Sabtu, 4 Jul 2026
light_mode

5000 Mahasiswa UIN Amsa Tak Bisa Baca Al-Qur’an Dengan Baik

  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 659
  • comment 0 komentar

Akademisi Kritik Pedas Peran Kanwil Agama Maluku

 

AMBON.-DEMAL ; Pembangunan rohani bangsa di Maluku menunjukkan kecenderungan melemah sejak tahun 1999 sampa saat ini. Lemah pada aspek pengkaderan Imam Masjid, Lemah pada aspek pengkaderan Guru TPQ di Desa, dan lemah dari aspek pengkaderan Khatib (muballig).

Pasca konflik berdarah roadmap pemahaman agama orang Maluku mulai bervariasi dan sulit dipertemukan demi persatuan dan persaudaraan. Semakin lemahnya peran Kemenetrian Agama bila membaca data jurnal studi Islam pasca sarjana UIN A.M. Sangadji menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir, mengalami kelemahan, terutama pada aspek pengkaderan keagamaan bidang khatib jumat, Imam masjid, dan Pengelolaan ZIS komunitas di Desa.

Salah satu akademisi dari UIN Amsa Dr. Syarifuddin menjelaskan, lemahnya peran Kementrian Agama Wilayah Maluku dapat dilihat pada beberapa indikator, pertama menurunnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an di sejumlah wilayah seperti Kailolo, Siri-Sori Islam, Tehoru, Wahai, Wakasihu, dan Manipa.

Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya ketersediaan guru TPQ yang memenuhi standar kompetensi, minimnya regenerasi imam desa, serta kurangnya khatib yang memiliki wawasan Islam ke-Indonesiaan yang moderat dan kontekstual.

“Berdasarkan hasil Laporan MTQ Membangun desa memberikan gambaran bahwa setiap tahunnya di desa 68 sampai 87% memberikan jawaban bahwa Kementerian Agama tidak pernah hadir untuk melakukan pengkaderan Imam masjid, Khatib dan Manajemen ZIS,” kata Syarifuddin.

Kondisi ini juga berdampak pada UIN A.M. Sangadji ada 5000 mahasiswa yang tidak bisa baca Al-Quran dengan baik kurang lebih 83% angka ini memberikan gambaran bahwa Maluku darurat atau krisis pembinaan rohani bangsa.

Syarifuddin menilai, Kementerian Agama Provinsi Maluku sebagai representasi pemerintah pusat di daerah belum menunjukkan peran strategis dalam merespons persoalan ini. Parahnya lagi, tidak tersedianya dokumen peta jalan (roadmap) pembangunan rohani bangsa menjadi indikator lemahnya perencanaan jangka panjang.

“Peran kelembagaan cenderung administratif dan seremonial, sementara fungsi pembinaan substantif seperti advokasi guru TPQ, penguatan kapasitas imam desa, dan optimalisasi ZIS sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat masih belum berjalan optimal,” tegasnya lagi.

Akibat dari stagnasi tersebut, muncul gejolak sosial yang tidak seimbang, ditandai dengan meningkatnya potensi konflik antar desa dan melemahnya peran tokoh agama sebagai mediator sosial.

Secara empiris, kondisi degradasi rohani ini berkorelasi dengan potensi peningkatan kriminalitas, sebagaimana hasil kajian yang menunjukkan bahwa rendahnya kualitas keagamaan masyarakat berkontribusi terhadap ketidakstabilan sosial. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pakistan Beri Warning, Sejengkal Lagi Tembak Nuklir ke India

    Menteri Pakistan Beri Warning, Sejengkal Lagi Tembak Nuklir ke India

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • visibility 267
    • 0Komentar

    CNBC Indonesia – Menteri Perkeretaapian Pakistan Hanif Abbasi telah mengancam India dengan serangan nuklir. Hal ini menyusul serangan teroris di wilayah Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 wisatawan pada Selasa, 22 April lalu. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu (27/4/2025), Abbasi mengingatkan India bahwa Pakistan memiliki banyak rudal dan 130 hulu ledak nuklir, yang […]

  • Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 887
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Menteri Lingkungan Hidup diminta menghentikan segala proses investasi perusahaan-perusahaan yang bermasalah dengan tanah adat di Maluku. Salah satunya PT. Waragonda Minerals Pratama yang merusak dan melanggar sasi adat. “Untuk kasus PT.Waragonda, salah satu rekomendasi Komite I, meminta Kementerian Lingkungan Hidup menghentikan ijin operasinya,” hal ini disampaikan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) […]

  • Bupati MTH : Menjaga Tradisi Bukan Berarti Menolak Kemajuan

    Bupati MTH : Menjaga Tradisi Bukan Berarti Menolak Kemajuan

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • visibility 208
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Tradisi Fan Kurkurat atau memanah ikan Kurkurat menjadi salah satu atraksi utama dalam Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang berlangsung meriah di Pantai Ohoi (desa) Kolser, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu 25 Oktober 2025. Fan Kurkurat lebih dari sekadar pertunjukan budaya, kegiatan ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kei dalam menjaga hubungan harmonis antara […]

  • APKASI Tunjuk MTH Korwil Maluku, Ini Kata Alumni GMNI

    APKASI Tunjuk MTH Korwil Maluku, Ini Kata Alumni GMNI

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • visibility 514
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, telah dipilih sebagai Koordinator Wilayah (Korwil ) Maluku pada Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Pemilihan dilakukan melalui mekanisme internal APKASI dan akan dikukuhkan secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri pada 17 Juli 2025 mendatang di Jakarta. Penunjukan MTH sebagai Korwil […]

  • Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 315
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : KNPI Maluku menyatakan dukungan tegas terhadap pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mendorong pembatasan ekspansi ritel modern di wilayah desa. Sikap tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Ketua KNPI Maluku Bidang Pengembangan Desa, Aril Salamena, menegaskan bahwa desa tidak […]

  • Bupati Malra Sampaikan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025

    Bupati Malra Sampaikan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD yang berlangsung pada Sabtu 20 Juni 2026. Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun,menegaskan bahwa penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. […]

expand_less