Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 1.000
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM;Mati satu tumbu seribu, adigum usang ini sepertinya layak disematkan pada sejumlah peristiwa hukum yang menyeret nama beberapa oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Periode 2024-2029.
Bagaimana tidak, belum juga kering dari skandal aboris yang menyeret nama William R Lomo, anggota DPRD asal Partai Hanura, muncul lagi dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Hidayat Simalehu anggota DPRD asal Partai Demokrat. Diantara kedua kasus itu, ada lagi kasus dugaan pemalsuan ijazah palsu yang menyeret nama Harly Hataul anggota DPRD asal Partai Gerindra.
Berikut peristiwa hukum yang menyeret nama tiga oknum anggota DPRD Maluku Tengah tersebut berdasarkan pemberitaan media:

  1. Ijazah Palsu
    Politisi asal Daerah Pemilihan Leihitu ini muncul pertama kali ketika Ibrahim Ruhunussa resmi memundurkan diri dari posisinya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah medio 2022 silam.
    HH lantas dipercaya sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) dan dilantik sebagai anggota DPRD Maluku tengah sesuai surat keputusan Gubernur Maluku Nomor 692 tahun 2022 tentang peresmian pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Maluku Tengah sisa masa jabatan 2019-2024.
    Karir politiknya kemudian moncret dan terpilih lagi pada Pileg 2024-2029, dengan menempati posisi ke dua dari tujuh kursi raiahan suara Daerah Pemilih 4 Kabupaten Maluku Tengah.
    Namun ditengah capaian itu, HH terindikasi memiliki ijazah palsu, kasus ini kemudian dilaporkan ke Polda Maluku. Pada tanggal 4 Februari 2025 Ditreskrimum mengeluarkan dua surat bersamaan, pertama surat perintah penyelidikan, kemudian Surat Perintah Tugas Penyelidikan. Pasal yang dipakai dalam kasus ini yakni terkait tindak pidana pemalsuan akta autentik.
  2. Aborsi
    William R. Lomo mulai populer dengan sebutan WRL saat dugaan aborsi mencuat ke publik. Dalam Pileg 2024, WRL terpilih dari Daerah Pemilihan I meliputi Kota Masohi, Amahai, TNS, dan Teluk Elpaputih dengan jumlah perolehan 1.751 suara.
    Kemenangannya disambut riang para pendukungnya, mengingat Lomo yang juga Sekretaris Partai Hanura Maluku Tengah selama masa kampanye kala itu selalu menanamkan segudang harapan kepada konstitennya.
    Sayang, belum juga penuhi sebagian besar ekspetasi pendukung dan suara-suara yang dititipkan kepadanya, pria kelahiran 1990an ini malah terjerat kasus dugaan aborsi.
    Polres Maluku Tengah sudah memeriksa sejumlah saksi, baik pelapor maupun terlapor, termasuk petinggi partainya sudah dimintai keterangannya.
    Hasil investigasi yang dilakukan DPW Hanura Maluku juga telah disampaikan kepada polisi termasuk publik. WRL kini sedang menunggu panggilan untuk diadili dalam sidang etik Mahkamah Kehormatan Partai DPP Hanura di Jakarta.
  3. Perselingkuhan
    Dua kasus di atas belum juga tuntas di meja hakim. Publik Maluku kembali dibuat geger dengan laporan salah satu anggota TNI ke Polres Maluku Tengah, yang mengadukan bahwa istrinya bersama Hidayat Simalehu diduga berselingkuh.
    Karir politik HS baru saja bersinar bersama Partai Demokrat. Pada Pileg 2024, HS menjuarai rekan separtainya dengan perolehan 1.101 suara, akumulasi suara partai 2.871 menghantarkan HS duduk sebagai anggota DPRD Maluku Tengah. Saat ini HS dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Tengah.
    Sebelum peristiwa Sabtu malam itu menguak ke permukaan. Hidayat begitu sangat vokal di DPRD Maluku Tengah, jiwa aktivisnya begitu kental dalam ruang-ruang rapat dengan agenda pembahasan kepentingan masyarakat utama yang berkaitan langsung dengan daerah pemilihannya.
    Ditengah kekritisan dan popularitas yang mulai muncul, Hidayat justeru harus berhadapan dengan hukum, kala dirinya diadukan ke Polisi dengan kasus dugaan perselingkuhan bersama istri salah satu oknum anggota TNI.
    Jajaran Polres Maluku Tengah pun sudah melakukan pemanggilan pertama terhadap dirinya, namun sampai saat ini belum juga bersedian penuhi panggilan polisi untuk di periksa. (*)
Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja di Balik Meja Tetap Ada Risiko, Karyawan Panca Karya Didorong Sadar Kanker Sejak Dini

    Kerja di Balik Meja Tetap Ada Risiko, Karyawan Panca Karya Didorong Sadar Kanker Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Menjaga kesehatan di tempat kerja bukan sekadar urusan pribadi. Kesadaran untuk mengenali risiko penyakit dan mencegahnya sejak dini dinilai penting agar para pegawai tetap sehat, produktif, dan mampu menjalankan tugas secara optimal. Pesan penting inilah yang mengemuka dalam agenda edukasi kesehatan yang digelar oleh Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) bersama jajaran manajemen dan […]

  • Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • visibility 978
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka […]

  • Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • visibility 513
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sangat muda dihentikan, jika kemudian jalur pasok B3 baik itu mercury maupun sianida diputus, para pelakunya ditangkap dan diadili. “ B3 yang kendalikan aktifitas penambangan, tanpa B3 material emas yang dikeruk penambang tak bernilai, ini diberantas lebih dulu baru bicara pengosongan atau penertiban dan lain sebagainya,” demikian […]

  • Percantik Wajah Kota Langgur, Bupati Thaher Siapkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

    Percantik Wajah Kota Langgur, Bupati Thaher Siapkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Guna mencegah tawuran, Pemkab akan menghidupkan taman-taman kota (Landmark, Tabob, Watdek) dengan fasilitas kuliner dan panggung kreatif. Bupati bahkan telah menyiapkan alat musik lengkap untuk mendorong anak muda berkegiatan produktif.

  • Anakotta Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMKN 1 Ambon

    Anakotta Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMKN 1 Ambon

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • visibility 345
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) asal Maluku, Novita Anakotta, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMK Negeri 1 Ambon, Senin 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelajar setempat sebagai upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia. Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan dalam kegiatan itu meliputi […]

  • Mengungkap Sosok Susana “Bayangan” Bos Kiat di Proyek Irigasi Sariputih

    Mengungkap Sosok Susana “Bayangan” Bos Kiat di Proyek Irigasi Sariputih

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • visibility 431
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Pasca jebolnya 31 meter saluran irigasi Sariputih, nama Ronny Rambitan ikut dibawa-bawa. Sejumlah media mainstrem menyebut taipan yang akrab di sapa Bos Kiat itu sebagai pihak yang harus bertanggungjawab dalam pekerjaan Irigasi Sariputih tahun 2024. PT. Ikinresi Bersama merupakan perusahaan lokal yang beralamat di Skip Karang Panjang Kota Ambon. Namun, Direkturnya bukan Ronny […]

expand_less