Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ternyata Kompol Soleman Korban Fitnah, Tak Terlibat Skandal Sianida Mardika

  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 391
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL ; Pengusaha Kota Ambon yang rukonya digrebek Ditreskrimsus Polda Maluku beberapa waktu lalu karena menyimpan Sianida membantah adanya “keterlibatan” Kompol Soleman dalam skandal pemerasan dan suap Sianida.

“Beta sudah bantah keterangan Erik di BAP waktu pemeriksaan konfrotir. Dia sebut Hj Soleman, dia sebut nama-nama, paling banyak. Beta seng pernah ngomong (dengan Hj Soleman/Kompol Soleman),ia kan,” kata Hartini dalam penjelasannya via panggilan telepon whatsup yang diterima redaksi. Jumat,2 Januari 2025.

Percakapan dalam panggilan itu dilakukan antara Steven Samuel Lee Lahenko dan Hartini belum lama ini. Steven juga merasa kesal namanya disangkut pautkan dengan pemerasan.

“Haji (Steven) kan sudah bantu, alhamdulillah barangnya keluar kan,” kata Hartini kepada Steven.

Masih dalam percakapan itu, Steven berulang kali menanyakan posisi Kompol Soleman dalam peristiwa di swisbell, namun Hartini secara lantang menegaskan jika yang dia tau hanya Erik dan Irvan terkait masalah penyitaan 300 karton Sianida.

Ditempat terpisah, Hartini yang dikonfirmasi dekrit juga mengaku selama ini dalam urusan Sianida dia tidak pernah berbicara dengan Kompol Soleman, termasuk soal barang-barang berbahaya itu ketika disita KPPP.

Komunikasi yang dilakukan hanya dengan Steven, Erik dan Irvan, tidak dengan Kompol Soleman, sebab Sianida itu atas nama Eric.

“Ia saya tidak pernah berbicara (dengan Kompol Soleman),” tegas Hartini, Sabtu 3 Januari 2026.

Salah satu warga sipil diketahui bernama Galih yang ikut dalam transaksi di Swibelhotel juga menegaskan Kompol Soleman sama sekali tidak terlibat, meski yang bersangkutan berada di Swiss Bell Hotel Ambon.

“Beliau (Kompol Soleman) waktu itu datang untuk urusan pribadi, beliau mau Sekolah,”beber Galih yang dikonfirmasi terpisah oleh dekrit, jumat 2 Januari 2026.

Galih merupakan orang yang ditugaskan Irvan untuk menarik uang di salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), uang itu lalu dikumpulkan di kamar hotel dan diserahkan ke Vince untuk disetorkan ke KPPP.

“Saya tidak melihat beliau (Kompol Solemena) di situ, uang beta serahkan di kamar dan dikasih ke Vince” kata Galih.

Galih menegaskan, penggalan-penggalan video yang beradar itu merupakan dua peristiwa yang berbeda. Bahkan saat uang diserahkan ke Vince untuk dibawa, Kompol Soleman tidak berada di hotel.

“Beliau (Kompol Soleman) baru datang setelah uang dibawa pergi,” ujar Galih.

Sementara itu, Kompol Soleman menjelaskan jika kehadirannya di Swiss Bell Hotel hanya untuk menjaga tali silaturahim dan mengabari kelulusanya.

“Saya waktu itu datang ke hotel, dan menyampaikan kalau alhamdulillah saya sudah lulus kesehatan, itu saja tidak ada percakapan lain,” bebernya bahagia waktu itu.

Kompol Soleman lantas merunutkan asal muasal pertemanan dan pertemyannya dengan Steven.

“Saya waktu itu dikontak oleh Irvan, kata Irvan ada Jendral mau ketemu di Natsepa, saya bilang Jendral siapa, terlalu jauh kalau di Natsepa, apalagi masa itu masa-masa pedaftaran Sespima loh. Setelah dia bergeser ke Santika, dia telepon lagi, kata dia (Irvan) abang datang dulu jendral ini mau ketemua, pada akhirnya ketemulah,” ungkap Kompol Soleman, Jumat 2 Januari 2026.

Irvan dan Kompol Soleman memang sudah kenal lama, keduanya pernah bertugas di Polsek Elpaputih, Kompol Soleman Kapolseknya waktu itu.

Saat pertemuan berlangsung di Santika, Steven dan Kompol Soleman saling akrab, Steven menanyakan riwayat hidup Kompol Soleman bertugas di Polda Maluku.

“Saya bilang baru,baru 29 tahun,” ketus Kompol Soleman.

Steven kemudian menanyakan riwayat pendidikan Kompol Soleman di Polri.

“Dia tanya sudah sekolah, saya bilang sementara ketum (Steven) , sudah panggil ketum, taunya saya ketumlah, ketum apalah saya tidak tau, saya bilang waktu itu sementara Sespima, ya sudahlah akrab,” ujar Kompol Soleman.

Steven lalu menanyakan Riwayat hidup Kompol Soleman, tak mau basa-basi Kompol Soleman langsung menshare profile hidupnya kepada Steven.Steven yang memang paham betul dengan kepolisian juga kaget dengan penghargaan Dharama Nusa yang diperoleh Kompol Soleman waktu aktif di Densus.

“Ya namanya akrab kan, kalau ada urusan-urusan ke Mabes kita kontak-kontakanlah,” kutip Kompol Soleman.
Menurut Soleman, berselang waktu usai pertemuan itu, Steven menanyakan nomor ponsel Kapolsek KPPP. Tapi Kompol Soleman yang baru bertugas di Ambon belum menyimpan nomor ponsel Kapolsek KPPP.

“Saya bilang ada perlu apa, dia (steven) lalu menunjukan invoice, tidak bilang invoice apa juga, kata dia (Steven) ini ada sudara punya barang, dia tidak bilang itu Sianida. Saya bilang gampang aja, Pak Ketum ke situ aja tuh, Dia bilang ah tidak enaklah saya ke situ. Kalau ada nomornya, tolong cari tau nomornya,” urainya.

Bersama dua rekannya, Kompol Soleman lalu menyambangagi Polsek KPPP, tapi sampai kembali dan berjumpa lagi dengan Steven di hotel, Kapolsek KPPP tak ditemukan nomor ponselnya pun tak dapat.

“Pulanglah kita. Nomornya tak saya dapat,. Karena saya di telpon oleh kawan kalau esoknya ada jasmani, saya izin dan pamit,” ungkapnya lagi pasca pertemuan di Santika tak ada lagi pertemuan dan percakapan dengan siapapun termasuk Steven.

Tapi kemudian, Irvan lagi-lagi menghubungi Kompol Soleman mengabari jika, Steven sedang berada di Ambon dan ada di Hotel Swisbell Hotel. Karena sudah saling kenal maka untuk menjaga tali silaturahim pada satu kesempatan Kompol Soleman yang waktu itu masih berpangkat AKP dan sedang mengikuti tes kesehatan untuk Sespima, lalu menyambangi Steven di Swisbel Hotel Ambon.

“Setiap dia (Steven) datang, banyak orang yang ketemu, ada tentara, polisi. Tidak fokuslah siapa-sapa yang dia ketemu, ya namanya di wilayah kita kan harus perbanyak relasi, saya hampiri lah ke sana, tapi bukan saya sendiri di situ, banyak orang yang dia temui,” pungkasnya yang mengaku Steven juga punya banyak relasi di Jakarta, yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan usaha dan hal-hal positif lainnya.

“Kita kan kalau namanya tamu ya kita berikan pelayanan lah, Jadi kalau mau dibilang, saya ini tarabe banyak juga, setiap kali pertemuan makan-makan itu bisa satu juta lah terakhir itu. Terakhir itu kami ketemu di salah satu Hotel di Wayame sebelum beliau balik ke Jakarta saya berikan oleh-oleh mutiara dua biji,” ujarnya.

Kompol Soleman lantas merasa menjadi korban dalam pertemanannya dengan nama-nama yang disebut, sebab niatnya hanya menjaga silatuharim malah ikut diberitikan sebagai salah satu pihak yang mengatur skndal suap dan pemerasan.

“Dalam berita saudara (dekrit) ada PJU yang mengatur-mengatur, saya berani bersumpah tidak terlibat demikian, selama ini saya tidak pernah dikatagorikan cacat,” tegasnya.

Kompol Soleman juga mengaku, telah menjadi korban dari sebuah fitnah yang mengancam karirnya, bahkan integaritas yang selama ini ia jaga dan rawat pupus seketika.

“Banyak orang menanyakan berita ini kepada saya, mereka tidak percaya, bahkan saat berita ini muncul waktu itu saya sedang sekolah, nilai saya hancur, saya tak bisa konsen, dirawat di rumah sakit. Loh kok bisa ada berita ini,” kesalnya sembari menegaskan sedang menyiapkan upaya-upaya hukum lanjutan kepada pihak-pihak tertentu yang menyebut dirinya ada dalam scenario tersebut.

“Kita nanti lihat ke depan, saya sudah di fitnah,” kata Kompol Soleman.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1160 Honorer Terancam, Senator Bisri Rapat Bersama BKD Provinsi Maluku 

    1160 Honorer Terancam, Senator Bisri Rapat Bersama BKD Provinsi Maluku 

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • visibility 620
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina kembali menggelar rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku. Kamis,19 Juni 2025. Rapat berlangsung di ruang BKD Provinsi Maluku, dihadiri Kepala BKD Provinsi Maluku, Halima T Soamolle, dan beberapa kepala bidang dilingkup BKD Maluku. Dalam kesempatan itu, Kepala BKD menyampaikan […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • visibility 560
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

  • Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • visibility 364
    • 0Komentar

    LANGGUR – DM : “Pantai ini tampak seperti mimpi yang telah sirna. Pada hari yang cerah dengan langit biru, air laut berwarna biru kehijauan bersinar seperti permata yang cemerlang dan kontras indah dengan pasir putih yang luas di Long Beach” kata Daniela F salah satu turis asal Amerika Serikat usai mengujungi Pantai Ngur Bloat Kabupaten […]

  • IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • visibility 685
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) F. Alimudin Kolatlena menyambut bahagia peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abd Mutalib Sangadji. “ Tentu ini harapan semua, harapan ummat dan bangsa. Proses peralihan ini kita tahu sendiri, jika telah menelan waktu yang sangat panjang, puluhan tahun dan […]

  • IPK Sempurna 4.00! Anak Desa dari Pulau Haruku Jadi Doktor Terbaik di Universitas Trisakti

    IPK Sempurna 4.00! Anak Desa dari Pulau Haruku Jadi Doktor Terbaik di Universitas Trisakti

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 306
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Ruswan Latuconsina layak dijadikan sebagai motivator bagi anak muda Maluku yang ingin menembus batas pendidikan. Betapa tidak, sepak terjang Ruswan di dunia pendidikan sangatlah membanggakan. Meski terlahir dari latar belakang ekonomi orang tua yang terbatas, namun keterbatasan itu justru menjadikan Ruswan semakin giat meraih mimpinya menjadi lulusan Doktor di usia muda. Baginya pendidikan […]

  • Wabup Malra Hadiri Diseminasi Produk Pengelolaan Pangan Lokal

    Wabup Malra Hadiri Diseminasi Produk Pengelolaan Pangan Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 251
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mendukung penuh program strategis Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual dalam menggerakkan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi kerawanan pangan, menekan angka stunting, dan mengendalikan inflasi di wilayah Maluku Tenggara. “Pemerintah daerah sepenuhnya akan memberikan dukungan sebesar-besarnya, […]

expand_less