Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

100 Hari Kerja Pemerintahan HL-AV dimata Parpol Pengusung

  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Bertepatan dengan 1 Juni 2025, Pemerintahan Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath genap 100 hari kerja sejak dilantik Kamis,20 Februari 2025.

Meski, tak menjadi acuan atau ukuran keberhasilan tatakelola pemerintahan dan pembangunan daerah, namun, 100 hari kerja telah menjadi mindset publik dalam menakar kebijakan propoor kepala pemerintahan daerah.

Diawal, HL harus menjalani  pemerintahannya penuh tantangan dan ujian. Warisan hutang pihak III, hutang SMI dan pelaksanaan Inpres No 1 tentang Efisiensi APBN dan APBD sangat mengganggu.

Selain neraca keuangan yang ‘tertekan’, problem birokrasi dan pelayanan publik juga menuntut Gubernur agar bekerja secara akuntable dan proporsional. 

Pertikaian yang menjalar di Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Tanimbar ikut berkonstrubusi terhadap dinamika pemerintahan HL-AV.

Meski demikian, rentetan peristiwa diatas tak hambat pelayanan pemerintahan HL-AV. Semua dilakukan dengan cermat dan tepat. 

Rovik A Afifudin, Anggota DPRD Maluku menilai, 100 hari kerja pemerintahan HL-AV dilakukan dengan baik. 

Pada fase awal ini,  tantangan terberat dihadapi Hendrik Lewerissa, tapi degan keyakinan sungguh untuk kebaikan Maluku,  Gubernur mampu meyakinkan pempus pentingnya pengelolaan sumber daya kelautan untuk kesinambungan pendapatan daerah-negara disatu sisi, pertumbuhan pembangunan dan ekonomi disisi lain, serta menekan angka pengangguran dan grafik kemiskinan di Maluku.

“Kebiasaan kita dengan gaya kepemimpinan yang meledak-ledak, ketika berada pada pola kemimpinan yang tenang tanpa riak, publik menjadi resah, dan memberikan justifikasi terhadap capaian kerja. Kita lihat, loby Gubernur ke Jakarta soal PSN yang diteken Presiden. Itu sesuatu yang luar biasa, tapi minim apresiasi publik,” kata Rovik kepada sejumlah awak media di Ambon, Senin (2/6).

Proyek Strategis Nasional (PSN) Maluku Integrated Port menjadi pintu masuk menuju kebangkitan ekonomi dan pertumbuhan pembangunan daerah. Proyek ini, diikutkan dengan kebijakan pembangunan daerah yang berkeadilan, mulai dari strategi meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah-wilayah terisolir. 

“PSN yang bakal dibangun nanti memiliki multi flayer effecet dan itu telah disiapkan road mappnya. Bagimana iklim invetasi dan pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang merata. Akses pada wilayah terisolir di Maluku, semua dalam satu paket kebijakan strategis daerah,” ujar dia.

Selain itu, HL sangat paham betul, untuk kemaslahatan Maluku, tidak bisa berjalan sendiri, perlu kolaboratif, perjuangannya perlu ditopang elemen lainnya, ia pun mengajak DPRD Maluku, 45 wakil rakyat, plus DPRD kabupaten/kota untuk memprotes Permen KKP tentang Transisi Penangkapan Ikan Terukur yang merugikan daerah. 

Tapi lagi-lagi protesnya Gubernur atas keputusan Pempus ini luput dari perhatian publik. 

Padahal secara statistik Nasional, Maluku menjadi daerah dengan potensi maritim yang berkonstribusi memproduksi perikanan tangkap sebesar 13 persen lebih. 

Artinya, potensi perikanan bukan hanya sekedar issue, tetapi dalam perspektif kebijakan politik daerah, HL sebagai kepala pemerintah menilai, potensi income untuk pendapatan daerah cukup besar bagi Maluku.

“Project pengelolaan perikanan Maluku harus didorong dalam skala besar dan masif. Dengan menyiapkan strategi perikanan moderen dan idustrialisasi yang tidak eksploitatif. Daerah harus mendapat income dari potensi yang dimiliki, dan pak Gub telah mengkonsolidasikan itu bersama DPRD Makuku,” jelas Rovik.

Bukan hanya itu, sebagai politisi yang lahir dari bawah, HL cukup paham dengan dinamika sosial. Ketika gejolak sosial yang mengoyak sendi persaudaraan masyarakat Maluku, HL turun langsung. Menguatkan kembali pondasi kebudayaan, memfasilitasi perdamaian, menjadi ruang berjumpanya keluh kesah dan amarah rakyat. 

“Sebagai Gubernur, HL tidak bekerja di balik meja. Tidak hanya hadir secara cerremony. HL hemat bicara, tapi banyak strategi komunikasi yang dibangun tanpa publisitas. Konflik sosial beberapa waktu lalu, kita menyaksikan bagimana HL menjadi titik temu segala persoalan. Kemampuan merajut hubungan sosial mencerminkan jika HL adalah seorang pemimpin yang lahir dari akar rumput,” nilai Sekretaris PPP Maluku tersebut.

HL sadar, otoritas yang melekat padanya sebagai Gubernur tak cukup mewujudkan berbagai harapan masyarakat ‘Par Maluku pung Bae’ . Butuh mesin birokrask yang unggul dan kompeten. HL menyiapkan formula rekruitmen Birokrasi Essalon yang berpijak pada Meritokrasi atau Meris System. Pola ini, bisa memutus mata rantai pejabat ‘titipan’. 

“Proses lelang jabatan sebagai persyaratan rekruitmen kepala OPD telah dilakukan. Tentunya, pak Gubernur akan menggukan format meritokrasi. Ini baik dalam mewujudkan pemerintahan yang baik juga bersih,” urai Mantan Ketua HMI Cabang Ambon tersebut.

HL, bagi Rovik merupakan tipekal pemimpin yang low profile. Tak banyak gimmick diruang publik. Diamnya Gubernur, lanjut Rovik, menyimpan banyak strategi komunikasi politik untuk kemajuan Maluku.(*)

Editor : Abd Karim

Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Rp2 M Lebih Dana Hiba “Nita” di SMA Pertiwi

    Polemik Rp2 M Lebih Dana Hiba “Nita” di SMA Pertiwi

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • visibility 1.495
    • 0Komentar

    AMBON- DM : Sekolah Menengah Atas (SMA) Pertiwi sukses menggaet kepercayaan Pemerintah Provinsi Maluku. Sekolah dibawah asuhan Yayasan Pendidikan Cristina Martha Tiahahu ini pun kabarnya mendapatkan kucuran dana segar senilai Rp2,5 dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Maluku tahun anggaran 2025. Anggaran ini konon bagian dari alokasi dana hibah aspirasi milik Nita Bin Umar, salah […]

  • Cara Pemkab Malra Lestarikan Hukum Adat Larvul Ngabal

    Cara Pemkab Malra Lestarikan Hukum Adat Larvul Ngabal

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • visibility 439
    • 0Komentar

    MALRA-DM ; Dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar lomba hafalan tujuh pasal hukum adat Larvul Ngabal kepada para siswa-siswi SD dan SMP. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai adat yang terkandung dalam hukum Larvul Ngabal kepada generasi Kei sejak dini, serta upaya pemerintah untuk melestarikan bahasa lokal ditengah gempuran […]

  • IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • visibility 622
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) F. Alimudin Kolatlena menyambut bahagia peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abd Mutalib Sangadji. “ Tentu ini harapan semua, harapan ummat dan bangsa. Proses peralihan ini kita tahu sendiri, jika telah menelan waktu yang sangat panjang, puluhan tahun dan […]

  • Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Misteri Surat Mandat 1926 dan Historisch Negorij Batoemerah     Keasilan dua dokumen yang disampaikan penggugat Ali Hatala (raja saat ini) dalam sidang sengketa mata rumah parentah Negeri Batu Merah di Pengadilan Negeri Ambon beberapa waktu lalu masih jadi misteri. Meski dokumen Historisch Negorij Batoemerah dan Surat Kuasa Penyerahan Mandat yang ditunjukan dalam persidangan itu […]

  • Sukacita Ohoi Ngefuit Atas,Sambut Misa Perdana Pastor Greg Helyanan

    Sukacita Ohoi Ngefuit Atas,Sambut Misa Perdana Pastor Greg Helyanan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • visibility 250
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Suasana penuh haru dan syukur menyelimuti Gereja Santa Theresia Avila, Ohoi Ngefuit Atas, Jumat 13 Februari 2026. Hari itu bukan sekadar hari biasa bagi warga setempat; mereka sedang merayakan kepulangan putra daerah terbaiknya, Pastor Greg Helyanan, yang baru saja ditahbiskan menjadi imam Katolik. Misa perdana ini menjadi momen yang sangat dinanti. Ribuan umat […]

  • 50 Peserta Karnaval Budaya Ramaikan Pembukaan FPMK Tahun 2025

    50 Peserta Karnaval Budaya Ramaikan Pembukaan FPMK Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • visibility 262
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Sebanyak 50 regu peserta dari tingkat TK, SD, hingga SMA/SMK se_Kabupaten Maluku Tenggara turut ambil bagian dalam parade budaya pembuka Festival Pesona Mei Kei (FPMK) 2025, Senin 20 Oktober 2025. Meski diguyur hujan deras, para peserta tetap semangat memamerkan keindahan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri […]

expand_less