8 ABK KM Indo Perkasa 03 Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Wasir Dobo
- calendar_month Rab, 4 Feb 2026
- visibility 161
- comment 0 komentar

DEMAL-ARU: – Sebanyak delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM.Indo Perkasa 03 hingga saat ini belum ditemukan, usai kapal mereka disapu ombak dan tenggelam.
Sesuai data, mereka yang belum ditemukan yakni, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni, dan Wandi Salusi.
“Dari total 16 orang di atas kapal, delapan ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh KM Bahtera Alam. Namun, delapan orang lainnya termasuk beberapa kru masih dinyatakan hilang,” tulis humas Basarnas dalam keterangan resminya.
Adapun yang selamat dan telah dievakusi masing-masing Nari, Aditya Saputra, Agung Muhammad, Andriyanus, Imam, Liadi, Muhammad Panji, dan Zainudin (Nahkoda).
Kecelakaan laut menimpa kapal penangkap cumi itu terjadi pada perairan Pulau Wasir (Toba) Utara, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.
Kapal dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi pada Senin 2 Februari pagi. Hingga Rabu 4 Februari delapan orang dilaporkan masih hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon melalui Unit Siaga SAR Dobo baru menerima laporan insiden tersebut pada pukul 11.30 WIT dari pihak Korem Dobo. Rabu,4 Ferbaruari 2026.

Lambung kapal cumi yang tenggelam di Aru.(dok/SAR)
Berdasarkan laporan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIT di tengah cuaca ekstrem.
Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo bersama unsur gabungan dari Polairud Polres Dobo, Korem, dan BPBD Dobo sudah dikerahkan menuju lokasi pada koordinat 5°22’39.32″S – 134°16’06.94″E, yang berjarak sekitar 24 mil laut dari Dobo.
Sekitar pukul 12.55 WIT, tim gabungan sempat berpapasan dengan KM Sumber Rejeki Baru yang tengah menarik bangkai KM Indo Perkasa 03. Tim kemudian melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga sore hari, namun tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.
“Pukul 17.10 WIT, kami menerima informasi bahwa pihak perusahaan akan menuju lokasi untuk melakukan proses pembalikan kapal melalui penyelaman pada bangkai KM Indo Perkasa 03,” lanjut keterangan tersebut.
Operasi SAR hari pertama dihentikan sementara pada sore hari karena terkendala cuaca, di mana terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 27 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Pencarian hari kedua dijadwalkan kembali berlanjut pada Kamis (5/2) pagi.(*)

Saat ini belum ada komentar