Pahami Kompleksitas Wilayah Kepulauan, Ulwan Talaohu Dapat Respons Positif Pimpin BPJN Maluku
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 80
- comment 0 komentar
- print Cetak

Muh.Ulwan Talaoho
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMBON,-DAMAL : Langkah strategis penunjukan Muhammad Ulwan Talaohu, S.T., M.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku menuai respons positif dan dinilai sebagai preseden baik bagi penguatan sumber daya manusia (SDM) berbasis kewilayaan.
Apresiasi besar salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air (DPW PMPI) Provinsi Maluku.
Kehadiran Ulwan di pucuk pimpinan bahkan dipandang sangat tepat karena mengombinasikan dua faktor yang dibutuhkan dalam akselerasi infrastruktur wilayah kepulauan: yakni status sebagai putra daerah dan rekam jejak kepemimpinan lapangan yang matang.
Ketua DPW PMPI Maluku, Risman Soulissa, mengutarakan bahwa karakteristik geografis Provinsi Maluku yang terdiri dari 11 kabupaten/kota memiliki kompleksitas kewilayahan yang sangat spesifik.
Sebagai wilayah berciri kepulauan, tantangan geologi dan konektivitas antarpulau menuntut pemahaman teknis yang mendalam secara lokal (indigenous knowledge).
“Dengan kehadiran Pak Ulwan selaku putra daerah, beliau akan jauh lebih memahami titik-titik krusial persoalan jalan dan jembatan di Maluku. Dampak positifnya, roda organisasi di balai langsung bekerja tancap gas tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama,” ujar Risman Soulissa kepada pers, Senin 31 Agustus 2026.
Berdasarkan catatan PMPI, karier birokrasi Ulwan tidak didapatkan secara instan, melainkan dibangun dari struktur terbawah dengan dedikasi tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga.
Sebelum memegang tongkat estafet kepemimpinan balai saat ini, ia telah lama mengasah kemampuan manajerial serta teknisnya sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Maluku Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku – Ditjen Bina Marga.
Kematangan kepemimpinannya juga diuji secara lintas wilayah ketika ia ditugaskan menyeberang ke Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat jaringan jalan di “Bumi Kieraha” sebagai Kasatker PJN I.
“Berbagai urusan taktis dan strategis yang dilaksanakan pada periode tersebut menjadi bagian dari pengalaman profesional yang berharga dalam mengelola kegiatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan,” tambah Risman.
Selain itu,di tingkat nasional, perdebatan mengenai penempatan pejabat pusat di daerah sering kali berbenturan dengan isu efektivitas di lapangan.
PMPI menilai penunjukan Ulwan Talaohu di BPJN Maluku bukan sekadar pemenuhan aspek kompetensi akademis dan penerimaan yang luas di internal Kementerian PU serta publik lokal semata. Lebih dari itu, figur Ulwan dinilai menjadi simbol kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa SDM lokal memiliki kapasitas yang setara untuk memimpin instansi vertikal negara.
“Kepemimpinan yang berakar pada pemahaman daerah itu kemudian akan mampu membawa konektivitas jalan dan jembatan di wilayah strategis berbasis kepulauan ini ke level positif demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan ini,” tandasnya.
Untuk itu, Risman mengajak semua elemen sipil di Maluku untuk rapatkan barisan dan mendukung kepemimpinan Ulwan di Balai Jalan.
“ Kami mengajak semua pihak untuk hentikan segala upaya yang melemahkan kepemimpinan beliau di Balai Jalan. Sebagai putra daerah, mari kita berikan kesempatan untuk beliau mengabdi untuk Maluku,” tutupnya.(*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar