dasar tebing. Jumlah personil,” 

Tim mencatat, pegunungan Kepala Madan memiliki banyak puncakan di atas ketinggian 2000 Mdpl, ini adalah hamparan pegunungan karst yang terbentuk dari pelarutan batuan kapur. 

Pegunungan ini memiliki formasi batuan terjal, tebing curam. Medannya yang ekstrem ini, menawarkan pemandangan yang spektakuler dari dinding dan puncak-puncaknya.

Sahira juga akui, selain melakukan pemanjatan, diantara anggota tim, terdapat seorang pemanjat sekaligus peneliti dari Mahatva – Fakultas Pertanian UNPAD Bandung yang bertugas mengambil sample berbagai flora yang di temukan di sepanjang jalur lintasan pemanjatan dan area puncak. Sample yang  di ambil ini disiapkan untuk dianalisa lebih lanjut setelah kembali ke kampus Fak Pertanian UNPAD Bandung.

“ Saat ini, tim sudah kembali ke Desa Nanali. untuk recovery, bersih-bersih peralatan, dan akan melanjutkan kegiatan coaching clinic dengan beberapa pecinta alam putra daerah, tentang teknik pemanjatan. Selanjutnya bersama-sama menjalankan rencana pembuatan jalur sport di tebing dekat Desa Nanali,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu, yang merupakan bagian dari Ekspedisi Wanadri: Rediscover Buru, 2025, juga bersyukur kepada Tuhan YME dan berterimakasih kepada warga masyarakat, pecinta alam, tokoh masyarakat dan tetua adat desa Nanali, Rektor Universitas Iqro dan jajarannya, Bupati Buru beserta jajarannya, Bupati Buru Selatan beserta jajarannya, BASARNAS Ambon dan Namlea, Kepolisian, Dinas Kehutanan Ambon serta semua sponsor, donatur dan pihak-pihak yang telah membuat ekspedisi ini berjalan sesuai rencana.

Sebagai tambahan, Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri, merupakan organisasi pecinta alam yang di dirikan di bandung, sejak tahun 1964. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil PDPB, Angka Pemilih Kaum Hawa di Ambon Terus Meroket

    Hasil PDPB, Angka Pemilih Kaum Hawa di Ambon Terus Meroket

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • visibility 424
    • 0Komentar

    AMBON.-DM;Pemilihan Umum 2029 di Kota Ambon diprediksi bakal dikuasai suara pemilih dari kaum hawa, sebab jumlahnya terus meroket. Sementara dengan kaum adam ada selisih yang sangat jauh. Sesuai hasil pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 Tingkat Kota Ambon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon ditetapkan jumlah 255.912 pemilih. Angka tersebut tersebar […]

  • Matangkan RKPD 2027, Wabup: SDM Adalah Aset Terbesar Pembangunan

    Matangkan RKPD 2027, Wabup: SDM Adalah Aset Terbesar Pembangunan

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • visibility 206
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk matangkan arah pembangunan tahun 2027. Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan forum konsultasi bertujuan membedah dan menyempurnakan rancangan awal RKPD secara teknokratis dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Dokumen tersebut dipastikan tidak sekadar disusun […]

  • Dihadapan Senator Bisri, DKP Keluh: Sekarang Kita Hanya Penonton

    Dihadapan Senator Bisri, DKP Keluh: Sekarang Kita Hanya Penonton

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • visibility 297
    • 0Komentar

    AMBON.-DM; Kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku telah dibatasi untuk mengelolah laut, meski dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Pemerintah Provinsi punya kewenangan adalah sebesar 12 mil laut dari garis pantai. Hal ini disampaikan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku kepada Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina dalam agenda […]

  • Terpilih Aklamasi, Mosalam : IPPMAP, Rumah Besar Tempat Kolaborasi dan Berhimpun

    Terpilih Aklamasi, Mosalam : IPPMAP, Rumah Besar Tempat Kolaborasi dan Berhimpun

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • visibility 289
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Mosalam Latuconsina dan Mahasuji Tualeka masing-masing ditetapkan sebagai Ketua dan Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pelauw (DPD IPPMAP) Provinsi Maluku dalam musyawarah yang berlangsung di Asrama Haji Ambon, Sabtu 25 Oktober 2025. Sekretaris Jenderal DPP IPPMAP, Abd. Gani Latuconsina menegaskan pentingnya peran IPPMAP sebagai payung besar bagi seluruh pemuda, pelajar, […]

  • Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • visibility 337
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Polemik Finalis Miss Youth Indonesia, Efrita Trifena Lamerkabel tidak bisa dilihat sebagai lemahnya fungsi komunikasi, tetapi kegagalan Dinas Pariwisata dalam mendorong potensi sumber daya manusia pada level nasional juga lemhanya pelayanan publik. Ketika Jais Elly sebagai Kadis Pariwisata Maluku menyalahkan Efrita yang tak mau bangun komunikasi dengan Pemprov Maluku. Alibi Jais keliru. Tanpa perhitungan. […]

  • Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • visibility 224
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura angkatan 52 Gelombang I Tahun 2025 meluncurkan Gerakan Masyarakat Anti Stunting (GEMAS) di Ampera Kota Masohi. Sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki bayi balita, dan kader posyandu dari Kelurahan Ampera Kota Masohi aktif mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi stanting dan […]

expand_less