Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Bentrokan Warga Kalarkalar dan Salarem Aru Kembali Pecah, Aparat TNI-Polri Berhasil Redam

  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DOBO,-DEMAL ; Perselisihan yang telah berlangsung lama antara warga Desa Kalarkalar dan Desa Salarem, Kabupaten Kepulauan Aru, kembali memanas meskipun sebelumnya telah beberapa kali diupayakan penyelesaiannya melalui jalur adat maupun pemerintah daerah.

Sebelumnya, konflik kedua desa sempat diselesaikan melalui mekanisme adat pada akhir Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga menggelar pertemuan mediasi yang dipimpin langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bersama unsur Forkopimda di Aula Ursia Urlima Mapolres Kepulauan Aru.

Pertemuan tersebut turut menghadirkan para tetua adat dari kedua desa. Namun, proses penyelesaian itu hanya melibatkan para pemangku adat tanpa melibatkan warga yang selama ini berselisih, sehingga diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketegangan kembali muncul.

Bentrok kembali terjadi pada Jumat malam (12/6/2026), sekitar pukul 20.00 WIT. Dalam insiden tersebut, kedua kelompok dilaporkan saling menyerang menggunakan senjata tajam berupa busur dan anak panah serta peralatan tajam lainnya.

Situasi sempat memanas, namun aksi tersebut berhasil dihalau oleh puluhan personel TNI dari Koramil 1503-03 Dobo bersama anggota Polres Kepulauan Aru yang didukung personel Brimob Kompi 2 Batalion C Pelopor Polda Maluku.

“Berkat kesigapan aparat keamanan, bentrokan berhasil diredam sehingga kedua kelompok kembali ke tempat tinggal masing-masing dan situasi dapat dikendalikan,” ujar Aipda Yubilino, Kasubsipenmas Polres Aru.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik. Mereka mengaku khawatir melihat kedua kelompok membawa senjata tajam sambil meneriakkan seruan dalam bahasa daerah Aru.

Sejumlah warga berharap perselisihan antarkedua desa dapat segera diakhiri melalui penyelesaian yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari warga yang berseteru, para tetua adat, pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, hingga tokoh agama.

Menurut warga, pendekatan yang mengedepankan musyawarah, nilai-nilai adat, dan doa diyakini menjadi jalan terbaik untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

Seruan: “Aru Pung Bae, Kalau Bukan Katong Siapa Lai”

Semangat kebersamaan pun kembali disuarakan melalui slogan:

“Aru Pung Bae, Kalau Bukan Katong Siapa Lai, Aru Aman Masyarakat Sejahtera”

Slogan ini menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Aru yang aman, damai, dan lebih baik.

Pihak Polres Aru melalui Aipda Yubilino menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan kepada kepolisian dalam menangani segala bentuk perpecahan.

“Gunakan media sosial yang edukatif, bukan sebaliknya memperkeruh kondisi antarwarga yang saling bertikai. Mari kita sama-sama saling menjaga kamtibmas di daerah ini,” pungkas Yubilino.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan kondusif, namun aparat masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prosesi Adat Urlima Akhiri Konflik Kalar-Kalar dan Salarem, Bupati Aru: Jangan Lagi Terprovokasi

    Prosesi Adat Urlima Akhiri Konflik Kalar-Kalar dan Salarem, Bupati Aru: Jangan Lagi Terprovokasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL;Konflik yang sempat terjadi antara masyarakat Desa Kalar-Kalar dan Desa Salarem, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, resmi berakhir melalui prosesi adat Urlima yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Kantor Bupati Kepulauan Aru, Sabtu (4/7/2026). Prosesi perdamaian ditandai dengan pembacaan deklarasi damai, penandatanganan kesepakatan bersama, serta penyerahan simbol-simbol perdamaian yang sarat dengan nilai adat dan […]

  • Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • visibility 971
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Menteri Lingkungan Hidup diminta menghentikan segala proses investasi perusahaan-perusahaan yang bermasalah dengan tanah adat di Maluku. Salah satunya PT. Waragonda Minerals Pratama yang merusak dan melanggar sasi adat. “Untuk kasus PT.Waragonda, salah satu rekomendasi Komite I, meminta Kementerian Lingkungan Hidup menghentikan ijin operasinya,” hal ini disampaikan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) […]

  • Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • visibility 273
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya diterapkan di Maluku Tenggara, tetapi berlaku secara nasional. Oleh karena itu, dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan penting berbasis data. “Kerja harus berdasarkan data. Peningkatan sumber daya manusia juga harus menjadi prioritas agar mampu melahirkan inovasi untuk pengembangan daerah,” tegas […]

  • Malteng Canangkan Program Desa Cantik 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua

    Malteng Canangkan Program Desa Cantik 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • visibility 309
    • 0Komentar

    MALUKU TENGAH,-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi mencanangkan kegiatan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Teon Nila Serua (TNS). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13-14 April 2026 ini, bertujuan memperkuat literasi data di tingkat desa guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati […]

  • Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • visibility 368
    • 0Komentar

    LANGGUR – DM : “Pantai ini tampak seperti mimpi yang telah sirna. Pada hari yang cerah dengan langit biru, air laut berwarna biru kehijauan bersinar seperti permata yang cemerlang dan kontras indah dengan pasir putih yang luas di Long Beach” kata Daniela F salah satu turis asal Amerika Serikat usai mengujungi Pantai Ngur Bloat Kabupaten […]

  • Bantah Lakukan Pelanggaran, CV Rumbia Perkasa Buka “Borok” Kadis Indag Maluku

    Bantah Lakukan Pelanggaran, CV Rumbia Perkasa Buka “Borok” Kadis Indag Maluku

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • visibility 484
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Yahya Kota dinilai telah menyampaikan berita bohong kepada masyarakat Maluku. Pernyataan ini disampaikan CV. Rumbia Perkasa menyusul penjelasan Kepala Dinas Perindag Yahya Kota tentang alasan-alasan penghentian sepihak kontrak kerja sama pengelolaan Parkir Pasar Mardika Kota Ambon.  Direktur CV. Rumbia Perkasa Arie menjelaskan, selama berlangsungnya hubungan kemitraan, […]

expand_less