Kamis, 23 Apr 2026
light_mode

Kemenpar Sebut FPMK Masuk Prioritas Nasional Kharisma Event Nusantara

  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL; Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) mengapresiasi Festival Pesona Meti Kei (FPMK) yang berlangsung meriah di Kabupaten Maluku Tenggara pada 20–27 Oktober 2025.

Ketua Tim Kerja Kemenpar untuk Wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Rosalin Petrina Kristianti, menegaskan FPMK merupakan salah satu kegiatan unggulan yang masuk dalam program prioritas nasional Kharisma Event Nusantara (KEN).

“KEN adalah kumpulan event-event terbaik di Indonesia, dan tahun ini terdapat 110 acara dari 37 provinsi yang terpilih. Festival Pesona Meti Kei menjadi salah satunya,” ujar Rosalin saat menghadiri tradisi Fan Kurkurat di Ohoi Kolser, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Sabtu 25 Oktober 2025.

Wakil Bupati Malra memperlihatkan hasil tangkapannya di acara FPMK 2025

Menurutnya, program KEN merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Pusat melalui Kemenpar terhadap penyelenggaraan kegiatan pariwisata daerah yang berkualitas. Program ini juga menjadi strategi kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat citra pariwisata nasional.

“Kami berharap ke depan akan muncul lebih banyak kegiatan dari Kabupaten Maluku Tenggara yang bisa masuk dalam program KEN. Penyelenggaraan event semacam ini memiliki multiplier effect yang luas, mulai dari perputaran ekonomi hingga peningkatan promosi destinasi wisata lokal,” tambahnya.

Rosalin juga menyoroti pentingnya kreativitas dan inovasi dalam penyelenggaraan event di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia mendorong panitia pelaksana agar tidak hanya mengandalkan dana pemerintah, tetapi juga menjalin kemitraan dengan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kemenpar mendorong agar penyelenggara event lebih kreatif dan mampu membangun skema sponsorship. Dengan begitu, kegiatan bisa terus berlangsung secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada semangat kolaborasi para pelaku pariwisata di daerah.

“Kami mengharapkan para pelaku pariwisata tetap bersemangat, terus berinovasi, serta belajar dari daerah lain melalui benchmarking untuk mengembangkan potensi lokal yang dimiliki,” pungkas Rosalin.

Festival Pesona Meti Kei 2025 menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan alam Kepulauan Kei kepada wisatawan nasional maupun mancanegara. FPMK juga memperkuat posisi Maluku Tenggara sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Indonesia Timur.

Bupati Malra MTH, meninjau kerajinan tangan di acara FPMK 2025.

Ketua Badan Saniri Ohoi (desa) Kolser, Liberatus Lesomar, menjelaskan keunikan ikan kurkurat yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Ohoi Kolser. Menurutnya, ikan tersebut merupakan spesies khas yang hanya hidup di perairan Kolser dan tidak ditemukan di laut sekitar seperti Ohoi Loon, Fair, maupun Watdek.

“Menurut cerita leluhur, ikan kurkurat adalah ikan bersejarah bagi Ohoi Kolser. Salah satu keunikannya adalah kemampuannya yang masih bisa bergerak bahkan melompat keluar dari wajan meskipun sudah dimasak. Ikan ini memang aneh dan memiliki keistimewaan tersendiri,” jelasnya.

Ia menuturkan, meskipun ukuran ikan kurkurat tergolong kecil, struktur kulit dan dagingnya sangat kuat serta padat. Karena keunikannya itu, masyarakat Kolser menganggap kurkurat sebagai ikan pusaka yang menjadi identitas dan kebanggaan mereka.

“Kami percaya ikan ini adalah pusaka Ohoi Kolser yang tidak ada di tempat lain. Karena itu, kami terus menjaga dan melestarikannya sebagai warisan leluhur,” ujarnya.

Liberatus juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena tradisi Fan Kurkurat (memanah ikan kurkurat) kini menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam FPMK yang telah masuk dalam agenda KEN Kementerian Pariwisata.

“Atas nama masyarakat Kolser, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara atas perhatian dan dukungannya terhadap tradisi Fan Kurkurat,” pungkasnya.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • visibility 286
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Polemik Finalis Miss Youth Indonesia, Efrita Trifena Lamerkabel tidak bisa dilihat sebagai lemahnya fungsi komunikasi, tetapi kegagalan Dinas Pariwisata dalam mendorong potensi sumber daya manusia pada level nasional juga lemhanya pelayanan publik. Ketika Jais Elly sebagai Kadis Pariwisata Maluku menyalahkan Efrita yang tak mau bangun komunikasi dengan Pemprov Maluku. Alibi Jais keliru. Tanpa perhitungan. […]

  • Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sudah saatnya pemerintah daerah Maluku menempatkan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat sebagai agenda utama pembangunan daerah.

  • How EVs Are Shaping the Future of Urban Commutes

    How EVs Are Shaping the Future of Urban Commutes

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Suspendisse ullamcorper metus non ipsum sollicitudin, posuere iaculis odio lobortis. Nam at turpis semper augue accumsan dapibus. Integer sodales imperdiet velit, id dictum est mollis ut. Aliquam rhoncus lacus faucibus odio placerat, ac condimentum leo volutpat. Pellentesque a ipsum in turpis sagittis posuere. Nam suscipit sodales congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum massa […]

  • Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • visibility 142
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan konsep well-being dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan menyeluruh, baik secara jasmani, rohani, maupun sosial. “Kesejahteraan spiritual harus menjadi fondasi utama agar manusia tidak kehilangan makna hidup di tengah kemajuan material,” kata Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerjanya di […]

  • Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 315
    • 0Komentar

    “Batu Merah, Pandan Kasturi dan Karang Panjang itu dikelola PT DSA yang tidak tau diri itu. Tidak pernah bikin pelayanan yang baik buat masyarakat, dan yang disalahkan Pemerintah Kota Ambon,” kesal Wattimena, usai Rapat Paripurna di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/11/2025). “Kantornya ada di depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Kalau mereka pelayanan tidak […]

  • Calon Mertua, Hingga Bank dan LSM Jadi Saksi “Berat”  Di Kasus Etik WRL 

    Calon Mertua, Hingga Bank dan LSM Jadi Saksi “Berat”  Di Kasus Etik WRL 

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Dewan Kehormatan Partai Hanura telah melaksanakan sidang etik dengan termohon adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, William R Lomo.  Sidang telah masuk babak pemeriksaan saksi-saksi baik dari pemohon maupun termohon.  Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Hanura Maluku, Alferd Erens Lelau mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada Kamis,18 Juni 2025 […]

expand_less