Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kemah Bela Negara Ditunda, HMI-KNPI Dukung Keputusan Gubernur 

  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 414
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON – DM : Keputusan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menunda kegiatan Kemah Bela Negara tahun ini dinilai sebagai kebijakan penting menyelematkan kondisi keuangan daerah.

Sesuai rencana, kegiatan tersebut akan berlangsung 23-29 Oktober 2025 di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Rivon Wally menganggap kebijakan HL memiliki dasar pelaksanaan pemerintahan akuntable. 

“Apa yang dilakukan pak Gubernur pesannya bukan soal efisiensi, tetapi proporsionalitas pengelolaan keuangan daerah sesuai pos anggaran. APBD TA 2025 itu dibahas tahun 2024, mestinya, dalam pembahasan dan perencanaan pelaksana anggaran 2025, kegiatan ini sudan diakomodir dalam batang tubuh APBD,” ujar Rivon, Sabtu (31/5).

Rivon menegaskan, keputusan menunda event itu tak ada kaitan atau standar soal like and dislike pada event nasional. 

Mestinya, lanjut Rivon, sejak Sadali Ie menjabat Pj Gubernur Maluku periode 2024 lalu, kegiatan KBN sudah dibahas dan disiapkan anggarannya. Atau, secara etika birokrasi, Pj Gubernur pasca menjabat, melaporkan berbagai kegiatan nasional kepada Gubernur terpilih sebagai kepala pemerintahan definitive. Bukan, malah membebankan kegiatan nasional pada pemerintahan baru tanpa dianggarkan dan konfirmasi.

“Idealnya, pada periode Pj Gubernur, kegiatan ini sudah clear, dibahas dan dianggatkan. Atau, sebagai Sekda dan mantan Pj Gubernur, Sadali secara etika birokrasi melaporkan adanya program nasional yang akan diselenggarakan medio Oktober 2025. Jangan terkesan birokrasi dikelola tiba saat tiba akal,” tegas Rivon.

Terpisah, Muhummad Ikbal Sowakil, fungsionaris DPD KNPI Maluku menekankan, keputusam Gubernur dengan mempertimbangkan kondisi efisiensi sesuai Inpres No 1 tanun 2025 tentang APBD. 

“Keputusan pak Gub bisa saja didasarkan pada kondisi seretnya keuangan daeran ditambah efisiensi. Kita semua tahu bahwa, bukan hanya kegiatan KBN, banyak project pembangunan daerah dan manusia hadus tertunda karena kondisi efisiensi,” tekan Ikbal.

Dia menyebut jika informasi yang diperoleh keputusan Gubernur Maluku tidak membatalkan KBN, tetapi menunda. Tentunya, penundaan memiliki sejumlah plaining untuk membahas dan mencari formula ideal, termasuk bagimana kesiapan amggaran daerah. 

Sebagai tuan rumah, tentunya, Maluku harus memberikan kesan yang baik dalam pelaksanaanya.

Ikbal menyebut pihaknya mendukung keputusan Gubernur Maluku menunda KBN 2025. Selain tak ada dalam proyeksi kegiatan Pemprov 2025, keputusam tersebut juga untuk memfokuskan pemerintan yang baru dalam menjalankan visi-misi untuk Maluku berkemajuan ditengah efisiensi.

“Saya setuju dengan keputusan pak Gubernur. Masih banyak kegiatan prioritas yang harus dikakuan untuk masyarakat dalam fokus kerja satu tahun pemerintahan daerah,” sebut dia.(*)

Ediror : Abd Karim

Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Musda Demokrat Maluku: Mengapa Harus Hanubun?

    Menuju Musda Demokrat Maluku: Mengapa Harus Hanubun?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MUSYAWARAH Daerah Partai Demokrat Maluku yang segera digelar bukan sekadar agenda rutin organisasi. Di balik forum lima tahunan itu, ada pertanyaan penting yang sedang menunggu jawaban: siapa figur yang mampu membawa Demokrat Maluku memasuki babak baru dengan energi politik yang lebih kuat, solid, dan berorientasi pada kepentingan rakyat? Dari sejumlah nama yang mulai disebut-sebut dalam […]

  • Skandal Suap “Sianida Hartini” Seret Oknum Petinggi di Polda Maluku

    Skandal Suap “Sianida Hartini” Seret Oknum Petinggi di Polda Maluku

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • visibility 782
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Salah satu mantan Kapolsek KPYS Ambon diduga terima suap untuk membebaskan 300 karton Sianida yang baru tiba di pelabuhan untuk dikirim ke Gunung Botak. Selain itu ada beberapa oknum pejabat Polda Maluku juga terindikasi menikmati uang haram tersebut. Kejadian suap menyuap ini berlangsung sekitar awal tahun 2025. Uang itu diterima oleh sejumlah oknum […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • visibility 406
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera menyelidiki dugaan suap dan praktek monopoli proyek serta markup anggaran dalam paket pekerjaan perbaikan jalan di lingkungan Satker II Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Ambon. Tuntutan ini menyusul adanya paket pekerjaan perbaikan jalan yang dobol di satu ruas jalan yang sama dengan nilai anggaran berbeda tapi perusahaan […]

  • Hindari Polemik,  Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    Hindari Polemik, Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 625
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL; Munculnya berbagai dinamika dalam implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari isu keracunan makanan hingga dugaan penyalahgunaan wewenang, memicu respons dari berbagai kalangan. Tokoh muda Indonesia, Petrus Emanuel Temorubun, S.IP, mengusulkan solusi konkret agar pemerintah mengubah skema penyaluran dana program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. Petrus menyarankan […]

  • CEO INPEX Ungkap Alasan LNG Masela Disebut Abadi

    CEO INPEX Ungkap Alasan LNG Masela Disebut Abadi

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • visibility 214
    • 0Komentar

    TANIMBAR.-DEMAL; Pemerintah Republik Indonesia bersama SKK Migas dan INPEX Masela, Ltd. secara resmi memulai pembangunan fisik Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela melalui seremoni groundbreakingyang digelar di Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Momentum bersejarah ini menandai babak baru perjalanan proyek Abadi dalam pengembangannya sekaligus menjadi tonggak penting transisi proyek dari tahap perencanaan dan […]

  • Hasto Dijadwalkan Hadiri Konferda VI dan Konfercab PDIP Maluku

    Hasto Dijadwalkan Hadiri Konferda VI dan Konfercab PDIP Maluku

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • visibility 372
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; PDI Perjuangan bakal menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke-VI di Maluku, sekaligus Konferensi Cabang Gabungan terdiri dari DPC Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Maluku Tengah yang akan terpusat di Ballroom Hotel Santika, Ambon, Minggu 2 November 2025. Fungsinaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Hendrik Sahureka menjelaskan, kepengurusan DPD PDI Perjuangan Maluku saat […]

expand_less