Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pemkab Aru Pacu Elektrifikasi 80%, PLTS Jadi Tumpuan Desa Terluar

  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

DOBO.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, tengah memacu target elektrifikasi hingga 80% dalam lima tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang sulit dijangkau infrastruktur konvensional.

Pemerintah daerah mengakui bahwa peran mereka terbatas pada pengusulan, sementara penentu kebijakan dan anggaran berada di tangan Kementerian ESDM dan PLN sebagai pelaksana teknis.

Bupati Kabupaten Aru Timotius Kaidel mengatakan PLTS dipilih karena dianggap paling sesuai dengan kondisi geografis Aru yang memiliki paparan panas matahari konstan, dibandingkan energi angin atau air yang membutuhkan studi kelayakan lebih rumit.

Meski secara teknis menjanjikan, realita di lapangan berkata lain. Kasus di Desa Ujir menjadi cermin retak pembangunan energi terbarukan di wilayah terluar.

PLTS yang pernah dibangun pada 2017 dan 2019 kini menjadi besi tua; rusak hanya dalam hitungan bulan, lalu terbengkalai, bahkan berakhir dipreteli masyarakat.

“Masalah utamanya adalah perencanaan yang tidak menyeluruh tentang pemeliharaan (maintenance). SDM di desa belum menguasai teknologi, sementara Dana Desa tidak sanggup menanggung biaya perbaikan,” ungkap Timutius.

Ia menekankan bahwa membangun infrastruktur jauh lebih mudah daripada merawatnya. Tanpa sistem operasional yang berkelanjutan, proyek triliunan rupiah hanya akan menjadi monumen kegagalan yang berulang.

Adapun,menatap target pemerintah pusat untuk menuntaskan krisis listrik di 2029, Pemkab Aru mengusulkan skema baru. Ke depan, proyek PLTS diharapkan tidak lagi dilepas begitu saja ke desa. Harus ada keterlibatan vendor profesional atau pengalihan kelola ke PLN agar ketersediaan teknisi dan biaya perawatan terjamin oleh negara.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan mulai mandiri melalui iuran listrik. Logikanya sederhana: jika warga mampu membeli solar secara swadaya untuk menghidupkan genset pribadi dengan biaya mencapai Rp3 juta per bulan, maka membayar iuran PLTS yang lebih murah seharusnya bukan kendala.

“Kami ingin ada sistem yang bisa merawat diri sendiri (self-sustaining). Masyarakat membayar iuran, dan dana itu digunakan untuk kelangsungan unit tersebut,” tambahnya.

Menurut Bupati, pembangunan PLTS dengan kapasitas hingga 400 kVa di beberapa desa diproyeksikan menghasilkan surplus energi.

Jika satu desa hanya menyerap sekitar 30 kVa, maka sisa daya yang melimpah harus dimanfaatkan untuk memacu ekonomi lokal.

“Surplus ini adalah peluang. Kami berharap industri perikanan, seperti cold storage, bisa masuk ke desa-desa. Jadi listrik bukan sekadar untuk penerangan di malam hari, tapi menjadi motor penggerak taraf hidup masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Untuk mendukung keberlanjutan ini, pendidikan vokasi bagi pemuda setempat kini menjadi syarat mutlak dalam proses pembangunan. Tujuannya satu: agar saat teknisi pusat pulang, anak-anak desa tidak hanya menjadi penonton saat lampu mereka mulai meredup.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • visibility 280
    • 0Komentar

    DM-AMBON – Tuntutan menjadikan jazirah Leihitu sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Maluku kembali bergema, kali ini disuarakan warga Asilulu Kecamatan Leihitu, dalam pertemuan dengan salah satu Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina. Selasa,21 April 2025. Warga menilai, pemekaran Jazirah Leihitu sebagai salah satu DOB adalah bagian dari cara […]

  • Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • visibility 138
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan konsep well-being dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan menyeluruh, baik secara jasmani, rohani, maupun sosial. “Kesejahteraan spiritual harus menjadi fondasi utama agar manusia tidak kehilangan makna hidup di tengah kemajuan material,” kata Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerjanya di […]

  • Isi Reses, Senator Bisri Sambangi Kominfo Maluku

    Isi Reses, Senator Bisri Sambangi Kominfo Maluku

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Dorong Pemda Bentuk Pelayanan Informasi  Satu Atap AMBON-DM :Peran dan fungsi  Pejabat Pelayanan Informasi Publik (PPID) dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku harus dioptimalkan. Anggota Komite I DPD-RI Bisri As Shiddiq Latuconsina menilai, sejauh ini PPID di setiap OPD sudah cukup baik, tapi belum maksimal menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam menyediakan dan mempasilitasi informasi publik. Buntutnya, individu, […]

  • Saat Terumbu Karang Banda “Digadaikan” Untuk Bayar Hutang AS

    Saat Terumbu Karang Banda “Digadaikan” Untuk Bayar Hutang AS

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • visibility 312
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Penandatanganan kesepakatan pengalihan utang untuk perlindungan alam telah ditandatangani oleh Indonesia, Amerika Serikat, dan sejumlah organisasi konservasi, pada 3 Juli 2024. Penandatanganan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalihkan utang senilai 35 juta dolar AS menjadi investasi bagi konservasi terumbu karang Indonesia selama sembilan tahun ke depan. Salah satu wilayah konservasi terumbu karang […]

  • MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 280
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Maluku bakal mencalonkan kembali H. Japto Soerjosoemarno untuk memimpin Majelis Pimpinan Pusat (MPP) PP dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke XI Pemuda Pancasila yang akan berlangsung pada 26–29 Oktober 2025. “Kami dari Provinsi Maluku siap berkontribusi dalam Mubes XI. Kami ingin forum ini menjadi momentum untuk […]

  • Perkuat Armada Tanggap Darurat, Malra Dapat Satu Mobil Damkar

    Perkuat Armada Tanggap Darurat, Malra Dapat Satu Mobil Damkar

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • visibility 162
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DM ; Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun, menegaskan kehadiran mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang baru merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi keselamatan masyarakat serta memperkuat tanggap darurat bencana. “Kendaraan ini bukan sekadar alat, tetapi simbol komitmen kita memperkuat tanggap darurat di Maluku Tenggara,” tegas Bupati Thaher di pelataran Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis […]

expand_less