Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bupati Minta Semua Pihak Berbenah Tingkatkan SDM Maluku Tenggara

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara yang saat ini berada pada angka 58,21 persen menjadi tantangan besar yang harus segera dituntaskan melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Bupati, rendahnya capaian SPM pendidikan tidak dapat dipandang sebagai kondisi yang biasa, melainkan harus menjadi momentum evaluasi bersama untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“SPM 58,21 persen itu masih sangat rendah. Kalau rata-rata kemampuan matematika anak kita masih berada di angka 5,5, maka yang harus melakukan introspeksi adalah kita semua. Mulai dari Bupati, Kepala Dinas, pengawas, hingga guru. Harus ada semangat untuk mengejar ketertinggalan dan bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus diwujudkan melalui langkah nyata yang menjangkau seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di desa dan wilayah kepulauan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Thaher mengeluarkan lima arahan strategis sebagai pedoman percepatan peningkatan SPM Pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Arahan pertama adalah mengakui kondisi riil pendidikan serta memperkuat kerja lapangan. Ia meminta seluruh pihak menyajikan data yang akurat dan transparan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Program peningkatan kompetensi guru melalui MTSM dan NCSM juga diminta terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sistem pemantauan berbasis aplikasi secara real time.

Arahan kedua menitikberatkan pada optimalisasi seluruh sumber daya dan anggaran pendidikan yang tersedia. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan pendidikan.

“Anggaran boleh berkurang, tetapi semangat dan kreativitas tidak boleh turun. Dana BOS, program Hari Belajar Guru, dan seluruh instrumen pendukung harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.

Pada arahan ketiga, Bupati meminta pemanfaatan maksimal infrastruktur yang telah dibangun pemerintah, khususnya layanan listrik 24 jam di wilayah Kei Besar. Saat ini, sebanyak 111 dari 113 desa telah menikmati layanan listrik penuh sehingga fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Listrik sudah ada, jaringan semakin baik, fasilitas TIK juga tersedia. Tidak boleh lagi ada alasan mutu pendidikan tidak meningkat. Semua fasilitas yang ada harus digunakan untuk mendukung pembelajaran,” tegasnya.

Arahan keempat difokuskan pada percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, terdapat 227 anak tidak sekolah serta ribuan anak usia sekolah yang memerlukan perhatian serius.

Bupati meminta pembentukan operator ATS di tingkat kecamatan segera dilakukan dan pendidikan kesetaraan melalui Program Paket A, Paket B, dan Paket C dioptimalkan agar seluruh anak memperoleh hak pendidikan secara merata.

“Jangan biarkan ada anak Maluku Tenggara kehilangan hak memperoleh pendidikan. Semua harus kita jangkau dan kembalikan ke jalur pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, arahan kelima menitikberatkan pada penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan. Bupati berharap DPRD melalui Komisi II terus mengawal kebijakan dan dukungan anggaran pendidikan, serta meminta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

Selain itu, para guru dan pengawas diingatkan untuk terus menjalankan tugas secara profesional demi menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Gaji dan tunjangan guru saat ini sudah jauh lebih baik. Balaslah dengan dedikasi dan kerja nyata untuk anak-anak kita. Pendidikan adalah investasi terbesar daerah ini,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati Thaher menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk membawa sektor pendidikan keluar dari kategori tertinggal dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Provinsi Maluku.

“Target saya jelas. Pendidikan Maluku Tenggara harus keluar dari zona ketertinggalan. Tidak ada jalan lain selain bekerja dengan data yang valid, turun langsung ke lapangan, dan membangun kolaborasi yang kuat. Instruksi ini tidak boleh ditunda. Kita harus bergerak mulai hari ini,” tegasnya.

Upaya percepatan peningkatan SPM Pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Program MBG Dorong Sinergi Pempus, Daerah dan Masyarakat

    Sosialisasi Program MBG Dorong Sinergi Pempus, Daerah dan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • visibility 379
    • 0Komentar

    NAMLEA.-DEMAL ; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh menegaskan komitmen Komisi IX DPR RI dalam mendukung pelaksanaan Program MBG sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kita ingin memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap pangan bergizi yang berkelanjutan. Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi untuk masa […]

  • Sambut Kedatangan Mendasmen RI, Bupati : Pentingnya Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T

    Sambut Kedatangan Mendasmen RI, Bupati : Pentingnya Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 285
    • 0Komentar

    LANGUUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya pemerataan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (RI) Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis 23 Oktober […]

  • Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 197
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Taman Landmark Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin 15 Juni 2026. Hal tersebut menandai dimulainya pendataan ekonomi yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan penyusunan kebijakan di daerah. Pencanangan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh […]

  • Galeri Bupati Malra photo_camera 3

    Galeri Bupati Malra

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • visibility 552
    • 0Komentar
  • Gubernur HL : Baku Sayang Labe Baik Dari Baku Lawan

    Gubernur HL : Baku Sayang Labe Baik Dari Baku Lawan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • visibility 439
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga situasi tetap aman,damai,dan kondusif. Imbauan ini disampaikan menyusul insiden bentrok antar kelompok warga di Desa Hunuth, Selasa 19 Agustus 2025. “Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menahan diri, tidak terpancing provokasi, serta memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada aparat keamanan dalam menangani kasus ini,” […]

  • Pemkab Aru Komitmen Percepat Turunkan Angka Stunting

    Pemkab Aru Komitmen Percepat Turunkan Angka Stunting

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • visibility 312
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, terus memperkuat langkah untuk percepatan penurunan stunting dengan menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) dan BKKBN Provinsi Maluku. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan intervensi gizi yang berlangsung di Dusun Belakang Wamar, Desa Durjela, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa 3 Maret 2026. Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas gizi bagi […]

expand_less