Buka Temu Raya Pengasuh SMTPI Aru, Bupati Timotius Kaidel: Dulu Saya Juga Anak Asuh SMTP
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DOBO,-DEMAL;Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menghadiri Ibadah dan Resepsi Pembukaan Temu Raya Pengasuh Sekolah Minggu Tunas Pekabar Injil (SMTPI) Klasis GPM Pulau-Pulau Aru di Gereja Sola Gracia, Jemaat GPM Karseka, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) GPM guna membentuk karakter, iman, moral, serta kepribadian generasi penerus bangsa di tengah tantangan era digital.
Bupati Aru, Timotius Kaidel, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Klasis GPM Pulau-Pulau Aru yang menggelar agenda perdana ini.
“Temu Raya Pengasuh ini bukan sekadar forum berkumpul, melainkan program strategis gereja untuk memastikan pendidikan nonformal gereja berlangsung terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata,” tegas Bupati yang akrab disapa Timo ini.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa para pengasuh SMTPI merupakan mitra moral pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas.
Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya yang tumbuh dan dibentuk dari pembinaan SMTPI.
“Saya juga produk SMTPI. Saya pernah diasuh, dibimbing, dan diajarkan dasar-dasar iman Gereja Protestan Maluku. Saya bisa menjalankan tugas sebagai Bupati saat ini tak lepas dari fondasi karakter dan perilaku iman yang dibentuk oleh para pengasuh waktu itu,” ungkapnya haru.
Mengingat peran vital tersebut, Bupati meminta para pengasuh untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak.
Bupati dalam kesempatan itu berpesan kepada para pengasuh SMTPI agar melakukan penguatan karakter, dengan Membekali anak dengan kecerdasan etik, moral, dan ketahanan spiritual.
Selain itu, kata Bupati, tumbuhkan kepedulian ekologis dengan menanamkan rasa cinta lingkungan dan kepedulian sosial sejak dini.
“Visi Generasi Emas, adalah MMembentuk kader gereja yang tangguh menuju Satu Abad GPM pada 2035 sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandas Bupati.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada jimpinan Sinode GPM, Pengurus Klasis, hingga Jemaat atas kemitraan erat yang terbangun bersama Pemkab Kepulauan Aru dalam membina masyarakat.(*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar