Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus matangkan persiapan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang akan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung di sejumlah lokasi berbeda, menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan wisata lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kei.

“Untuk lokasi acara akan menyebar, tidak hanya di satu tempat,” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Budhi Toffi, saat jumpa pers di Aula Dinas Pariwisata, Selasa 7 Oktober 2025.

Salah satu atraksi utama FPMK 2025 adalah Werwarat, tradisi penangkapan ikan massal menggunakan tali panjang yang digelar di Pantai Wahan, Ohoi Danar. Dalam tradisi ini, ribuan warga akan turun ke laut dangkal untuk menarik tali bersama pemandangan spektakuler yang merefleksikan semangat gotong royong dan nilai budaya masyarakat Kei.

“Werwarat menjadi salah satu gong festival, karena itu inti dari Pesona Meti Kei yang akan kita angkat di Pantai Wahan,” jelas Toffi.

Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan menarik seperti lomba dragon boat di Perairan Sathean, Goyang Meti Kei di Landmark Langgur, Van Kur Kurat di Ohoi Kolser, serta acara puncak di Pantai Ngursarnadan, Ohoililir. Beberapa babak penyisihan Goyang Meti Kei bahkan akan digelar di Pantai Ngiarwarat, guna menambah semarak menjelang puncak festival.

“Dragon boat kita pusatkan di Sathean, sedangkan Goyang Meti Kei rencana pembukaannya di Landmark Langgur, dan untuk ceremony puncak di Pantai Ohoililir. Ini masih dalam tahap finalisasi, kita lihat nanti perkembangannya,” tambah Toffi.

Persiapan logistik dan infrastruktur saat ini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah daerah bersama panitia bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Mandiri, Bank Modern, Bank Artha, serta perusahaan besar seperti Telkomsel dan PLN yang turut berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kita bersyukur karena dukungan sponsor cukup kuat. Walaupun ada keterbatasan anggaran akibat efisiensi nasional, panitia tetap optimis festival ini akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Toffi menegaskan bahwa Festival Pesona Meti Kei tidak hanya menjadi ajang pariwisata, tetapi juga ruang ekspresi dan promosi bagi talenta lokal. Panggung FPMK disiapkan untuk menampilkan karya seni, musik, dan tari tradisional anak daerah Kei.

“Tujuan dari Karisma Event Nusantara adalah mengangkat ekonomi kreatif di daerah dan melahirkan talenta baru. Kalau talenta itu sudah ada, kita sediakan panggung agar mereka bisa berkreasi dan mem-branding diri,” tuturnya.

Festival ini juga menjadi momentum kebanggaan bagi komunitas Kei dan diaspora Kei di berbagai daerah. Partisipasi masyarakat dalam lomba, pertunjukan seni, dan kegiatan sosial diharapkan dapat memperkuat identitas budaya serta menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

“Festival Pesona Meti Kei ini menjadi pestanya orang Kei baik di Maluku Tenggara, Kota Tual, maupun di mana pun mereka berada, serta bagi para pencinta pariwisata,” ungkap Toffi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan promosi melalui media sosial agar pelaksanaan festival berjalan sukses. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, dan sponsor disebut menjadi kunci utama kelancaran acara.

“Kita jaga keamanan sama-sama, dan mari kita promosikan event ini melalui media sosial,” ajaknya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan berkelanjutan, panitia juga menyiapkan ruang konsultasi dan pembinaan bagi talenta muda di bidang seni dan olahraga. Langkah ini menjadi strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif dan budaya Kei di masa depan.

Dengan dukungan penuh dari Bupati Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Festival Pesona Meti Kei 2025 diharapkan kembali menjadi ikon pariwisata unggulan Maluku Tenggara di kancah nasional dan internasional.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolatlena : Kami Minta Kemensos Mengawal Serius seluruh Usulan dari Daerah Kami

    Kolatlena : Kami Minta Kemensos Mengawal Serius seluruh Usulan dari Daerah Kami

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • visibility 118
    • 0Komentar

    JAKARTA,- DEMAL ;  Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, memberikan catatan kritis sekaligus apresiasi dalam rapat pendalaman Rencana Kerja dan Anggaran serta Rencana Kerja Pemerintah (RKA-RKP) Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2027. Rapat yang digelar pada Sabtu (13/6/2026) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos beserta jajarannya. Dalam rapat tersebut, Alimudin […]

  • Deretan Agenda Populis Untuk Kemakmuran Maluku Berakhir Tragis

    Deretan Agenda Populis Untuk Kemakmuran Maluku Berakhir Tragis

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • visibility 325
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Sejak reformasi, Provinsi Maluku telah dipimpin lima kepala daerah dengan periode berbeda-beda. Pertama Karel Albert Rahalau yang menjabat dua periode berturut-turut, kemudian Said Assagaff, dan Murad Ismail, ada pula nama Sinyo Hary Sarundajang dan Sadali Lie yang dipercayakan sebagai Pj Gubernur Maluku. Setiap kepala daerah hadir dengan gagasan yang tak seragam. Ada program […]

  • Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • visibility 968
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Babinsa yang istrinya diduga selingkuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Hidayat Samalehu telah melaporkan seluruh kejadian kepada Partai Demokrat.  Dalam laporannya yang ditulis tangan, QA membeberkan beberapa peristiwa malam itu, mulai dari Cafe Sianida di Pantai Ina Marina Masohi, hingga dibuatkan laporan polisi.  Serta adanya pengakuan Hidayat. Seperti, berpegang tangan, […]

  • 50 Peserta Karnaval Budaya Ramaikan Pembukaan FPMK Tahun 2025

    50 Peserta Karnaval Budaya Ramaikan Pembukaan FPMK Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 235
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Sebanyak 50 regu peserta dari tingkat TK, SD, hingga SMA/SMK se_Kabupaten Maluku Tenggara turut ambil bagian dalam parade budaya pembuka Festival Pesona Mei Kei (FPMK) 2025, Senin 20 Oktober 2025. Meski diguyur hujan deras, para peserta tetap semangat memamerkan keindahan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri […]

  • Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL;  Hanya berselang sehari setelah insiden bentrokan berdarah antara warga Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel langsung terjun ke lokasi konflik untuk memastikan situasi kembali kondusif.Jumat 2 Januari 2026 Kehadiran Bupati di tengah suasana yang masih diselimuti duka dan ketegangan disambut hangat oleh warga setempat. Kunjungan ini […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, secara tegas menyuarakan urgensi penanganan kasus kekerasan seksual (KS) terhadap perempuan dan anak di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta […]

expand_less