Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

LANGGUR.-DEMAL ; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Maluku Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Taman Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin 15 Juni 2026.

Menurut Freddy, data yang dihimpun melalui SE 2026 akan menyajikan informasi komprehensif mengenai jumlah dan persebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau, hingga potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan.

Selain itu, sensus juga akan memetakan seluruh skala usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar dengan cakupan data sampai tingkat ohoi atau desa.

“SE2026 membawa terobosan besar yang akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Cakupannya jauh lebih lengkap dibandingkan Sensus Ekonomi 2016 karena kali ini juga mencakup sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” kata Freddy.

Ia menjelaskan, berbeda dengan sensus sebelumnya yang berfokus pada pendataan pelaku usaha, SE 2026 juga memuat data sosial ekonomi keluarga sehingga pemerintah dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi masyarakat.

“Karena cakupannya sangat luas, kami menyebut SE2026 sebagai sensus semesta, sebab di dalamnya mencakup unsur Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi,” ujarnya.

Freddy menambahkan, hasil sensus akan menjadi basis data utama dalam penghitungan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maluku Tenggara sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Salah satu inovasi dalam pelaksanaan SE 2026 adalah penggunaan teknologi geotagging untuk merekam koordinat setiap titik usaha dan bangunan tempat tinggal. Teknologi tersebut memungkinkan BPS menyusun peta digital yang menggambarkan persebaran penduduk dan aktivitas ekonomi secara lebih akurat.

“Melalui peta digital ini, kita dapat melihat secara visual konsentrasi pertumbuhan ekonomi, potensi pasar, hingga persebaran usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh wilayah,” katanya.

Selain itu, perangkat yang digunakan petugas sensus telah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu mengidentifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sehingga proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan akurat.

Pelaksanaan SE 2026 berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026. Adapun pendataan lapangan secara door to door dimulai pada 15 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 31 Agustus 2026.

Freddy menegaskan kualitas data menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, seluruh petugas sensus dituntut bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi integritas dan kerahasiaan data responden.

“Ikrar ini merupakan pernyataan kesiapan para petugas untuk bekerja secara jujur, disiplin, objektif, serta menjaga kerahasiaan data responden yang dipercayakan masyarakat, sehingga menghasilkan data statistik yang berkualitas bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS berharap tersedianya data yang akurat, mutakhir, dan komprehensif untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah serta meningkatkan daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(ADV)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berpartisipasi Dalam WCD, Bupati MTH Target Program Adipura

    Berpartisipasi Dalam WCD, Bupati MTH Target Program Adipura

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • visibility 299
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih serentak memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025 yang akan dilaksanakan pada Sabtu 20 September 2025. Aksi global ini akan diikuti lebih dari 180 negara dengan tujuan membersihkan bumi dari sampah. Maluku Tenggara tidak ingin ketinggalan untuk ambil bagian […]

  • Lupakan “Perdamaian”, Matangkan Resiliensi

    Lupakan “Perdamaian”, Matangkan Resiliensi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • visibility 573
    • 0Komentar

    DALAM banyak kasus, konflik menjadi pra-kondisi atasmunculnya semangat transformasi. Lihat saja rentetan peristiwa konflik komunal yang bernuansa kekerasan di Indonesia, terkhususnya pada periode pasca reformasi, yang cenderung menghasilkan perubahan mendasar baik dalam struktur politik dan pemerintahan maupun pola relasi kewargaan. Perubahan tersebut terkondisikan sebagai upaya menghasilkan sistem sosial yang peka pada konflik. Tatanan, nilai dan […]

  • Senator Bisri Komit Kawal RUU Perlindungan Masyarakat Adat dan RUU Daerah Kepulauan

    Senator Bisri Komit Kawal RUU Perlindungan Masyarakat Adat dan RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • visibility 637
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Dewan Perwakilan Daerah (DPD) telah mengajukan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) untuk disahkan sebagai produk hukum baru, diantaranya RUU Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan RUU Daerah Kepulauan. Anggota Komite I DPD RI Bisri As Shiddiq Latuconsina menyatakan, pihaknya sangat konsen memperjuangan kedua RUU terebut supaya dapat dibahas dan disahkan menjadi Undang-undang pada tahun […]

  • Kolatlena Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Tengah

    Kolatlena Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Tengah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL : Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis 6 Agustus 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau progres dan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan. Dalam peninjauan tersebut, legislator dari daerah […]

  • The Unexpected Color Dominating Paris Fashion Week

    The Unexpected Color Dominating Paris Fashion Week

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Duis ut ligula sed libero scelerisque iaculis. Nullam sed porttitor arcu. Quisque molestie sed ante sit amet dignissim. Vivamus molestie, nisi in blandit tristique, nisl purus cursus urna, eu vulputate diam urna vitae turpis. Sed id urna sapien. Etiam quis tortor et nunc congue sodales vitae ut urna. Congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum […]

  • Strategi Dirut Poltekpar Makassar Bawa Wisata Bahari Banda ke Panggung Internasional

    Strategi Dirut Poltekpar Makassar Bawa Wisata Bahari Banda ke Panggung Internasional

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • visibility 316
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menobatkan Banda Naira sebagai ‘Kilometer Nol’ pengembangan wisata bahari Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan menyulap gugusan pulau bersejarah di Maluku ini menjadi etalase pariwisata maritim dunia yang memadukan kekayaan ekologi dengan jejak peradaban jalur rempah. Direktur Poltekpar Makassar Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE. memandang pariwisata Banda […]

expand_less