Isi Pidato Bupati di HUT ke 73 Kab Malra, Singgung Kemajuan Korea-Jepang
- calendar_month Sel, 23 Des 2025
- visibility 164
- comment 0 komentar

Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun saat menyampaikan pidato di HUT ke 73 Kabupaten Maluku Tenggara. (dok.ist)
LANGGUR.-DEMAL ; Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus berupaya hadirikan pelayanan maksimal kepada masyarakat setempat.
Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun bahkan mengutip konsep constraint-based creativity, merujuk hasil penelitian Harvard Business Review tahun 2019 yang menyebut tim dengan sumber daya terbatas kerap menghasilkan solusi yang lebih inovatif.
Sebagaimana Jepang pasca Perang Dunia II dan Korea Selatan sebagai contoh negara yang mampu bangkit melalui inovasi meski minim sumber daya alam. Maluku Tenggara pun bisa seperti itu.
“Keterbatasan memaksa otak kita untuk berpikir di luar kebiasaan, mencari alternatif, dan menemukan cara-cara baru yang sebelumnya tidak terpikirkan,” kata Hanubun awali pidatonya di peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Maluku Tenggara, Senin, 22 Desember 2025.
Tentunya untuk sampai disitu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, akademisi, dunia usaha dan masyarakat.
Politeknik Perikanan Negeri Maluku Tenggara kata Bupati dan perguruan tinggi lainnya sebagai mitra strategis dalam pengembangan teknologi tepat guna.
Sementara dalam konteks penguatan birokrasi, Hanubun menyinggung pelaksanaan ret-ret dengan pola kebersamaan sistem militer yang menanamkan disiplin, kerja tim, dan tanggung jawab kolektif.
“ASN Maluku Tenggara harus memiliki mentalitas tangguh, adaptif, dan berorientasi pelayanan di tengah tekanan anggaran, tantangan geografis kepulauan, dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat,” ungkap Bupati.
Selain itu, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama satu tahun terakhir.
Pada sektor pendidikan, Maluku Tenggara meraih Predikat Pemerintah Daerah Paling Inspiratif dari Kementerian Pendidikan atas penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025.
Sebanyak 148 tenaga pendidik telah diwisuda, sementara 227 tenaga pendidik lainnya masih menempuh pendidikan lanjutan dan direncanakan diwisuda pada 2026.
Adapun bidang kesehatan, angka stunting per triwulan III Oktober 2025 tercatat turun menjadi 12,43 persen, dari 15,68 persen pada 2024.
“Pemerintah daerah juga memperluas layanan air bersih di 10 ohoi, menata kawasan landmark dan kuliner untuk meningkatkan PAD, serta meresmikan dan mengoperasikan Pasar Langgur,” bebernya.
Pada kesempatan penuh hikmat itu, Hanubun turut mengapresiasi PT PLN (Persero) atas peresmian layanan listrik 24 jam di Ohoi Warbal dan Ur Pulau, dengan perluasan layanan ke wilayah lain yang ditargetkan rampung pada 2026.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga menyatakan dukungan penuh terhadap sejumlah program nasional, mulai dari pembangunan Dapur MBG 3T, pembentukan 192 Koperasi Merah Putih, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, hingga penyediaan lahan untuk program 3 juta rumah.
Aspek keamanan dan ketertiban, Bupati mengatakan koordinasi bersama Forkopimda telah berhasil menekan gangguan kamtibmas sepanjang 2025.
Atas capaian tersebut, Maluku Tenggara meraih Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.
“Kondisi kamtibmas semakin kondusif,” ujarnya, seraya memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan pemerintah ohoi yang menerapkan aturan pembatasan minuman keras.
Menutup pidatonya, Hanubun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat adaptasi dan kontribusi nyata bagi daerah.
“Komitmen kita untuk mewujudkan ‘Masyarakat Maluku Tenggara yang Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan’ tidak bergantung pada besarnya anggaran, tetapi pada besarnya tekad dan kreativitas,”pungkasnya.(*)
Editor: Abd Karim

Saat ini belum ada komentar