Dihadapan Mendikdasmen RI, Bupati Akui Generasi Malra Punya IQ Tinggi
- calendar_month Kam, 23 Okt 2025
- visibility 166
- comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis 23 Oktober 2025.
Bupati juga menekankan pembangunan infrastruktur fisik harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas manusia agar masyarakat Maluku Tenggara mampu beradaptasi dan bersaing di era digital.
“Dalam era globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat, peningkatan pembangunan fisik perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Bupati Thaher.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Mendikdasmen, di antaranya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pembelajaran digital serta penerapan metode pengajaran inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus memprioritaskan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, termasuk pembangunan laboratorium digital dan ruang belajar berbasis teknologi informasi.
Bupati Thaher juga menyoroti pentingnya pemerataan akses internet berkecepatan tinggi di seluruh satuan pendidikan.
Ia mengakui bahwa jaringan 4G telah tersedia di sebagian besar wilayah, namun kecepatan dan stabilitasnya masih perlu ditingkatkan agar proses belajar digital dapat berjalan optimal.
“Memang betul 4G sudah ada, tapi kecepatannya kurang. Maka itu perlu perhatian, apalagi nanti kita hadapi Google for Education yang segera hadir di Maluku Tenggara,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bupati Thaher juga mengusulkan dukungan beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah yang tidak layak, terutama di wilayah kepulauan dan pulau-pulau kecil.
Ia juga mendorong program pertukaran guru dan siswa antarwilayah untuk memperluas wawasan, meningkatkan motivasi, dan memperkaya pengalaman pendidikan lintas daerah.
Bupati Thaher mengungkapkan bahwa anak-anak di Maluku Tenggara memiliki tingkat kecerdasan dan potensi tinggi, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan fasilitas pendidikan. Berdasarkan hasil psikotest terhadap sejumlah siswa, rata-rata IQ mereka berada di kisaran 110 hingga 120.
“Anak-anak kami ini cukup cerdas, hanya saja prasarana masih terbatas. Kami berharap dengan dukungan kebijakan dan fasilitas dari Kementerian, Maluku Tenggara dapat sejajar dengan daerah-daerah lain dalam bidang pendidikan,” ungkapnya.
Kunjungan kerja Menteri Abdul Mu’ti ke Maluku Tenggara, yang berlangsung hanya beberapa hari setelah kunjungan Wakil Presiden RI, disebut Bupati Thaher sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci penting dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang inklusif, digital, dan merata hingga pelosok kepulauan.
“Kunjungan kerja Bapak Menteri hari ini memberikan harapan baru bagi percepatan pembangunan pendidikan. Ada motivasi baru karena Maluku Tenggara menjadi salah satu kabupaten yang dikunjungi langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,” pungkas Bupati Thaher.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar