Kamis, 23 Apr 2026
light_mode

FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus matangkan persiapan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang akan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung di sejumlah lokasi berbeda, menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan wisata lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kei.

“Untuk lokasi acara akan menyebar, tidak hanya di satu tempat,” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Budhi Toffi, saat jumpa pers di Aula Dinas Pariwisata, Selasa 7 Oktober 2025.

Salah satu atraksi utama FPMK 2025 adalah Werwarat, tradisi penangkapan ikan massal menggunakan tali panjang yang digelar di Pantai Wahan, Ohoi Danar. Dalam tradisi ini, ribuan warga akan turun ke laut dangkal untuk menarik tali bersama pemandangan spektakuler yang merefleksikan semangat gotong royong dan nilai budaya masyarakat Kei.

“Werwarat menjadi salah satu gong festival, karena itu inti dari Pesona Meti Kei yang akan kita angkat di Pantai Wahan,” jelas Toffi.

Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan menarik seperti lomba dragon boat di Perairan Sathean, Goyang Meti Kei di Landmark Langgur, Van Kur Kurat di Ohoi Kolser, serta acara puncak di Pantai Ngursarnadan, Ohoililir. Beberapa babak penyisihan Goyang Meti Kei bahkan akan digelar di Pantai Ngiarwarat, guna menambah semarak menjelang puncak festival.

“Dragon boat kita pusatkan di Sathean, sedangkan Goyang Meti Kei rencana pembukaannya di Landmark Langgur, dan untuk ceremony puncak di Pantai Ohoililir. Ini masih dalam tahap finalisasi, kita lihat nanti perkembangannya,” tambah Toffi.

Persiapan logistik dan infrastruktur saat ini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah daerah bersama panitia bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Mandiri, Bank Modern, Bank Artha, serta perusahaan besar seperti Telkomsel dan PLN yang turut berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kita bersyukur karena dukungan sponsor cukup kuat. Walaupun ada keterbatasan anggaran akibat efisiensi nasional, panitia tetap optimis festival ini akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Toffi menegaskan bahwa Festival Pesona Meti Kei tidak hanya menjadi ajang pariwisata, tetapi juga ruang ekspresi dan promosi bagi talenta lokal. Panggung FPMK disiapkan untuk menampilkan karya seni, musik, dan tari tradisional anak daerah Kei.

“Tujuan dari Karisma Event Nusantara adalah mengangkat ekonomi kreatif di daerah dan melahirkan talenta baru. Kalau talenta itu sudah ada, kita sediakan panggung agar mereka bisa berkreasi dan mem-branding diri,” tuturnya.

Festival ini juga menjadi momentum kebanggaan bagi komunitas Kei dan diaspora Kei di berbagai daerah. Partisipasi masyarakat dalam lomba, pertunjukan seni, dan kegiatan sosial diharapkan dapat memperkuat identitas budaya serta menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

“Festival Pesona Meti Kei ini menjadi pestanya orang Kei baik di Maluku Tenggara, Kota Tual, maupun di mana pun mereka berada, serta bagi para pencinta pariwisata,” ungkap Toffi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan promosi melalui media sosial agar pelaksanaan festival berjalan sukses. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, dan sponsor disebut menjadi kunci utama kelancaran acara.

“Kita jaga keamanan sama-sama, dan mari kita promosikan event ini melalui media sosial,” ajaknya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan berkelanjutan, panitia juga menyiapkan ruang konsultasi dan pembinaan bagi talenta muda di bidang seni dan olahraga. Langkah ini menjadi strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif dan budaya Kei di masa depan.

Dengan dukungan penuh dari Bupati Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Festival Pesona Meti Kei 2025 diharapkan kembali menjadi ikon pariwisata unggulan Maluku Tenggara di kancah nasional dan internasional.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumput Laut dan Mangrove Bakal Jadi Pilar Pembangunan Maluku Tenggara

    Rumput Laut dan Mangrove Bakal Jadi Pilar Pembangunan Maluku Tenggara

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menekankan pentingnya penyelarasan produksi dan konservasi, keduanya harus berjalan beriringan agar keberlanjutan ekonomi tetap terjaga. “Laut memberi makan, laut memberi penghasilan, dan laut pula yang harus dijaga bersama,” kata Wakil Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 tingkat Kecamatan Hoat Sorbay […]

  • Akademisi UIN AMSA Sebut Pernyataan Wagub Maluku Menyesatkan

    Akademisi UIN AMSA Sebut Pernyataan Wagub Maluku Menyesatkan

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 475
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pernyataan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam sambutannya di acara peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP)  Kabupaten Maluku Barat Daya tuai kecaman dari akademisi. Salah satunya akademisi Fakultas Dakwah-Ushuluddin UIN AMSA M. Saifin Soulisa menilai pernyataan yang disampaikan Wakil Gubernur Maluku, berisi simbol-simbil rasisme dan sangat menyesatkan ummat beragama.   Dengan dalih untuk mengurangi […]

  • Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 135
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : KNPI Maluku menyatakan dukungan tegas terhadap pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mendorong pembatasan ekspansi ritel modern di wilayah desa. Sikap tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Ketua KNPI Maluku Bidang Pengembangan Desa, Aril Salamena, menegaskan bahwa desa tidak […]

  • Awasi Implementasi UU ASN, Senator Bisri Datangi BKD Maluku

    Awasi Implementasi UU ASN, Senator Bisri Datangi BKD Maluku

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • visibility 192
    • 0Komentar

    AMBON.-DM; Pemerintah Provinsi Maluku sedang menyiapkan proses pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang direncakan akan berlangsung awal bulan depan. “Jumlah PPPK Paruh Waktu yang akan dilantik 2980 orang, tapi lebih banyak disektor pendidikan, kurang lebih 1400 orang merupakan guru,” demikian pernyataan Plt. Kepala BKD Provinsi Maluku Ritche Huwae kepada Anggota Komite […]

  • Sukses Atasi Konflik, Investasi dan Lingkungan Terjaga, Kinerja Bupati Asri Patut Diapresiasi  Pempus

    Sukses Atasi Konflik, Investasi dan Lingkungan Terjaga, Kinerja Bupati Asri Patut Diapresiasi Pempus

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • visibility 539
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pemerintah Pusat diminta memberikan penghargaan kepada Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman yang sukses menyelesaikan konflik antara masyarakat dengan PT. Spice Islands Maluku. “ Keberhasilan Bupati Asri Arman dalam meredam konflik horizontal antara PT Spice Islands Maluku (PT SIM) dan masyarakat setempat patut mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat,” kata salah satu fungsionaris Badko […]

  • Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-III)

    Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-III)

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Layla  Bukan Majnun dan Bibi tak hanya berada dalam situasi yang sama, jika kondisi rumah tangga Bibi dan suaminya lagi pisah ranjang, Layla Bukan Majnun adalah seorang wanita yang sudah berpisah dengan suaminya. Kedunya juga tetanggaan rumah pada salah satu pusat kota di Konoha.  Kedua wanita kelahiran 80an tersebut memang bersahabat, kearban mereka sudah terbangun sejak […]

expand_less