Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

5000 Mahasiswa UIN Amsa Tak Bisa Baca Al-Qur’an Dengan Baik

  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 893
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akademisi Kritik Pedas Peran Kanwil Agama Maluku

 

AMBON.-DEMAL ; Pembangunan rohani bangsa di Maluku menunjukkan kecenderungan melemah sejak tahun 1999 sampa saat ini. Lemah pada aspek pengkaderan Imam Masjid, Lemah pada aspek pengkaderan Guru TPQ di Desa, dan lemah dari aspek pengkaderan Khatib (muballig).

Pasca konflik berdarah roadmap pemahaman agama orang Maluku mulai bervariasi dan sulit dipertemukan demi persatuan dan persaudaraan. Semakin lemahnya peran Kemenetrian Agama bila membaca data jurnal studi Islam pasca sarjana UIN A.M. Sangadji menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir, mengalami kelemahan, terutama pada aspek pengkaderan keagamaan bidang khatib jumat, Imam masjid, dan Pengelolaan ZIS komunitas di Desa.

Salah satu akademisi dari UIN Amsa Dr. Syarifuddin menjelaskan, lemahnya peran Kementrian Agama Wilayah Maluku dapat dilihat pada beberapa indikator, pertama menurunnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an di sejumlah wilayah seperti Kailolo, Siri-Sori Islam, Tehoru, Wahai, Wakasihu, dan Manipa.

Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya ketersediaan guru TPQ yang memenuhi standar kompetensi, minimnya regenerasi imam desa, serta kurangnya khatib yang memiliki wawasan Islam ke-Indonesiaan yang moderat dan kontekstual.

“Berdasarkan hasil Laporan MTQ Membangun desa memberikan gambaran bahwa setiap tahunnya di desa 68 sampai 87% memberikan jawaban bahwa Kementerian Agama tidak pernah hadir untuk melakukan pengkaderan Imam masjid, Khatib dan Manajemen ZIS,” kata Syarifuddin.

Kondisi ini juga berdampak pada UIN A.M. Sangadji ada 5000 mahasiswa yang tidak bisa baca Al-Quran dengan baik kurang lebih 83% angka ini memberikan gambaran bahwa Maluku darurat atau krisis pembinaan rohani bangsa.

Syarifuddin menilai, Kementerian Agama Provinsi Maluku sebagai representasi pemerintah pusat di daerah belum menunjukkan peran strategis dalam merespons persoalan ini. Parahnya lagi, tidak tersedianya dokumen peta jalan (roadmap) pembangunan rohani bangsa menjadi indikator lemahnya perencanaan jangka panjang.

“Peran kelembagaan cenderung administratif dan seremonial, sementara fungsi pembinaan substantif seperti advokasi guru TPQ, penguatan kapasitas imam desa, dan optimalisasi ZIS sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat masih belum berjalan optimal,” tegasnya lagi.

Akibat dari stagnasi tersebut, muncul gejolak sosial yang tidak seimbang, ditandai dengan meningkatnya potensi konflik antar desa dan melemahnya peran tokoh agama sebagai mediator sosial.

Secara empiris, kondisi degradasi rohani ini berkorelasi dengan potensi peningkatan kriminalitas, sebagaimana hasil kajian yang menunjukkan bahwa rendahnya kualitas keagamaan masyarakat berkontribusi terhadap ketidakstabilan sosial. (*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

    Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • visibility 101
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL;Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Pengurus Provinsi (Pengrov) Maluku menggelar Sharing Session Dies Natalis FMI ke-21 dengan mengusung tema “ZERO WASTE, ZERO ACCIDENT”. Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Folk pada Jumat, 18 September 2026. Diawali dengan sambutan Ketua Umum FMI Maluku, Natsir Rumra. Kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman bersama Handoko, Seven Summeters Indonesia asal Maluku, […]

  • Rayakan HDN, PKS Kota Bagi-Bagi Beras Untuk Lansia di Wayame dan Pandan Kasturi

    Rayakan HDN, PKS Kota Bagi-Bagi Beras Untuk Lansia di Wayame dan Pandan Kasturi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • visibility 331
    • 0Komentar

    AMBON.- DEMAL ; Puluhan lansia dan janda di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon dan Keluharan Pandan Kasturi Kecamatan Sirimau mendatapkan bingkisan beras dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon. Jumat, 30 Januari 2026. Pembagian bingkisan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Desa Nasional yang diselenggarakan DPD PKS Kota Ambon. Ketua PKS Kota Ambon, Malik Raudy […]

  • Hasil PDPB, Angka Pemilih Kaum Hawa di Ambon Terus Meroket

    Hasil PDPB, Angka Pemilih Kaum Hawa di Ambon Terus Meroket

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • visibility 519
    • 0Komentar

    AMBON.-DM;Pemilihan Umum 2029 di Kota Ambon diprediksi bakal dikuasai suara pemilih dari kaum hawa, sebab jumlahnya terus meroket. Sementara dengan kaum adam ada selisih yang sangat jauh. Sesuai hasil pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 Tingkat Kota Ambon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon ditetapkan jumlah 255.912 pemilih. Angka tersebut tersebar […]

  • Komitmen Malra Menuju Destinasi Investasi Baru di Indonesia Timur

    Komitmen Malra Menuju Destinasi Investasi Baru di Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • visibility 311
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DM ; Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun terus berupaya meyakinkan berbagai pihak lokal, nasional hingga internasional untuk berinvetasi di daerahnya. Terbaru, di efent pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bupati MTH memanfaatkan waktu tersebut untuk berdiskusi dengan investor asing dan duta pariwisata. Pertemuan itu menjadi deklarasi kesiapan Maluku Tenggara bertransformasi […]

  • Galeri Sentor photo_camera 5

    Galeri Sentor

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • visibility 685
    • 0Komentar
  • Hadiri Pengukuhan PDM-PDA, Bupati Aru Titip Empat Pesan Strategis

    Hadiri Pengukuhan PDM-PDA, Bupati Aru Titip Empat Pesan Strategis

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • visibility 349
    • 0Komentar

      DOBO.DEMAL;- Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Timotius Kaidel menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam pembangunan sosial di daerahnya. Timotius mengingatkan akan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan. Pada kesempatan itu, Bupati memberikan empat pesan strategis kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Pertama, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam […]

expand_less