Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Bupati Timotius Kaidel Buka Pra Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Aru, Fokus Penetapan Batas Hak Ulayat

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DOBO, DEMAL,- Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, secara resmi membuka Pra Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Aru Tahun 2026 di Dobo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memperkuat eksistensi masyarakat adat melalui pemetaan dan penetapan wilayah masyarakat hukum adat di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam sambutannya, Kaidel menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, tim konsultan, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, camat, lurah, kepala desa, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda yang hadir.

Menurutnya, tema “Memperkuat Eksistensi Masyarakat Adat Aru Melalui Pemetaan dan Penetapan Masyarakat Hukum Adat Aru” merupakan komitmen bersama untuk menjaga identitas, hak, dan jati diri masyarakat adat sebagai warisan leluhur Jargaria-Sarkuarisa.

Kaidel menegaskan masyarakat hukum adat Aru telah ada jauh sebelum terbentuknya batas-batas administratif pemerintahan modern. Karena itu, tanah, laut, hutan, dan wilayah adat merupakan warisan leluhur yang harus memperoleh kepastian hukum.

“Pemetaan wilayah adat bukan untuk memecah persaudaraan, tetapi memberikan kepastian hukum terhadap hak ulayat, melindungi warisan leluhur, serta memastikan generasi mendatang tidak kehilangan pijakan di tanahnya sendiri,” ujar Kaidel.

Ia menjelaskan, fokus utama pra musyawarah adalah menyelesaikan dan menetapkan batas-batas hak ulayat antar desa atau petuanan melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan nilai-nilai kearifan adat.

Menurut Kaidel, penyelesaian batas wilayah adat menjadi penting karena ketidaksepakatan berpotensi memicu konflik horizontal, menghambat pembangunan akibat sengketa lahan, hingga membuka peluang bagi pihak luar memanfaatkan perpecahan masyarakat untuk menguasai sumber daya alam.

Selain itu, sengketa yang tidak diselesaikan sejak dini dikhawatirkan akan menjadi beban bagi generasi berikutnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta mengedepankan musyawarah mufakat, mendengarkan sejarah adat berdasarkan fakta, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar hasil musyawarah dapat memperoleh kepastian hukum melalui Peraturan Daerah maupun Keputusan Bupati.

“Pemerintah Daerah siap mendampingi dan memfasilitasi seluruh proses agar pengakuan masyarakat hukum adat dan hak ulayat memperoleh kepastian hukum,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kaidel mengajak seluruh elemen masyarakat membuktikan bahwa masyarakat adat Aru mampu menyelesaikan setiap persoalan secara bijaksana demi mewujudkan masa depan yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bupati Timotius Kaidel secara resmi membuka Pra Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Aru Tahun 2026.

“Kora-Kora Maju, Aru Bangkit,” tutup Kaidel.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

    Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • visibility 448
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Setelah melalui perjalan panjang selama belasan hari yang menguras waktu dan tenaga, tim Ekspedisi Wanadri 2025 bertajuk Rediscover Buru tiba di puncak Kaku Mahu. Pada 8 Mei 2025 Ketua Tim Pemanjatan Tebing Kaku Mahu, Jihan Syafira mengatakan pada tanggal 28 April 2025 lalu, Tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu yang merupakan bagian awal dari  Ekspedisi […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Hadiri Rakornas di Bogor

    Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Hadiri Rakornas di Bogor

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • visibility 322
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Kabupaten Maluku Tenggara turut menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026. Unsur Forkompida Kabupaten Maluku Tenggara turut hadir antara lain Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Maluku […]

  • Pemkot  Tual Siap Ekspor 15 Ton Ikan Segar  Langsung Ke Vientam

    Pemkot  Tual Siap Ekspor 15 Ton Ikan Segar  Langsung Ke Vientam

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • visibility 428
    • 0Komentar

    TUAL-DM: Sebanyak 15 ton ikan segar asal Kota Tual siap diekspor pekan depan ke Vietnam langsung dari Tual. Ikan yang akan diekspor terdiri dari jenis Ikan Kerapu, Ikan Angola, Ikan Tuna, Ikan Kakap, semuanya merupakan hasil tangkapan nelayan Tual dengan nilai jual sebesar Rp3,3 miliar (kurs 16.850). Untuk mendukung kelancaran proses ekspor perdana tahun 2025 […]

  • Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    Kepada Mandasmen, Bupati Ungkap Tantangan Pemerataan Pendidikan di Malra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 327
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Kondisi geografis Maluku Tenggara yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pendidikan, terutama dalam hal distribusi sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang kompeten. Sehingga pentingnya pemerataan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. “Kehadiran Bapak Menteri menjadi […]

  • Kemenag Aru Gelar Gebyar Merah Putih di Pulau Jedang, Wilayah Terluar Perbatasan RI-Australia

    Kemenag Aru Gelar Gebyar Merah Putih di Pulau Jedang, Wilayah Terluar Perbatasan RI-Australia

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ;Keluarga Besar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Gebyar Merah Putih dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Pulau Jedang, wilayah terluar Kabupaten Kepulauan Aru yang berbatasan dengan perairan Australia. Jajaran Kemenag Kepulauan Aru bersama unsur masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. […]

  • Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 458
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Potensi biji emas di Pulau Buru ternyata tidak hanya terkonsentrasi di Gunung Botak, terbaru salah satu sungai yang berjarak kurang dari 7 kilo meter dari pemukiman Desa Waenibe Kecamatan Fena Leisela juga menyimpan emas. Salah satu warga net dalam unggahannya di media sosial mengenai hasil pendulangan emas di bawah jembatan Waenibe dalam sehari bisa […]

expand_less