Perumda Panca Karya Pacu Persiapan Armada Feri Jelang Mudik Lebaran
- calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dirut Panca Karya,M.Rani Tualeka mendampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau sarana dan prasarana kantor PD.Panca Karya. Jumat 30 Januari 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMBON,-DEMAL : Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya terus memacu kesiapan armada kapal feri miliknya menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sebagai operator transportasi laut dan darat di Maluku, badan usaha milik daerah ini berkomitmen mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat di Bumi Raja-raja.
Direktur Operasional Perumda Panca Karya, Ongen Goo, mengungkapkan bahwa dari total sembilan armada kapal feri yang dikelola, saat ini baru dua armada yang aktif beroperasi melayani penumpang. Kedua kapal tersebut adalah KMP Sardinela dan KMP Maluku Indah 01.
Sementara itu, armada lainnya masih dalam tahap perawatan berkala. KMP Bada Leon dilaporkan baru saja masuk ke Dok Waiame untuk menjalani docking tahunan. Kabar baiknya, KMP Bahtera Nusantara, KMP Tatihu, dan KMP Tanjung Kuako sudah selesai diperbaiki dan diturunkan dari galangan kapal. Ketiganya kini sedang dipersiapkan untuk segera masuk ke lintasan pelayaran.
“Salah satu armada kita yang masih di atas galangan, yaitu KMP Tanjung Sole, mungkin dalam dua hari ke depan juga sudah selesai docking dan diturunkan,” ujar Ongen saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/3).
Adapun dua armada tersisa, yakni KMP Loriamar dan KMP Teluk Ambon, masih menunggu giliran sesuai jadwal docking.
Menghadapi lonjakan pemudik pada Lebaran 2026 ini, Perumda Panca Karya menargetkan sedikitnya empat armada siap beroperasi penuh. Kapal-kapal ini akan dikerahkan untuk melayani jalur-jalur padat seperti Hunimua–Waipirit, Hitu–Luhu, serta Galala–Namlea.
“Kami juga sedang mengupayakan agar bisa mengirimkan armada bantuan khusus untuk melayani rute Waai–Kailolo,” tambah Ongen.
Selain kesiapan fisik kapal, Perumda Panca Karya juga melakukan terobosan pada sistem pertiketan. Pihaknya tengah mendorong mitra kerja agar sistem tiket elektronik (e-ticketing) sudah bisa diterapkan saat arus mudik berlangsung demi kemudahan penumpang dan petugas di lapangan.
Ongen menjelaskan, sistem digital ini akan difokuskan pada kapal-kapal yang mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sebab, kapal komersial yang beroperasi di pelabuhan kelolaan ASDP sudah lebih dulu menerapkan sistem penjualan tiket serupa.
“Jalur pelayaran kapal subsidi kami selama ini memang masih menggunakan tiket manual. Namun dalam waktu dekat, begitu kapal-kapal subsidi ini mulai berjalan kembali, kami akan langsung menerapkan sistem elektronik,” tegasnya menutup wawancara.(*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar