Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode

Perkokoh Persatuan di SBB, Bisri As Shddiq Sosialisasi Empat Pilar di GPM Elohim Piru

  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL ; Dalam upaya memperkokoh fondasi kebangsaan dan menjaga warisan nilai-nilai luhur bangsa, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Maluku, Bisri As Shddiq Latuconsina, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Acara strategis ini dilaksanakan di hadapan ratusan jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Elohim Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini menghadirkan tokoh agama terkemuka, Pdt. H. Talarima, sebagai narasumber utama. Jalannya diskusi dan pemaparan materi dipandu secara dinamis oleh Yobes Souhaly, kader intelektual muda yang juga merupakan representasi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Seram Bagian Barat.

Sebagai daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi salah satu pilar penting dalam potret kemajemukan Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku. Kehadiran Bisri As Shddiq Latuconsina di tengah-tengah jemaat GPM Elohim Piru menegaskan bahwa komitmen menjaga persatuan tidak mengenal batas-batas sekat primordial.

Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, bukan sekadar slogan politik.

Menurut Bisri, keempat elemen tersebut merupakan tameng utama sekaligus kompas kehidupan bermasyarakat di tengah arus modernisasi dan potensi polarisasi sosial.

“Kita hidup di era di mana informasi bergerak sangat cepat, namun di sisi lain, potensi gesekan sosial akibat perbedaan juga tetap ada jika kita melupakan akar sejarah kita. Jemaat GPM Elohim Piru adalah bagian integral dari benteng pertahanan toleransi di Seram Bagian Barat. Sosialisasi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk merawat ingatan kolektif tersebut,” ujar Senator asal Maluku tersebut dalam sambutan pembukanya.

Pemaparan materi yang disampaikan oleh Pdt. H. Talarima menjadi daya tarik utama dalam forum ini. Sebagai pemuka agama, ia membedah bagaimana nilai-nilai teologis dan spiritualitas keagamaan berjalan beriringan secara harmonis dengan prinsip-prinsip bernegara yang terkandung dalam Pancasila.

Pdt. Talarima menekankan bahwa menjadi seorang religius yang taat secara otomatis menuntut seseorang untuk menjadi warga negara yang baik, yang menghormati hukum, mengasihi sesama tanpa memandang latar belakang, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Beliau menggarisbawahi bahwa Pancasila, terutama sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa,” memberikan ruang seluas-luasnya bagi setiap warga negara untuk menjalankan keyakinannya sekaligus menjadi lem perekat yang menyatukan perbedaan tersebut dalam bingkai NKRI.

“Gereja tidak boleh menutup mata dari realitas kebangsaan. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik jemaat agar tidak hanya tumbuh secara iman, tetapi juga matang secara kewarganegaraan. Empat pilar ini adalah rumah bersama kita. Ketika satu tiang rapuh, maka runtuhlah seluruh bangunan. Oleh karena itu, tugas jemaat hari ini adalah menjadi agen-agen perdamaian dan perekat persatuan,” tegas Pdt. Talarima di hadapan peserta.

Di sisi lain, jalannya acara yang dimoderatori oleh Yobes Souhaly dari GMKI SBB memberikan warna tersendiri. Keterlibatan aktif elemen pemuda seperti GMKI menunjukkan adanya estafet kepemimpinan dan kesadaran kritis dari generasi muda di Seram Bagian Barat dalam mengawal isu-isu kebangsaan.

Yobes berhasil menghidupkan suasana sosialisasi melalui sesi tanya jawab yang interaktif. Rangkaian pertanyaan dari jemaat—mulai dari isu keadilan sosial, tantangan ekonomi di daerah, hingga bagaimana membentengi generasi muda dari radikalisme dan degradasi moral—dijawab dengan lugas dan solutif oleh para narasumber.

“Pemuda hari ini adalah pemilik masa depan. Melalui ruang-ruang dialog seperti ini, kami dari kalangan mahasiswa dan pemuda gereja merasa dilibatkan dan diberikan tanggung jawab besar untuk terus mengumandangkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di kehidupan sehari-hari,” tutur Yobes di sela-sela acara.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perangi Penyakit Berbahaya, Pemkab Malra Luncurkan GPPP di Dian Pulau

    Perangi Penyakit Berbahaya, Pemkab Malra Luncurkan GPPP di Dian Pulau

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • visibility 323
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL;Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi meluncurkan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas Tahun 2025 di Ohoi Dian Pulau, Kecamatan Hoat Sorbay, Pada Sabtu 18 Oktober 2025. Ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam memerangi penyakit mematikan seperti jantung, stroke, dan kanker, resmi dimulai dari pelosok negeri. Dian Pulau pun dipilih sebuah lokasi awal untuk menjangkau masyarakat di wilayah […]

  • Apresiasi Inovasi Inspektorat Malteng, Raja Booi : Ini Sangat Membantu

    Apresiasi Inovasi Inspektorat Malteng, Raja Booi : Ini Sangat Membantu

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • visibility 604
    • 0Komentar

    SAPARUA.-DEMAL ; Sejumlah pemerintah negeri di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah menyerahkan laporan pemeriksaan kinerja pengelolaan keuangan dan aset desa tahun anggaran 2024. Sekretaris Inspektorat Maluku Tengah, Johannis S. Dias, M.Si., menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk follow up Inspektorat Kabupaten Tengah untuk mempercepat penyerahan secara langsung dokumen laporan pemeriksaan reguler untuk segera ditindaklanjuti hasil temuan […]

  • Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-III)

    Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-III)

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Layla  Bukan Majnun dan Bibi tak hanya berada dalam situasi yang sama, jika kondisi rumah tangga Bibi dan suaminya lagi pisah ranjang, Layla Bukan Majnun adalah seorang wanita yang sudah berpisah dengan suaminya. Kedunya juga tetanggaan rumah pada salah satu pusat kota di Konoha.  Kedua wanita kelahiran 80an tersebut memang bersahabat, kearban mereka sudah terbangun sejak […]

  • Peringati Hari Desa Nasional, PKS Kota Sambangi Negeri Batu Merah

    Peringati Hari Desa Nasional, PKS Kota Sambangi Negeri Batu Merah

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • visibility 363
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon bikin terobosan,tak lagi sekadar mengandalkan kader-kadernya mengawal aspirasi rakyat di DPRD, tapi para pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS lansung turun gunung datangi mayarakat mendengar mencari solusi atas problem-problem yang selama ini dihadapi rakyat. Kali ini dengan memanfaatkan momentum Hari Desa Nasional, PKS Kota Ambon melakukan kunjungan […]

  • Kemah Bela Negara Ditunda, HMI-KNPI Dukung Keputusan Gubernur 

    Kemah Bela Negara Ditunda, HMI-KNPI Dukung Keputusan Gubernur 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • visibility 398
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Keputusan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menunda kegiatan Kemah Bela Negara tahun ini dinilai sebagai kebijakan penting menyelematkan kondisi keuangan daerah. Sesuai rencana, kegiatan tersebut akan berlangsung 23-29 Oktober 2025 di Kabupaten Maluku Barat Daya. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Rivon Wally menganggap kebijakan HL memiliki dasar pelaksanaan pemerintahan […]

  • Malteng Canangkan Program Desa Cantik 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua

    Malteng Canangkan Program Desa Cantik 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • visibility 274
    • 0Komentar

    MALUKU TENGAH,-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi mencanangkan kegiatan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Teon Nila Serua (TNS). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13-14 April 2026 ini, bertujuan memperkuat literasi data di tingkat desa guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati […]

expand_less