Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Cara Pemkab Malra Lestarikan Hukum Adat Larvul Ngabal

  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 511
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALRA-DM ; Dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar lomba hafalan tujuh pasal hukum adat Larvul Ngabal kepada para siswa-siswi SD dan SMP.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai adat yang terkandung dalam hukum Larvul Ngabal kepada generasi Kei sejak dini, serta upaya pemerintah untuk melestarikan bahasa lokal ditengah gempuran budaya global saat ini.

Dari sekian peserta yang hadir dan mengikuti lomba menghafal hukum adat Larvul Ngabal, hanya tiga orang yang dianggap cakap fase menghafalnya.

Mereka adalah Reikel Tesno Pulo, siswa asal Sekolah SMP Negeri Unggulan Ohoijang pemenang ketiga. Kemudian, disusul Aprillia C Heatubun asal SD Inpres Ohoijang sebagai pemeng ke dua, Eva Angelina Tunjanan asal SMP Budhi Mulia Langgur sebagai pemenang pertama.

Ketiganya kemudian diberi hadiah berupa satu paket Labtop dan Printer kepada pemenang pertama, satu unit Laptop Lenovo kepada pemenang ke dua dan 1 unit tablet kepada pemenang ke tiga.

“Untuk itu, pantaslah mereka dihargai, diberikan penghargaan,” kata Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun singkat disela penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Dengan hadiah yang diberikan ini, juga diharapkan dapat mendorong minat dan bakat para siswa-siswi dari jenjang pendidikan TK, PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Maluku Tenggara untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Kei dilingkungan pendidikan.

Adapun dari berbagai literatur yang dikumpulkan redaksi, tujuh pasal Hukum Adat Larvul Ngabal yang dihafalkan para pelajar adalah sebagai berikut :

  1. Ūd entauk na atvunad, – Kepala kita bertumpu di tengkuk kita.
  2. Lelad ain fo mahiling, – Leher kita yang sebatang hendaklah diluhurkan.
  3. Ul nit envil atumud, – Kulit mati membungkus badan kita.
  4. Lar nakmot na ivud, – Darah menggenang di perut kita.
  5. Rek fo mahiling, – Ambang bilik hendaklah diluhurkan.
  6. Moryain fo kelmutun, – Bilik petiduran hendaklah disucikan.
  7. Hira ni fo i ni, it did fo it did, – Milik orang biarlah miliknya, milik kita biarlah milik kita.(*)

Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alimudin dan UIN Ambon Sosialisasi Penguatan Moral Remaja di Tulehu

    Alimudin dan UIN Ambon Sosialisasi Penguatan Moral Remaja di Tulehu

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • visibility 126
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Maluku, F. Alimudin Kolatlena, menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon (AMSA) untuk memperkuat moral generasi muda. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Nilai-Nilai Keagamaan dan Sosial pada Masyarakat Lingkar Madrasah di Baileo Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa 1 […]

  • Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • visibility 286
    • 0Komentar

      LANGGUR-DM : Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun mengapresiasi pelaksanaan Pesparani Malra yang terus memberikan hasil baik dalam ajang perlombaan lantunan lagu-lagu rohani. “Hadirin mari kita menengok kembali di tahun 2022, setelah covid-19. Itu ada prestasi yang luar biasa yang dicapai oleh Pesparani Maluku Tenggara,” sebut Bupati Hanubun dalam Berbagaiya di acara pelantikan […]

  • Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • visibility 331
    • 0Komentar

      ARU.-DEMAL ; Sebanyak 183 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II formasi tahun 2024 mengikuti pengambilan sumpah dan janji serta penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan secara simbolis. Mereka tersebear disejumlah OPD teknis terdiri dari, 130 Tenaga Teknis, 41 Tenaga Guru dan 12 Tenaga Kesehatan. Bupati Kep. Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya menegaskan jika status […]

  • Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    AMBON-DM;Mati satu tumbu seribu, adigum usang ini sepertinya layak disematkan pada sejumlah peristiwa hukum yang menyeret nama beberapa oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Periode 2024-2029.Bagaimana tidak, belum juga kering dari skandal aboris yang menyeret nama William R Lomo, anggota DPRD asal Partai Hanura, muncul lagi dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Hidayat […]

  • Rajut Kebersamaan, KKSS Aru Gelar Jalan Santai Sambut Ramadan 1447 H

    Rajut Kebersamaan, KKSS Aru Gelar Jalan Santai Sambut Ramadan 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • visibility 243
    • 0Komentar

      DOBO.-DEMAL ; Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar jalan santai massal menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Sabtu,14 Februari 2026. Momentum untuk menguatkan dan mempererat kebersamaan bagi masyarakat Aru, turut dihadiri Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel bersama Wakil Bupati Mohamad Djumpa. Bupati Kepulauan Aru bersama jajaran pemerintah daerah tampak membaur dengan […]

  • Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • visibility 509
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Duta Besar Australia untuk Indonesia yang baru, Rod Brazier, mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan pada 20-22 Mei 2025.  Duta Besar Brazier pernah tinggal di Makassar dan menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada tahun 1990. Duta Besar Brazier mengunjungi banyak tempat yang beliau kenang dari masa tinggalnya di Makassar dan menghabiskan waktu […]

expand_less