Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Bupati Minta Semua Pihak Berbenah Tingkatkan SDM Maluku Tenggara

  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara yang saat ini berada pada angka 58,21 persen menjadi tantangan besar yang harus segera dituntaskan melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Bupati, rendahnya capaian SPM pendidikan tidak dapat dipandang sebagai kondisi yang biasa, melainkan harus menjadi momentum evaluasi bersama untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“SPM 58,21 persen itu masih sangat rendah. Kalau rata-rata kemampuan matematika anak kita masih berada di angka 5,5, maka yang harus melakukan introspeksi adalah kita semua. Mulai dari Bupati, Kepala Dinas, pengawas, hingga guru. Harus ada semangat untuk mengejar ketertinggalan dan bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus diwujudkan melalui langkah nyata yang menjangkau seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di desa dan wilayah kepulauan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Thaher mengeluarkan lima arahan strategis sebagai pedoman percepatan peningkatan SPM Pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Arahan pertama adalah mengakui kondisi riil pendidikan serta memperkuat kerja lapangan. Ia meminta seluruh pihak menyajikan data yang akurat dan transparan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Program peningkatan kompetensi guru melalui MTSM dan NCSM juga diminta terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sistem pemantauan berbasis aplikasi secara real time.

Arahan kedua menitikberatkan pada optimalisasi seluruh sumber daya dan anggaran pendidikan yang tersedia. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan pendidikan.

“Anggaran boleh berkurang, tetapi semangat dan kreativitas tidak boleh turun. Dana BOS, program Hari Belajar Guru, dan seluruh instrumen pendukung harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.

Pada arahan ketiga, Bupati meminta pemanfaatan maksimal infrastruktur yang telah dibangun pemerintah, khususnya layanan listrik 24 jam di wilayah Kei Besar. Saat ini, sebanyak 111 dari 113 desa telah menikmati layanan listrik penuh sehingga fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Listrik sudah ada, jaringan semakin baik, fasilitas TIK juga tersedia. Tidak boleh lagi ada alasan mutu pendidikan tidak meningkat. Semua fasilitas yang ada harus digunakan untuk mendukung pembelajaran,” tegasnya.

Arahan keempat difokuskan pada percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, terdapat 227 anak tidak sekolah serta ribuan anak usia sekolah yang memerlukan perhatian serius.

Bupati meminta pembentukan operator ATS di tingkat kecamatan segera dilakukan dan pendidikan kesetaraan melalui Program Paket A, Paket B, dan Paket C dioptimalkan agar seluruh anak memperoleh hak pendidikan secara merata.

“Jangan biarkan ada anak Maluku Tenggara kehilangan hak memperoleh pendidikan. Semua harus kita jangkau dan kembalikan ke jalur pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, arahan kelima menitikberatkan pada penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan. Bupati berharap DPRD melalui Komisi II terus mengawal kebijakan dan dukungan anggaran pendidikan, serta meminta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

Selain itu, para guru dan pengawas diingatkan untuk terus menjalankan tugas secara profesional demi menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Gaji dan tunjangan guru saat ini sudah jauh lebih baik. Balaslah dengan dedikasi dan kerja nyata untuk anak-anak kita. Pendidikan adalah investasi terbesar daerah ini,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati Thaher menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk membawa sektor pendidikan keluar dari kategori tertinggal dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Provinsi Maluku.

“Target saya jelas. Pendidikan Maluku Tenggara harus keluar dari zona ketertinggalan. Tidak ada jalan lain selain bekerja dengan data yang valid, turun langsung ke lapangan, dan membangun kolaborasi yang kuat. Instruksi ini tidak boleh ditunda. Kita harus bergerak mulai hari ini,” tegasnya.

Upaya percepatan peningkatan SPM Pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekali Cair, Bos Mansur Punggul Miliaran Rupiah

    Sekali Cair, Bos Mansur Punggul Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • visibility 541
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Pemerintah Provinsi Maluku telah mencairkan hutang pihak ketiga kepada sejumlah pengusaha peyedia jasa kontruksi dan jasa pengadaan barang tahun anggaran 2024. Pencairan proyek-proyek yang terdapat di sejumlah intansi pemerintah Provinsi Maluku dilakukan pada Medio Maret-April-Mei 2025.  Dari deretan daftar hutang yang dilunasi Pemerintah Provinsi Maluku, satu yang menarik yakni perusahaan-perusahaan milik […]

  • Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • visibility 384
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh situasi politik nasional saat ini. Para elemen muda, mahasiswa dan pelajar di Maluku juga diminta menahan diri, tak terpancing dengan keadaan di Jakarta dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. “Kita tidak boleh jatuh di lubang yang sama untuk kedua […]

  • Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • visibility 224
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura angkatan 52 Gelombang I Tahun 2025 meluncurkan Gerakan Masyarakat Anti Stunting (GEMAS) di Ampera Kota Masohi. Sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki bayi balita, dan kader posyandu dari Kelurahan Ampera Kota Masohi aktif mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi stanting dan […]

  • Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 351
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : KNPI Maluku menyatakan dukungan tegas terhadap pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mendorong pembatasan ekspansi ritel modern di wilayah desa. Sikap tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Ketua KNPI Maluku Bidang Pengembangan Desa, Aril Salamena, menegaskan bahwa desa tidak […]

  • Dihadapan Senator Bisri, DKP Keluh: Sekarang Kita Hanya Penonton

    Dihadapan Senator Bisri, DKP Keluh: Sekarang Kita Hanya Penonton

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • visibility 299
    • 0Komentar

    AMBON.-DM; Kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku telah dibatasi untuk mengelolah laut, meski dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Pemerintah Provinsi punya kewenangan adalah sebesar 12 mil laut dari garis pantai. Hal ini disampaikan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku kepada Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina dalam agenda […]

  • Bongkar “Kebohongan” Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Sejarah Batu Merah) Bagian II

    Bongkar “Kebohongan” Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Sejarah Batu Merah) Bagian II

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • visibility 193
    • 0Komentar

    “Sebuah kejanggalan yang tidak bisa dijelaskan dengan cara apapun selain pemalsuan,” demikian pesan salah satu pegiat literasi yang konsen dalam isu-issu sejarah saat dikonfirmasi mengenai naskah Historiseh Negorij Batoemerah yang sempat dijadikan salah satu alat bukti di Pengadilan Negeri Ambon dalam sengketa Mata Rumah Parenta di Negeri Batu Merah tahun 2021 lalu. Sumber yang kini […]

expand_less